
Bola.net - Kemenangan Chelsea atas Everton, Sabtu (15/12/2025) di Stamford Bridge seharusnya menjadi momen positif bagi Enzo Maresca. Namun alih-alih larut dalam euforia tiga poin, pelatih asal Italia itu justru melontarkan pernyataan yang mengundang tanda tanya besar.
Maresca secara mengejutkan menyebut 48 jam terakhir sebagai periode “paling berat” sejak dirinya menangani The Blues. Ia juga menyinggung soal minimnya dukungan yang ia rasakan, meski enggan mengungkap secara spesifik pihak mana yang dimaksud. Pernyataan tersebut dinilai tidak biasa, terlebih datang setelah kemenangan yang relatif meyakinkan.
Dengan rekam jejak Chelsea yang dikenal tidak ragu melakukan pergantian manajer, komentar Maresca berpotensi memantik reaksi dari jajaran petinggi klub. Meski belum tentu langsung berujung pada perubahan di kursi pelatih, bukan tidak mungkin manajemen mulai memetakan opsi lain sebagai langkah antisipasi.
Jika Chelsea benar-benar mempertimbangkan pergantian nahkoda, beberapa nama mulai masuk dalam radar. Mulai dari sosok elite yang berstatus bebas, hingga pelatih muda yang tengah naik daun.
Zinedine Zidane
Nama Zidane selalu identik dengan kesuksesan. Meski sudah absen dari dunia kepelatihan sejak 2021, reputasinya tetap tak tergoyahkan.
Tiga trofi Liga Champions dan dua gelar liga bersama Real Madrid menjadi bukti kapasitasnya sebagai pelatih papan atas. Zidane memang kerap dikaitkan dengan berbagai pekerjaan besar, termasuk Manchester United dan timnas Prancis.
Jika bersedia melirik Stamford Bridge, kehadirannya akan menjadi pernyataan besar dari Chelsea.
Gareth Southgate
Mantan pelatih timnas Inggris ini saat ini berstatus tanpa klub. Southgate berkali-kali menegaskan belum tertarik kembali ke dunia kepelatihan, namun godaan menangani klub dengan sumber daya besar seperti Chelsea bisa saja mengubah pendiriannya.
Meski terakhir kali melatih di Premier League hampir dua dekade lalu bersama Middlesbrough, pengalaman mengelola tim bertabur talenta di level internasional bisa menjadi nilai plus.
Liam Rosenior
Rosenior termasuk pelatih muda yang namanya terus menanjak. Setelah menunjukkan potensi bersama Derby County dan Hull City, ia melanjutkan progres positifnya di Prancis bersama Strasbourg.
Musim lalu, Rosenior sukses membawa klub tersebut finis di posisi ketujuh. Faktor kepemilikan yang masih berada dalam payung BlueCo membuat proses pendekatan, jika terjadi, diyakini tidak terlalu rumit.
Frank Lampard
Kembalinya Lampard ke Stamford Bridge mungkin terdengar klise, tetapi sejarah membuktikan hal itu pernah terjadi.
Mantan gelandang legendaris Chelsea tersebut kini tengah menikmati kebangkitan reputasi bersama Coventry City, yang tampil impresif di Championship dan berpeluang promosi.
Terlepas dari pro dan kontra, Lampard tampaknya tetap akan menjadi bagian dari cerita Chelsea di musim depan, entah sebagai lawan atau tuan rumah.
Brendan Rodgers
Rodgers memiliki ikatan emosional dengan Chelsea, mengingat karier kepelatihannya berawal dari akademi klub London Barat tersebut.
Ia kemudian mencatatkan kesuksesan bersama Swansea City, Liverpool, dan Leicester City, termasuk mempersembahkan trofi Piala FA. Dua periode kepelatihannya di Celtic juga sarat gelar.
Meski meninggalkan klub Skotlandia itu dalam situasi kurang ideal, statusnya yang sedang bebas bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Erik ten Hag
Ten Hag mungkin bukan pilihan populer, tetapi rekam jejaknya menunjukkan potensi.
Ia dipecat Manchester United meski sempat mempersembahkan Piala Liga dan Piala FA. Masa singkatnya di Bayer Leverkusen juga berakhir dengan cara tak lazim.
Meski demikian, sebagai opsi berbiaya relatif rendah dengan pengalaman meraih trofi, Ten Hag bisa saja masuk dalam pertimbangan Chelsea.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Senne Lammens Menggila di Laga Man Utd vs Bournemouth: Performa yang Undang Pujian Amorim dan Iraola
- Kaos Kontroversial Kakak Tiri Kobbie Mainoo Panaskan Situasi di Manchester United
- Mohamed Salah Sudah Ucapkan Salam Perpisahan untuk Liverpool?
- Hasil 4-4 Man Utd vs Bournemouth adalah Sebuah 'Kemajuan' bagi Setan Merah, Apa Alasannya?
- 5 Pelajaran dari Hasil 4-4 Man Utd vs Bournemouth: Ruben Amorim Punya Seabrek PR yang Wajib Segera Dibereskan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 17 Maret 2026 11:15Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 17 Maret 2026 12:12 -
Liga Champions 17 Maret 2026 12:02 -
Otomotif 17 Maret 2026 11:53 -
Liga Champions 17 Maret 2026 11:49 -
Liga Italia 17 Maret 2026 11:43 -
Liga Inggris 17 Maret 2026 11:27
MOST VIEWED
- Mengapa Aston Villa Bisa Kalah Melawan Man Utd, Masih Bisa Lolos UCL? Begini Kata Unai Emery
- MU Kalahkan Aston Villa, Roy Keane: Kini Manchester United Saya Jamin Masuk Liga Champions
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 14-17 Maret 2026
- Alasan Roy Keane Tak Setuju Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Manchester United: Dua Kandidat Lain Lebih Layak
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532790/original/080076800_1773693842-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528157/original/050245500_1773244314-IMG-20260311-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375851/original/004936800_1680074818-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5390106/original/006707400_1761227199-4ca0672d-a32d-4bc8-accf-ccd23efe6e02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5398983/original/059068600_1761901609-in4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532992/original/029950600_1773718367-1001780564.jpg)

