Piala Dunia 2006: Panggung Striker Muda Jerman, Lukas Podolski
Serafin Unus Pasi | 8 September 2022 17:51
Bola.net - Gelaran Piala Dunia 2006 memunculkan nama penyerang berbakat yang jadi andalan timnas Jerman, yakni Lukas Podolski. Sebelum gelaran tersebut, nama pemain yang identik dengan kaki kidalnya ini tidak terlalu diperhitungkan.
Tak dipungkiri, saat itu memang Podolski baru berusia 21 tahun dan membela klub papan tengah Bundesliga, FC Koln. Tetapi, ia sanggup mengguncang panggung Piala Dunia 2006 hingga membawa timnas Jerman melangkah lebih jauh.
Tergabung di Grup A bersama dengan Kosta Rika, Polandia, dan Ekuador, Jerman nampak begitu digdaya dengan menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup. Lalu, Podolski membuka keran golnya di matchday terakhir melawan Ekuador dan membuat namanya semakin diperhitungkan di ajang Piala Dunia 2006.
Hingga di babak 16 besar melawan Swedia, Podolski sukses mencetak brace serta membawa Der Panzer melaju ke babak 8 besar. Sayangnya, pemain yang kini merumput bersama Górnik Zabrze, klub Liga Polandia gagal mengantarkan Jerman menjadi juara di Piala Dunia 2006 kala itu.
Pemain Muda Terbaik
Berkat penampilan moncernya di Piala Dunia 2006, Lukas Podolski terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik di ajang tersebut. Dia terpilih oleh 14 anggota Golongan Studi Teknis FIFA (TSG) sesudah menilai gaya, fair play, semangat, dan kemampuan teknisnya.
Dia sukses menyisihkan 40 pemain muda yang berasal dari 32 negara. Meskipun pertama kali tampil di medan Piala Dunia, Podolski sudah mampu mencetak tiga gol dari tujuh penampilannya di ajang prestisius itu.
Keberhasilan mencetak tiga gol membuat Podolski sejajar dengan torehan Ronaldo, Thiery Henry, Fernando Torres, David Villa, Maxi Rodriguez, Hernan Crespo, dan Zinedine Zidane. Berkat pencapaian itu, Podolski pun berhak meraih predikat pemain muda terbaik Piala Dunia 2006.
Hanya Mampu Mengantarkan Jerman Meraih Peringkat Tiga
Setelah mampu melewati hadangan Argentina di babak 8 besar, Jerman sudah ditunggu lawan yang saat itu menjadi kampiun yakni Italia. Lukas Podolski seperti biasa menjadi starter dan diduetkan dengan Miroslav Klose untuk mengobrak-abrik pertahanan Gli Azzurri yang dikomando oleh Fabio Cannavarro.
Namun, Der Panzer harus angkat koper secara dramatis usai dikalahkan Italia di babak perpanjangan waktu. Gli Azzurri justru mampu mencetak dua gol di menit-menit akhir babak perpanjangan waktu lewat Fabio Grosso dan Alessandro Del Piero.
Meski kalah saat hadapi Italia, Der Panzer masih bisa mengakhiri turnamen Piala Dunia 2006 dengan wajah tersenyum, mengingat mereka mendapatkan medali Perunggu saat kalahkan Portugal dalam perebutan juara ketiga.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
Luiz Felipe Scolari, Otak di Balik Keberhasilan Brasil Jadi Juara Piala Dunia 2002
Romantisme Guus Hiddink dan Korea Selatan: Tembus Semifinal Piala Dunia 2002, Namanya Diabadikan Jad
Theo Walcott, Perjudian Besar Timnas Inggris di Piala Dunia 2006
Piala Dunia 2018: Laga Sengit Kolombia Lawan Inggris di Babak 16 Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










