Lamine Yamal Sebut Lionel Messi Terbaik Sepanjang Sejarah, tapi Bukan Idolanya

Lamine Yamal Sebut Lionel Messi Terbaik Sepanjang Sejarah, tapi Bukan Idolanya
Aksi Lamine Yamal dalam laga Spanyol vs Tanjung Verde di fase grup Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Jacob Kupferman

Bola.net - Lamine Yamal memberikan pandangannya mengenai perdebatan Lionel Messi. Pemain Barcelona dan Timnas Spanyol itu menyebut Messi sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah, tetapi bukan sosok yang menjadi idolanya.

Yamal tetap menunjukkan rasa hormat kepada para pemain besar yang membuka jalan sebelum dirinya bersinar di level tertinggi. Namun, ia mengejutkan banyak pihak karena memilih Neymar sebagai figur yang paling menginspirasinya dalam sepak bola.

Perdebatan mengenai pemain terbaik sepanjang masa kembali muncul setelah Yamal memberikan komentarnya. Ia menilai kualitas Messi sudah tidak perlu diperdebatkan lagi melihat konsistensinya di setiap pertandingan.

Di sisi lain, Yamal mengakui gaya bermain Neymar memberikan pengaruh besar terhadap cara dirinya bermain. Winger muda Barcelona itu juga berbicara mengenai kondisi fisiknya jelang laga Spanyol di Piala Dunia 2026.

Yamal Nilai Messi sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah

Yamal Nilai Messi sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah

Pemain Argentina, Lionel Messi merayakan gol ke gawang Aljazair di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). (c) AP Photo/Ed Zurga

Yamal berkembang menjadi salah satu pemain muda yang paling banyak mendapat perhatian setelah tampil bersama Barcelona dan Spanyol. Meski usianya masih muda, ia sudah sering dibandingkan dengan para bintang besar dunia.

Ketika ditanya mengenai Messi, Yamal memberikan jawaban tegas tentang warisan sang legenda Barcelona. Ia menilai kemampuan Messi dalam setiap pertandingan menjadi bukti kuat mengenai statusnya sebagai pemain terbaik.

"Saya pikir di setiap pertandingan dia menunjukkan bahwa dia adalah pemain terbaik dalam sejarah," ujar Yamal.

"Jika seseorang masih memiliki keraguan, itu karena mereka memang mencarinya; tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Bagi saya, dia adalah yang terbaik," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 21 Juni 2026
Spanyol Spanyol
23:00 WIB
Arab Saudi Arab Saudi

Neymar Jadi Sosok Idola Utama Yamal

Neymar Jadi Sosok Idola Utama Yamal

Penyerang Brasil, Neymar sebelum laga melawan Maroko di Piala Dunia 2026, 14 Juni 2026 lalu. (c) AP Photo/Yuki Iwanmura

Meski menyebut Messi sebagai pemain terbaik, Yamal memiliki jawaban berbeda ketika ditanya mengenai sosok yang menjadi panutannya. Ia memilih Neymar sebagai pemain yang paling memengaruhi gaya bermainnya.

Pengaruh Neymar terlihat dari beberapa karakter permainan Yamal, seperti kemampuan menggiring bola, kelincahan, dan keberaniannya menghadapi lawan. Gaya tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan pemain muda Spanyol itu.

"Jelas, idola saya adalah Neymar karena saya suka melihat cara dia bermain, tetapi Messi adalah yang terbaik, dan tidak ada perdebatan mengenai hal itu," ungkap Yamal.

Yamal Fokus Pulihkan Kondisi Fisik

Yamal Fokus Pulihkan Kondisi Fisik

Pemain Spanyol, Lamine Yamal, menjalani sesi latihan di Chattanooga, Tennessee, Sabtu (6/6/2026), sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Mike Stewart

Spanyol sedang mempersiapkan laga berikutnya melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Yamal meminta agar proses pemulihan fisiknya berjalan secara bertahap setelah sempat mengalami masalah cedera.

Pemain berusia 18 tahun tersebut menilai dirinya belum berada dalam kondisi ideal untuk bermain penuh selama 90 menit. Ia memilih mengikuti proses adaptasi agar bisa kembali ke level terbaiknya.

"Saya pikir ini masih terlalu cepat, itu tidak perlu. Saya memiliki proses adaptasi terlebih dahulu," ucap Yamal.

"Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk bermain satu pertandingan penuh, tetapi saya bisa memainkan menit yang diberikan pelatih," kata Yamal.

Ambisi Hadapi Tim Terbaik Dunia

Ambisi Hadapi Tim Terbaik Dunia

Lamine Yamal dibayangi Sidny Lopes Cabral dalam laga Piala Dunia 2026 Grup H antara Spanyol vs Cape Verde di Atlanta, 15 Juni 2026 (c) AP Photo/Stew Milne

Yamal menegaskan bahwa Spanyol tidak perlu menghindari lawan berat pada fase gugur Piala Dunia. Ia bahkan menyambut kemungkinan bertemu tim kuat seperti Argentina di babak 16 besar.

Menurutnya, untuk menjadi juara, Spanyol harus siap menghadapi siapa pun tanpa memandang nama besar lawan. Ia juga menyinggung bahwa tantangan terbesar justru menjadi bagian penting dari perjalanan menuju gelar juara.

"Kami adalah Spanyol dan kami ingin bermain melawan yang terbaik," ujar Yamal.

"Gaya bermain saya berbeda, dan saya fokus untuk menikmati dan menang. Saya tidak ingin mencetak 16 gol dan tersingkir di semifinal. Itu bukan yang saya cari," pungkas Yamal.

Klasemen Piala Dunia 2026