Piala Dunia 2018, Inggris Belajar dari Masa Lalu
Richard Andreas | 11 Juni 2018 12:30
Bola.net - - Skuat timnas Inggris racikan Gareth Southgate adalah salah satu skuat termuda di Piala Dunia 2018 Rusia mendatang. Inggris juga salah satu negara yang diperkuat pemain yang belum mengoleksi banyak laga internasional.
Walaupun demikian, Southgate justru optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal. Sebab dengan susunan skuat saat ini, tidak ada salah satu pemain yang merasa sebagai yang paling hebat.
Southgate menyinggung sejarah Inggris dengan generasi emasnya belasan tahun silam. Kala itu timnas Inggris dipenuhi pemain bintang mulai dari kiper sampai penyerang.
Nahasnya, skuat bertabur bintang itu justru gagal mempersembahkan trofi apa pun. Dan Southgate mengaku sudah banyak belajar dari kesalahan itu.
Rekan Adalah yang Terpenting

Masa lalu bisa membantu dan memberi tahu kami tapi itu tidak bisa membentuk kami dan kami harus menjadi tim kami sendiri, tegas Southgate di fourfourtwo.
Dikatakannya, bagaimanapun setiap pemain harus menyadari bahwa yang terpenting selama turnamen berlangsung adalah rekan satu tim mereka, tidak peduli mereka bermain di klub mana pun.
Kami berbicara cukup lama pekan ini soal bagaimana kami bangga bisa mewakili banyak orang tapi sebenarnya yang terpenting adalah rekan di samping anda menuju turnamen ini.
Kesempatan Membuat Sejarah

Alhasil, Southgate cukup percaya diri timnya sudah banyak belajar dari berbagai kesalahan skuat Inggris di masa lalu. Dia pun percaya setiap pemain sangat ingin membuat sejarah.
Ini adalah tim yang terdiri dari bermacam-macam pemain dengan kemampuan yang berbeda-beda dan mereka memiliki kesempatan untuk membuat sejarah mereka sendiri, sambungnya.
Kapanpun anda mengenakan kostum Inggris anda memiliki kesempatan untuk membuat sejarah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gacor di Timnas Inggris, Harry Kane Lampaui Rekor Gol Pele
Piala Dunia 17 November 2025, 12:26
-
Kesal Saat Ditarik Keluar, Bellingham Kena Semprot Thomas Tuchel!
Piala Dunia 17 November 2025, 05:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







