Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
Gia Yuda Pradana | 29 Juni 2026 01:45
Bola.net - Jude Bellingham kembali membuktikan perannya sebagai pemain kunci Inggris di Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu tidak hanya mencetak gol penting, tetapi juga menjadi pembeda saat tim membutuhkan inspirasi di lapangan.
Situasi tersebut menghadirkan masalah baru bagi pelatih Thomas Tuchel. Jika sebelumnya hubungan keduanya sempat menjadi bahan perbincangan, kini persoalannya bergeser pada besarnya pengaruh Bellingham terhadap performa Inggris.
Sejauh turnamen berlangsung, Inggris telah mencetak enam gol. Lima di antaranya melibatkan Harry Kane dan Bellingham, angka yang menunjukkan betapa penting kontribusi kedua pemain tersebut.
Bellingham mencetak gol penentu saat menghadapi Kroasia dan Panama. Ia juga menyumbang assist untuk gol ketiga Kane ketika Inggris mengamankan kemenangan atas Panama.
Tuchel Puas dengan Perkembangan Bellingham

Tuchel menilai Bellingham menunjukkan sikap yang sesuai dengan kebutuhan tim sejak hari pertama pemusatan latihan. Sang pelatih melihat pemain berusia 22 tahun itu mampu menggabungkan disiplin kolektif dengan kualitas individu yang menentukan hasil pertandingan.
"Saya tidak yakin apakah ini sebuah reaksi, tetapi inilah yang kami inginkan darinya," kata Tuchel.
Ia juga menegaskan bahwa Bellingham telah menjalankan tuntutan sebagai pemain tim dengan sangat baik. Menurut Tuchel, kualitas individu sang gelandang menjadi faktor yang dapat mengubah jalannya laga di level tertinggi.
Inggris Masih Kekurangan Kreativitas

Meski puas dengan performa Bellingham, Tuchel mengakui timnya masih perlu meningkatkan ancaman serangan secara kolektif. Inggris dinilai terlalu sering berharap pada kemampuan individu untuk menciptakan peluang dari situasi sulit.
Tuchel menjelaskan bahwa proses menyerang tidak hanya bergantung pada pemain yang mencetak gol atau memberi assist. Pergerakan tanpa bola dari pemain lain menjadi bagian penting untuk membuka ruang bagi Bellingham dan rekan-rekannya.
"Kami harus bekerja dalam pola dan unit permainan untuk menciptakan ancaman serangan yang lebih besar," ujar pelatih asal Jerman tersebut.
Menurutnya, pemahaman antarpemain terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Bellingham menjadi bagian penting dalam proses tersebut, bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan tim.
Peran Baru Bellingham Semakin Efektif

Ketidakhadiran Declan Rice saat melawan Panama membuat Bellingham memperoleh tanggung jawab lebih besar. Tuchel mengungkapkan bahwa pemainnya itu beroperasi sebagai gelandang tengah ketika bertahan dan berperan sebagai nomor 10 saat Inggris menguasai bola.
Peran tersebut membuat Bellingham tampil lebih bebas dalam membangun serangan. Ia mampu hadir di area berbahaya sekaligus menjaga keseimbangan permainan tim.
Di sisi lain, kontribusi pemain sayap Inggris masih belum konsisten sepanjang turnamen. Marcus Rashford, Bukayo Saka, Anthony Gordon, Noni Madueke, dan Morgan Rogers masih berusaha menemukan pengaruh yang lebih besar dalam skema permainan Tuchel.
Kondisi itu membuat Bellingham semakin vital bagi Inggris. Kini, tantangan terbesar Tuchel bukan lagi menemukan cara memaksimalkan Bellingham, melainkan memastikan timnya tidak terlalu bergantung pada satu pemain untuk meraih kemenangan.
Sumber: The Independent
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:55
-
Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:45
-
Rating Pemain Real Madrid usai Pecundangi Barcelona di El Clasico: Mbappe Sempurna!
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 06:50
-
Real Madrid Akhiri Boikot Ballon d'Or, Mbappe Siap Hadir
Liga Spanyol 23 Oktober 2026, 08:03
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


