Perdebatan Usai! Manchester United 1999 jadi Tim Terbaik Sepanjang Masa, Kalahkan Barcelona-nya Guardiola Messi
Editor Bolanet | 11 Juli 2025 16:00
Bola.net - Sebuah perdebatan abadi yang selalu menghangatkan tongkrongan para pencinta sepak bola akhirnya coba untuk dijawab. Siapakah tim sepak bola terhebat yang pernah ada dalam sejarah?
Sebuah polling yang diselenggarakan oleh OLBG dan melibatkan 2.000 penggemar telah memberikan hasilnya. Skuad peraih treble winners Manchester United musim 1998-1999 secara mengejutkan dinobatkan sebagai yang terbaik sepanjang masa.
Tim asuhan Sir Alex Ferguson itu berhasil mengungguli nama-nama legendaris lainnya. Mereka menyisihkan Barcelona era 'tiki-taka' dan timnas Brasil tahun 1970 yang ikonik.
Kisah ini bukan hanya tentang sebuah daftar peringkat. Ini adalah sebuah perjalanan untuk mengenang kembali memori, gairah, dan momen-momen magis yang membuat kita semua jatuh cinta pada permainan ini.
Sang Juara: Manchester United 1999
Dalam sebuah pemungutan suara pamungkas yang melibatkan para pencinta sepak bola, mahkota tim terhebat sepanjang masa akhirnya jatuh ke satu nama. Skuad peraih tiga gelar Manchester United pada musim 1998-1999 keluar sebagai pemenangnya.
Tim ikonik asuhan Sir Alex Ferguson tersebut berhasil menyisihkan para pesaing kelas berat. Mereka secara meyakinkan mengalahkan Barcelona era 'tiki-taka' yang dipimpin oleh trio legendaris, Lionel Messi, Xavi, dan Andres Iniesta.
Prestasi treble winner dengan menjuarai Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim menjadi warisan abadi mereka. Kisah heroik mereka di final Liga Champions melawan Bayern Munchen menjadi salah satu comeback paling dikenang dalam sejarah.
Penobatan ini menjadi sebuah bukti sahih betapa melegendanya skuad tersebut di hati para penggemar. Mereka tidak hanya sekadar memenangkan trofi, tetapi juga menunjukkan mentalitas baja yang hingga kini masih terus menginspirasi.
Para Pesaing Legendaris di Daftar Teratas
Di posisi ketiga dalam daftar ini, ada timnas Brasil tahun 1970 yang begitu melegenda. Skuad yang kala itu diperkuat oleh sang maestro, Pele, masih terus dikenang karena permainan indahnya yang memukau dunia.
Klub Inggris lainnya yang masuk dalam daftar teratas adalah Liverpool era 1975 hingga 1984. Era tersebut menandai satu dekade dominasi mereka yang tak terbantahkan, baik di level domestik maupun di panggung Eropa.
Raksasa Spanyol, Real Madrid, bahkan muncul dua kali dalam daftar 20 besar untuk era yang berbeda. Sementara itu, skuad 'Invincibles' milik Arsenal dan peraih treble Manchester City juga turut mewakili kekuatan sepak bola Inggris.
Timnas Spanyol yang merajai dunia pada periode 2008-2012 dan Prancis pada 1998-2000 juga masuk dalam daftar. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah tim yang hebat bisa datang dari level klub maupun negara.
Resep Rahasia di Balik Sebuah Tim Hebat
Polling ini juga mencoba untuk mengungkap alasan mengapa tim-tim tersebut begitu dicintai oleh para penggemarnya. Tujuh dari sepuluh responden mengaku bahwa tim-tim yang ada dalam daftar ini punya dampak yang sangat besar pada kecintaan mereka terhadap sepak bola.
Alasan utamanya adalah karena tim-tim tersebut "menyenangkan untuk ditonton" (73%). Selain itu, kerja sama tim yang mereka tunjukkan di atas lapangan juga dinilai sangat menginspirasi (66%).
Saat ditanya mengenai bahan utama dari sebuah tim yang hebat, para penggemar menunjuk tiga hal. Keterampilan dan bakat (64%), kerja sama tim yang luar biasa (61%), dan konsistensi (56%) menjadi tiga elemen yang dinilai paling penting.
"Mencoba menyepakati tim sepak bola terbaik sepanjang masa adalah salah satu perdebatan hebat yang menyatukan dan memecah belah penggemar dalam tingkat yang sama. Sepak bola bukan hanya tentang statistik atau trofi, ini tentang kenangan, gairah, dan momen yang membuat kita jatuh cinta pada permainan ini," kata Jake Ashton dari OLBG.
Debat Abadi Lainnya: Klub vs Negara
Selain memilih tim terbaik, polling ini juga menyentuh perdebatan klasik lainnya di kalangan penggemar sepak bola. Mana yang lebih disukai oleh para penggemar, kompetisi level klub atau kompetisi level internasional?
Hasilnya menunjukkan bahwa 44% penggemar lebih memilih kompetisi klub. Tradisi dan sejarah panjang yang dimiliki oleh sebuah klub menjadi alasan utama di balik pilihan tersebut.
Bahkan, jika diberi pilihan, 36% responden lebih suka melihat klub kesayangan mereka yang mengangkat trofi. Hanya 26% yang lebih memilih tim nasional negaranya yang meraih kesuksesan di panggung dunia.
"Tim domestik seringkali memiliki periode dominasi, berlangsung selama lima atau enam tahun. Tetapi tim internasional biasanya bersinar di satu turnamen tertentu. Dengan penonton global Piala Dunia, tidak mengherankan jika masa kejayaan Brasil tahun 1970-an masih begitu dikenang," tambah Jake Ashton.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Momen Saat 'Hairdryer Treatment' Sir Alex Ferguson Tak Mempan di Depan Cristiano Ronaldo
- Barcelona Manfaatkan Obsesi Rashford, Manchester United Kini Terjepit
- Pengakuan Matheus Cunha: Ternyata Simpan Jersey MU Nomor 10 Punya Marcus Rashford di Rumahnya
- Manuver Kejutan MU: Tawar Aurelien Tchouameni Rp1,7 Triliun, Langsung Ditolak Real Madrid
- Nostalgia: John Terry, Satu Tendangan, Seribu Penyesalan
- Efek Domino Transfer Milan: Theo Hernandez ke Al Hilal, Penggantinya Ada di Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neraka Matchday 8 Liga Champions 2025/2026: Salah Sedikit, Bisa Ambyar Semua!
Liga Champions 28 Januari 2026, 17:07
-
Benfica vs Real Madrid: Ketika Sang Murid Menguji Kesaktian Sang Guru
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:46
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:45
-
Dua Kiat Borussia Dortmund untuk Kalahkan Inter Milan
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:32
-
Barcelona vs Copenhagen, Hansi Flick Tuntut Performa Sempurna Blaugrana
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:13
LATEST UPDATE
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Dua Suporter The Blues Ditusuk Ultras di Naples
Liga Champions 28 Januari 2026, 18:18
-
Tempat Menonton Arsenal vs Kairat Almaty: Jadwal UCL dan Live Streaming di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 18:10
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 17:48
-
Saksikan HSS Series 7 Eksklusif di Vidio, Begini Cara Nontonnya
Olahraga Lain-Lain 28 Januari 2026, 17:40
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 17:32
-
Tempat Menonton Monaco vs Juventus: Jadwal, Live Streaming, dan Tayang di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 17:30
-
Prediksi Panathinaikos vs Roma 30 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 28 Januari 2026, 17:08
-
Neraka Matchday 8 Liga Champions 2025/2026: Salah Sedikit, Bisa Ambyar Semua!
Liga Champions 28 Januari 2026, 17:07
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04






