Profil Felix Sanchez, Pelatih yang Siap Buat Timnas Qatar Berjaya di Piala Dunia 2022
Serafin Unus Pasi | 4 Oktober 2022 17:25
Bola.net - Felix Sanchez bakal memimpin timnas Qatar di ajang Piala Dunia 2022. Sanchez merupakan mantan pelatih akademi Barcelona yang memperkenalkan kultur Spanyol di sepak bola Qatar.
Felix Sanchez datang ke Qatar sebagai pelatih di Aspire Academy. Kemudian, dia ditunjuk melatih tim junior Qatar sebelum akhirnya menangani tim senior.
Lahir di Barcelona, Felix Sanchez merupakan sosok yang paham dengan budaya sepak bola yang erat kaitannya dengan klub raksasa Catalan itu. Pelatih berusia 46 tahun ini dikenal sebagai salah satu pelatih dengan kecerdasan luar biasa. Dirinya punya darah Barcelona dan Tiki-taka yang sangat kental.
Berkat latar belakang yang sudah hafal dengan kultur maupun sepak bola Qatar, Felix bakal menjadi harapan bagi rakyat Qatar agar timnas mereka bisa berprestasi di Piala Dunia nanti.
Awal Mula Terjun di Dunia Kepelatihan
Berbeda dengan pelatih pada umumnya, Felix Sanchez berkiprah di dunia sepak bola langsung terjun sebagai pelatih, bukan sebagai pemain. Ia mengawali kiprah sebagai pelatih ketika membesut tim junior Barcelona sejak 1996 hingga 2006.
Usai dirasa cukup dengan segala ilmu kepelatihan di La Masia, Sanchez kemudian menerima pinangan Qatar untuk melatih sebuah akademi bernama Aspire Academy. Ia menjadi sosok yang dilibatkan dalam proyek yang sudah dimulai sejak tahun 2004 itu. Tujuan adanya akademi ini adalah mencari dan mengembangkan talenta berbakat domestik.
Tak butuh waktu lama, Felix Sanchez kemudian melatih tim Qatar U-19 pada 2013. Tak disangka, ia berhasil membawa Qatar U-19 menjuarai Piala AFC U-19 pada 2014.
Karir Bersama Timnas Qatar
Setelah mampu meramu skuat Qatar di kelompok umur, pada tahun 2017 Sanchez ditunjuk menggantikan Jorge Fossati sebagai pelatih timnas Qatar. Sehingga, status sebagai pelatih debutan Piala Dunia 2022 tak menggambarkan betul kiprahnya yang ternyata sudah malang melintang usai menukangi timnas Qatar sejak 2017.
Meski kualitasnya belum teruji di babak kualifikasi (Qatar langsung lolos ke fase grup sebagai tuan rumah), namun sederet laga uji coba sudah dilaluinya. Bahkan turnamen antar benua sudah pernah diikuti oleh timnas Qatar yaitu Copa America 2019 dan Piala Emas CONCACAF 2021 agar mendapatkan lawan-lawan yang berkualitas.
Sejauh ini, dalam sembilan laga terakhir, Sanchez membawa The Maroon (julukan timnas Qatar) memetik lima kemenangan, tiga kali imbang dan sekali kalah. Layak dinanti sampai sejauh mana Felix Sanchez bisa membawa Qatar melangkah di Piala Dunia 2022.
Pasalnya, tuan rumah akan berada di Grup A bersama Ekuador, Senegal, dan Belanda. Tentu, tidak mudah bagi Qatar untuk menyingkirkan para pesaing.
Formasi Andalan
Untuk soal formasi, Felix Sanchez sedikit berbeda dengan para alumnus La Masia lainnya yang kebanyakan menggunakan pakem 4-3-3. Di timnas Qatar, ia menggunakan pakem 5-3-2 sebagai dasar permainan dan berubah jika saat menyerang menjadi pola 3-2-5.
Dalam formasi yang diusung, Sanchez selalu menitikberatkan pressing ketat di tengah dan kemudian membuat lawan kalang kabut lewat serangan balik cepat.
Torehan Prestasi
Prestasi mentereng Felix Sanchez adalah latar belakang sebagai pelatih tim muda Barcelona. Sederet nama-nama besar pun lahir karena polesannya.
Sebut saja para pemain jebolan akademi Barcelona seperti Sergi Roberto, Marc Muniesa, Gerard Deulofeu, Martin Montoya dan masih banyak lagi. Sementara itu bersama Qatar, Sanchez sudah menorehkan sebanyak 68 laga dengan meraih 34 kemenangan, 13 imbang, dan 21 kali kalah.
Puncaknya adalah Sanchez membawa The Maroon sukses merebut gelar juara di Piala Asia 2019. Dan menjadi pelatih pertama yang mampu memberikan gelar bagi Qatar.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
Profil Gustavo Alfaro, Pelatih yang Loloskan Ekuador ke Piala Dunia 2022
Profil Paulo Bento: Pelatih asal Portugal yang Bawa Korea Selatan Lolos Piala Dunia 2022
Profil Rigobert Song: Pelatih yang Membawa Kamerun Lolos ke Piala Dunia 2022
Membedah Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2022: Wakil Asia Rasa Eropa!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

