Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris

Gia Yuda Pradana | 29 Juni 2026 01:45
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
Pemain Inggris Jude Bellingham (kiri) merayakan gol dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama vs Inggris di East Rutherford, N.J., dekat New York, Sabtu, 27 Juni 2026 (c) AP Photo/Seth Wenig

Bola.net - Jude Bellingham kembali membuktikan perannya sebagai pemain kunci Inggris di Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu tidak hanya mencetak gol penting, tetapi juga menjadi pembeda saat tim membutuhkan inspirasi di lapangan.

Situasi tersebut menghadirkan masalah baru bagi pelatih Thomas Tuchel. Jika sebelumnya hubungan keduanya sempat menjadi bahan perbincangan, kini persoalannya bergeser pada besarnya pengaruh Bellingham terhadap performa Inggris.

Advertisement

Sejauh turnamen berlangsung, Inggris telah mencetak enam gol. Lima di antaranya melibatkan Harry Kane dan Bellingham, angka yang menunjukkan betapa penting kontribusi kedua pemain tersebut.

Bellingham mencetak gol penentu saat menghadapi Kroasia dan Panama. Ia juga menyumbang assist untuk gol ketiga Kane ketika Inggris mengamankan kemenangan atas Panama.

1 dari 3 halaman

Tuchel Puas dengan Perkembangan Bellingham

Tuchel Puas dengan Perkembangan Bellingham

Pelatih Inggris Thomas Tuchel memberikan instruksi kepada para pemainnya saat laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Jessica Tobias

Tuchel menilai Bellingham menunjukkan sikap yang sesuai dengan kebutuhan tim sejak hari pertama pemusatan latihan. Sang pelatih melihat pemain berusia 22 tahun itu mampu menggabungkan disiplin kolektif dengan kualitas individu yang menentukan hasil pertandingan.

"Saya tidak yakin apakah ini sebuah reaksi, tetapi inilah yang kami inginkan darinya," kata Tuchel.

Ia juga menegaskan bahwa Bellingham telah menjalankan tuntutan sebagai pemain tim dengan sangat baik. Menurut Tuchel, kualitas individu sang gelandang menjadi faktor yang dapat mengubah jalannya laga di level tertinggi.

2 dari 3 halaman

Inggris Masih Kekurangan Kreativitas

Inggris Masih Kekurangan Kreativitas

Pemain Inggris Bukayo Saka, kedua dari kiri, mengontrol bola saat dikawal oleh pemain Panama Jorge Gutierrez dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 Panama vs Inggris di East Rutherford, 27 Juni 2026 (c) AP Photo/Frank Franklin II

Meski puas dengan performa Bellingham, Tuchel mengakui timnya masih perlu meningkatkan ancaman serangan secara kolektif. Inggris dinilai terlalu sering berharap pada kemampuan individu untuk menciptakan peluang dari situasi sulit.

Tuchel menjelaskan bahwa proses menyerang tidak hanya bergantung pada pemain yang mencetak gol atau memberi assist. Pergerakan tanpa bola dari pemain lain menjadi bagian penting untuk membuka ruang bagi Bellingham dan rekan-rekannya.

"Kami harus bekerja dalam pola dan unit permainan untuk menciptakan ancaman serangan yang lebih besar," ujar pelatih asal Jerman tersebut.

Menurutnya, pemahaman antarpemain terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Bellingham menjadi bagian penting dalam proses tersebut, bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan tim.

3 dari 3 halaman

Peran Baru Bellingham Semakin Efektif

Peran Baru Bellingham Semakin Efektif

Pemain Inggris Jude Bellingham (10) merayakan gol dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama vs Inggris di East Rutherford, N.J., dekat New York, Sabtu, 27 Juni 2026 (c) AP Photo/Steve Luciano

Ketidakhadiran Declan Rice saat melawan Panama membuat Bellingham memperoleh tanggung jawab lebih besar. Tuchel mengungkapkan bahwa pemainnya itu beroperasi sebagai gelandang tengah ketika bertahan dan berperan sebagai nomor 10 saat Inggris menguasai bola.

Peran tersebut membuat Bellingham tampil lebih bebas dalam membangun serangan. Ia mampu hadir di area berbahaya sekaligus menjaga keseimbangan permainan tim.

Di sisi lain, kontribusi pemain sayap Inggris masih belum konsisten sepanjang turnamen. Marcus Rashford, Bukayo Saka, Anthony Gordon, Noni Madueke, dan Morgan Rogers masih berusaha menemukan pengaruh yang lebih besar dalam skema permainan Tuchel.

Kondisi itu membuat Bellingham semakin vital bagi Inggris. Kini, tantangan terbesar Tuchel bukan lagi menemukan cara memaksimalkan Bellingham, melainkan memastikan timnya tidak terlalu bergantung pada satu pemain untuk meraih kemenangan.

Sumber: The Independent

LATEST UPDATE