Pogba Jadi Sehebat Ini Karena Cinta Sepak Bola
Editor Bolanet | 12 Juli 2018 10:00
- Paul Pogba sedang bersiap membantu Prancis jelang final Piala Dunia 2018 Rusia, Minggu (15/7) pukul 22.00 WIB mendatang. Prancis akan menghadapi Kroasia yang sukses mengalahkan Inggris dini hari tadi. Laga ini dipercaya tak akan berjalan mudah untuk Prancis karena Kroasia terbukti sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan.
Sebelumnya Pogba terus dikritik karena tampil tidak konsisten. Tetapi begitu Piala Dunia dimulai, Pogba terus membuktikan kualitasnya di setiap pertandingan Prancis. Dia jadi sosok yang tak tergantikan di lini tengah racikan Didier Deschamps.
Penampilan Pogba memang sangat penting untuk Prancis. Dia berperan sebagai pengatur serangan sekaligus gelandang pembagi bola. Pogba menjelajah setiap meter di lapangan, Didier Deschamps sendiri menyampaikan pujian atas dedikasi tinggi Pogba. (fft/dre)
1 dari 3 halaman
Tak Perlu Buktikan Diri

Walaupun penampilannya terus meningkat, Pogba mengaku tak terlalu memusingkannya. Sebenarnya dia bisa memanfaatkan momen ini untuk menjawab kritik yang terus menyerangnya dalam setahun terakhir, tetapi baginya tak ada yang perlu dibuktikan.
Saya tidak ingin membuktikan apa pun kepada siapa pun. Saya datang dari - saya tak akan mengatakan tanpa apa-apa - tapi jelas saya tidak punya banyak trofi, kata Pogba di fourfourtwo.
Saya hanya bisa melakukan satu hal dan itu adalah bermain sepak bola. Itu cinta saya, cinta pertama saya. Tentu saja saya hidup untuk sepak bola. Saya bermain untuk sepak bola.
2 dari 3 halaman
Tak Masalah Dikritik

Pula, Pogba tak merasa terganggu dengan banyaknya kritik yang terus menyerangnya. Baginya itu memang merupakan bagian hidup pesepak bola profesional, baginya yang terpenting adalah kemenangan.
Saya dikritik lagi dan lagi tapi semuanya baik-baik saja. Kami terus menang, sambung Pogba.
Kemenangan selalu menyenangkan dan rasanya lebih memuaskan saat mendengar banyak hal baik soal tim, soal diri anda sendiri dan semuanya.
Pogba dipercaya akan kembali jadi pilihan utama Deschamps di lini tengah Prancis. Dia akan berduel dengan Luka Modric dan Ivan Rakitic dari Kroasia. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
Piala Dunia 31 Maret 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















