Piala Dunia 2014: Ketika Tim Howard Mengukir Rekor 16 Penyelamatan dalam Satu Laga
Ari Prayoga | 11 Agustus 2022 14:49
Bola.net - Selain kekalahan tuan rumah atas Jerman dengan skor 7-1, ada laga tak kalah seru juga tersaji di Piala Dunia 2014 Brasil. Laga itu mempertemukan Amerika Serikat dan Belgia di babak 16 besar.
Di laga ini, Amerika Serikat berhasil menahan skuat emas Belgia hingga babak perpanjangan waktu. Bermain di Arena Fonte Nova, Belgia harus bersusah payah menghadapi satu pemain Amerika Serikat yang tampil gemilang.
Nama pemain itu adalah Tim Howard, sang penjaga gawang timnas Amerika serikat. Howard tampil apik di bawah mistar gawang selama laga tersebut.
90 menit nampaknya tidak cukup bagi pemain bintang Belgia untuk membobol Howard. Saking gemilangnya Howard, ia bahkan mencatatkan 16 penyelamatan dalam laga tersebut.
Cetak Rekor, Howard Gagal bawa AS Lolos
Belgia yang tampil mendominasi membuat AS terus menerus diserang dari berbagai sisi. Bahkan pada laga itu Belgia mencatatkan 38 peluang.
Dari 38 peluang Belgia, 16 diantaranya dimentahkan oleh Howard. 16 penyelamatan itu menjadi rekor terbanyak dalam satu pertandingan menurut data Opta.
Namun titik terang terjadi di awal babak perpanjangan waktu. Kevin De Bruyne akhirnya membobol Howard di menit 93. Menjelang akhir babak pertama perpanjangan, Howard kembali kebobolan melewati gol Romelu Lukaku di menit 105.
AS hanya bisa membalas satu melalui Robert Green di menit 107. Hasil 2-1 untuk kemenangan Belgia bertahan hingga akhir. Penampilan gemilang Howard gagal menyelamatkan AS dari kekalahan.
Gemilang di Usia 34 tahun, Tetap Kalah
16 penyelamatan Howard memang membuat banyak orang kagum terhadapnya. Selain rekor, Howard juga menjadi Man Of The Match laga itu.
Dia juga mendapatkan banyak pujian, salah satunya dari pelatih AS Jurgen Klinsmann. Ia menganggap penampilan Howard melawan Belgia sangat fenomenal dan membuat AS bisa bernapas panjang di laga tersebut.
Namun Howard tidak bangga dengan gelar MOTM dan pujian Klinsmann. Ia menganggap penyelamatan itu memang sebagai tugasnya dan tak penting untuk dibahas. Howard justru merasa sakit dengan kekalahan yang diderita AS terlepas permainan gemilangnya.
Namun terlepas dari kekecewaan Howard, penampilannya melawan Belgia layak diberikan pujian besar. Howard yang sudah berusia 34 tahun melakukan tugasnya dengan baik dan mencatatkan rekor pribadi untuknya.
Sumber : Transfermarkt, BBC, dan Goal
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














