Penyu Brasil Sulitkan Sekretaris BTN Tentukan Dukungan
Editor Bolanet | 15 Juni 2014 01:54
- Sekretaris Badan Tim Nasional (BTN), Sefdin Syaifudin Alamsyah, memang sudah menjatuhkan dukungan pada di Piala Dunia 2014.
Namun sesaat sebelum memberikan putusan tersebut, ternyata Sefdin sempat memperlihatkan keraguannya. Bahkan, nyaris enggan memberikan dukungan pada para kontestannya.
Apa ya? Nanti saya tanya-tanya kepada para analis atau praktisi sepak bola dahulu, katanya.
Sejauh ini, penyu dukung apa? Sebab saya belum punya pilihan harus menjagokan negara apa, sambung bapak dari Syaif Salman Al Fatir tersebut.
Namun tidak butuh waktu lama, Sefdin langsung menyatakan dukungannya untuk Iran yang berada di Grup F bersama Argentina, Nigeria dan Bosnia.
Skuat arahan Carlos Queiroz tersebut diharapkan bisa melampaui pencapaian Jepang Australia, dan Korea Selatan, yang sama-sama berstatus sebagai wakil dari Benua Asia.
Fenomena ramalan hewan pada ajang empat tahunan tersebut, kerap dinilai mampu memprediksi hasil pertandingan maupun negara yang mampu meraih gelar juara.
Kali ini, penyu laut asal Brasil (Cabecao) atau si kepala besar, memang tengah populer. Kehadirannya, seolah menggantikan sosok gurita bernama Paul yang sudah tutup usia pada Oktober 2010 lalu.
Paul tenar pada Piala Dunia 2010 lantaran memiliki akurasi yang sangat tinggi dalam memprediksi hasil pertandingan. Penghuni Sea Life, Oberhausen, Jerman tersebut 100 persen menebak hasil dari delapan pertandingan di Afrika Selatan. (esa/pra)
Namun sesaat sebelum memberikan putusan tersebut, ternyata Sefdin sempat memperlihatkan keraguannya. Bahkan, nyaris enggan memberikan dukungan pada para kontestannya.
Apa ya? Nanti saya tanya-tanya kepada para analis atau praktisi sepak bola dahulu, katanya.
Sejauh ini, penyu dukung apa? Sebab saya belum punya pilihan harus menjagokan negara apa, sambung bapak dari Syaif Salman Al Fatir tersebut.
Namun tidak butuh waktu lama, Sefdin langsung menyatakan dukungannya untuk Iran yang berada di Grup F bersama Argentina, Nigeria dan Bosnia.
Skuat arahan Carlos Queiroz tersebut diharapkan bisa melampaui pencapaian Jepang Australia, dan Korea Selatan, yang sama-sama berstatus sebagai wakil dari Benua Asia.
Fenomena ramalan hewan pada ajang empat tahunan tersebut, kerap dinilai mampu memprediksi hasil pertandingan maupun negara yang mampu meraih gelar juara.
Kali ini, penyu laut asal Brasil (Cabecao) atau si kepala besar, memang tengah populer. Kehadirannya, seolah menggantikan sosok gurita bernama Paul yang sudah tutup usia pada Oktober 2010 lalu.
Paul tenar pada Piala Dunia 2010 lantaran memiliki akurasi yang sangat tinggi dalam memprediksi hasil pertandingan. Penghuni Sea Life, Oberhausen, Jerman tersebut 100 persen menebak hasil dari delapan pertandingan di Afrika Selatan. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Bakal Dalami 5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Sebelum Diputuskan di Rapat Exco
Tim Nasional 15 November 2025, 21:07
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
















