Pemerintah Brasil Terima Permintaan Maaf FIFA
Editor Bolanet | 9 Maret 2012 10:20
- Brasil menerima permintaan maaf FIFA atas ungkapan kontroversial Sekjen FIFA jelang Piala Dunia 2014, Kamis, dan menyiapkan waktu bagi Presiden Dilma Rousseff untuk bertemu dengan Ketua FIFA Sepp Blatter.
Pemerintah federal menerima permintaan maaf FIFA dan berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi, demikian pernyataan dari Kementerian Olahraga Brasil.
Sekjen FIFA Jerome Valcke menyebabkan terjadi pertikaian itu pekan lalu, ketika ia mengatakan panitia penyelenggara Piala Dunia 2014 membutuhkan tendangan di bokongnya agar proyek pembangunan sarana dan pra-sarana Piala Dunia berjalan sesuai jadwal.
Menteri Olahraga Aldo Rebelo mengatakan, ia sudah mengirim dua surat Kamis kepada FIFA - satu untuk Ketua FIFA Blatter dan satu lagi untuk Valcke. Isi surat itu, salah satunya menyebutkan President Rousseff akan bertemu dengan Blatter, tapi tanggalnya belum ditentukan.
Blatter secara pribadi menyatakan amat menyesal dengan kejadian itu dan minta maaf kepada Pemerintah Brasil, Selasa, satu hari setelah Valcke juga menyatakan hal sama.
FIFA sudah beberapa bulan ini menyatakan amat memperhatikan persiapan menjelang Piala Dunia - renovasi dan konstruksi stadion serta proyek infrastruktur - menjelang jadi tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1950.
Valcke mengatakan, ia amat menyesalkan terjadinya penerjemahan yang salah atas ucapannya itu, sehingga menimbulkan respons kemarahan dari petinggi di negara itu.
Saya memohon maaf kepada setiap orang yang tersinggung atas komentar saya itu, kata Valcke yang berkebangsaan Prancis.
Ia menjelaskan, dalam bahasa Prancis, frase se donner un coup de pied aux fesses (menendang bagian belakang seseorang) hanya berarti membuat jarak. Terjemahannya ke dalam bahasa Portugal menggunakan kata-kata keras, katanya.
Saya heran mengapa segala sesuatunya di negara itu belum berjalan sesuai jadwal. Stadion tidak diperbaiki sesuai jadwal dan semuanya berjalan dengan lamban, kata Valcke Jumat lalu. (afp/row)
Pemerintah federal menerima permintaan maaf FIFA dan berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi, demikian pernyataan dari Kementerian Olahraga Brasil.
Sekjen FIFA Jerome Valcke menyebabkan terjadi pertikaian itu pekan lalu, ketika ia mengatakan panitia penyelenggara Piala Dunia 2014 membutuhkan tendangan di bokongnya agar proyek pembangunan sarana dan pra-sarana Piala Dunia berjalan sesuai jadwal.
Menteri Olahraga Aldo Rebelo mengatakan, ia sudah mengirim dua surat Kamis kepada FIFA - satu untuk Ketua FIFA Blatter dan satu lagi untuk Valcke. Isi surat itu, salah satunya menyebutkan President Rousseff akan bertemu dengan Blatter, tapi tanggalnya belum ditentukan.
Blatter secara pribadi menyatakan amat menyesal dengan kejadian itu dan minta maaf kepada Pemerintah Brasil, Selasa, satu hari setelah Valcke juga menyatakan hal sama.
FIFA sudah beberapa bulan ini menyatakan amat memperhatikan persiapan menjelang Piala Dunia - renovasi dan konstruksi stadion serta proyek infrastruktur - menjelang jadi tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1950.
Valcke mengatakan, ia amat menyesalkan terjadinya penerjemahan yang salah atas ucapannya itu, sehingga menimbulkan respons kemarahan dari petinggi di negara itu.
Saya memohon maaf kepada setiap orang yang tersinggung atas komentar saya itu, kata Valcke yang berkebangsaan Prancis.
Ia menjelaskan, dalam bahasa Prancis, frase se donner un coup de pied aux fesses (menendang bagian belakang seseorang) hanya berarti membuat jarak. Terjemahannya ke dalam bahasa Portugal menggunakan kata-kata keras, katanya.
Saya heran mengapa segala sesuatunya di negara itu belum berjalan sesuai jadwal. Stadion tidak diperbaiki sesuai jadwal dan semuanya berjalan dengan lamban, kata Valcke Jumat lalu. (afp/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
