Prediksi Starting XI Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ancelotti Andalkan Keseimbangan

Gia Yuda Pradana | 9 Juni 2026 10:01
Prediksi Starting XI Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ancelotti Andalkan Keseimbangan
Para pemain Brasil berpose sebelum pertandingan persahabatan internasional melawan Kroasia, Selasa (31/3/2026). (c) AP Photo/Kevin Kolczynski

Bola.net - Timnas Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan status yang berbeda dibandingkan empat tahun lalu. Jika pada edisi 2022 mereka berangkat sebagai tim peringkat satu dunia, Selecao kini berada di posisi keenam ranking FIFA.

Perubahan posisi tersebut menjadi gambaran bahwa perjalanan menuju turnamen kali ini tidak sepenuhnya mulus. Brasil bahkan mencatat enam kekalahan selama fase kualifikasi, jumlah yang sangat tidak biasa bagi negara pemilik lima gelar juara dunia itu.

Advertisement

Pelatih Carlo Ancelotti kini menghadapi tugas penting untuk menemukan komposisi terbaik antara lini belakang dan lini depan. Keseimbangan permainan menjadi faktor yang diyakini dapat menentukan langkah mereka di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Meski memiliki beberapa catatan yang perlu diperbaiki, kualitas individu para pemain tetap menjadikan Timnas Brasil sebagai salah satu kandidat kuat juara. Kedalaman skuad dan pengalaman sang pelatih menjadi modal besar menghadapi persaingan tingkat tertinggi.

1 dari 4 halaman

Formasi 4-3-3 Jadi Pilihan Utama

Formasi 4-3-3 Jadi Pilihan Utama

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti (kiri) di laga uji coba melawan Kroasia, 1 April 2026 lalu. (c) AP Photo/Kevin Kolczynski

Ancelotti diperkirakan meninggalkan pendekatan 4-2-4 yang sempat membuat lini tengah terbuka saat laga uji coba melawan Panama. Formasi 4-3-3 dinilai lebih ideal untuk menjaga keseimbangan permainan.

Susunan pemain yang paling mungkin diturunkan menempatkan Alisson di bawah mistar gawang. Danilo, Marquinhos, Gabriel, dan Alex Sandro berpeluang mengisi lini pertahanan.

Di sektor tengah, Casemiro akan ditemani Bruno Guimaraes dan Lucas Paqueta. Ketiganya memiliki kombinasi kemampuan bertahan dan membangun serangan yang dibutuhkan tim.

Sementara itu, lini depan diprediksi dihuni Raphinha, Matheus Cunha, dan Vinicius Junior. Ketiganya memiliki kecepatan dan kreativitas untuk membongkar pertahanan lawan.

Brasil (4-3-3): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Alex Sandro; Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta, Casemiro; Raphinha, Matheus Cunha, Vinicius Junior.

2 dari 4 halaman

Kekuatan Timnas Brasil Jelang Turnamen

Kekuatan Timnas Brasil Jelang Turnamen

Pemain Mesir Mohanad Lasheen (kiri) berusaha menyundul bola di samping pemain Brasil Raphinha pada laga persahabatan antara Brasil vs Mesir di Cleveland, Sabtu, 6 Juni 2026 (c) AP Photo/David Richard

Produktivitas serangan menjadi salah satu keunggulan utama Timnas Brasil. Tidak banyak negara peserta yang memiliki pilihan penyerang dengan kualitas setara.

Selain itu, Brasil juga mempunyai fondasi kuat di area sentral pertahanan. Kehadiran Marquinhos dan Gabriel memberikan jaminan stabilitas saat menghadapi lawan-lawan besar.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah keberadaan Carlo Ancelotti di kursi pelatih. Pengalaman panjangnya menangani klub elite Eropa membuatnya memahami cara mengelola skuad bertabur bintang.

Ancelotti optimistis dengan kualitas yang dimiliki timnya. "Saya memiliki skuad yang sangat bertalenta. Saya yakin kami akan menjalani Piala Dunia yang hebat," ujar pelatih asal Italia tersebut.

3 dari 4 halaman

Tantangan yang Masih Menghantui

Tantangan yang Masih Menghantui

Selebrasi Vinicius Junior dan Casemiro dalam laga Brasil vs Panama, Senin (1/6/2026). (c) AP Photo/Bruna Prado

Meski memiliki banyak pemain berkualitas, Brasil tetap menyimpan beberapa kelemahan. Hasil selama kualifikasi menjadi bukti bahwa performa mereka belum sepenuhnya konsisten.

Dalam dua dekade sebelumnya, Brasil hanya menelan lima kekalahan di kualifikasi Piala Dunia. Jumlah itu bahkan terlampaui dalam satu siklus menuju Piala Dunia 2026.

Keseimbangan lini tengah juga masih menjadi bahan perdebatan. Sejumlah pengamat menilai komposisi skuad belum sepenuhnya ideal meskipun sudah diperkuat tambahan pemain seperti Ederson.

Casemiro tetap menjadi figur penting di jantung permainan. Namun, pada usia 34 tahun, beban kerja yang terlalu besar dapat menjadi tantangan tersendiri sepanjang turnamen.

4 dari 4 halaman

Neymar dan Vinicius Jadi Perhatian

Neymar dan Vinicius Jadi Perhatian

Bintang Brasil, Neymar saat tiba di Newark Liberty International Airport, Newark, N.J., 3 Juni 2026 lalu jelang Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Seth Wenig

Keputusan Ancelotti memasukkan Neymar memunculkan banyak pembahasan menjelang turnamen. Kondisi fisik sang pemain masih menjadi perhatian setelah beberapa kali mengalami cedera.

Ancelotti membuka berbagai kemungkinan terkait peran Neymar di lapangan. "Dia mungkin bermain, mungkin tidak, mungkin berada di bangku cadangan dan masuk sebagai pemain pengganti," kata Ancelotti.

Meski demikian, kualitas Neymar tetap tidak diragukan. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil, ia masih mampu memberikan pengaruh penting meskipun hanya tampil dalam durasi terbatas.

Di sisi lain, Vinicius Junior akan memikul ekspektasi besar. Mantan anak asuh Ancelotti di Real Madrid itu diharapkan mampu menampilkan performa terbaiknya bersama Timnas Brasil seperti yang ia lakukan di level klub.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE