
Bola.net - Timnas Ekuador kembali berlaga di Piala Dunia 2022 setelah berhasil lolos Kualifikasi zona CONMEBOL. Gustavo Alfaro menjadi sosok penting di balik kesuksesan Ekuador ke Piala Dunia 2022.
Pelatih asal Argentina ini mampu membawa Ekuador menjadi salah satu perwakilan zona CONMEBOL di Piala Dunia 2022. La Tri bersama Brasil, Argentina, dan Uruguay akan berjuang sebagai wakil Amerika Selatan.
Di edisi sebelumnya, Ekuador gagal lolos ke Putaran Final Piala Dunia 2018 yang diadakan di Rusia. Saat itu Ekuador berakhir di posisi delapan klasemen akhir Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL.
Namun semenjak ditangani Gustavo Alfaro, perlahan permainan Ekuador mengalami peningkatan. Puncak permainan Ekuador di bawah racikan Gustavo Alfaro terjadi ketika La Tri memastikan satu tiket Piala Dunia 2022 dengan menduduki posisi empat klasemen akhir.
Bagaimana rekam jejak pelatih Ekuador, Gustavo Alfaro? Berikut profil Gustavo Alfaro yang loloskan Ekuador ke Piala Dunia 2022.
Rekam Jejak Bersama Ekuador
Gustavo Alfaro ditunjuk menjadi pelatih timnas Ekuador pada Agustus 2020. Gustavo menggantikan Jordi Cruyff yang sebelumnya menjadi juru taktik Ekuador yang hanya bertahan selama setengah tahun.
Sepanjang karier kepelatihannya bersama Ekuador, prestasi terbaik Gustavo Alfaro ketika mampu membawa La Tri kembali berlaga di Piala Dunia. Gustavo yang melatih sejak awal Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL, berhasil membawa Ekuador finish di posisi empat.
Ekuador mengoleksi total 26 poin hasil dari 18 laga, unggul dua poin dari Peru yang menduduki posisi lima. Sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2022, Gustavo bahkan mampu membawa anak asuhnya bermain imbang dua kali melawan Brasil dan satu kali melawan Argentina.
Rekam Jejak Bersama Klub
Sebelum menjadi juru taktik Ekuador, Gustavo Alfaro pernah menangani beberapa klub selama karier kepelatihannya. Nama Gustavo bahkan cukup mentereng sebagai salah satu pelatih di kawasan Amerika Selatan.
Gustavo Alfaro tercatat menukangi beberapa tim top Liga Argentina seperti Boca Juniors, Huracan, Gimnasia La Plata, hingga Arsenal Sarandi. Selama menjadi pelatih klub, prestasi terbaik Gustavo ketika menjadi juru taktik Arsenal Sarandi.
Gustavo tercatat menjadi pelatih Arsenal Sarandi sebanyak dua kali yakni pada kurun waktu 2006-2008 dan 2010-2014. Selama melatih Arsenal Sarandi, Gustavo berhasil mempersembahkan satu trofi Piala Argentina dan satu trofi Copa Argentina.
Gaya Permainan Gustavo Alfaro
Gustavo Alfaro membawa Ekuador menjadi tim yang tampil lebih menyerang. Gustavo memiliki beberapa formasi andalan yang menyesuaikan dengan taktik menyerangnya.
Formasi 4-3-3 menyerang menjadi favorit Gustavo selama menjadi pelatih Ekuador. Namun Gustavo juga bukan pelatih yang terpaku pada satu pakem formasi.
Gustavo juga punya formasi andalan lain yang lebih stabil dengan menggunakan 4-4-2. Formasi ini digunakan Gustavo pada saat melawan tim yang kapasitas menyerangnya melebihi dari timnya.
Formasi ini menempatkan dua gelandang bertahan sebagai penjaga keseimbangan serta menggunakan dua gelandang serang bermain lebih melebar ke sisi lapangan.
Dengan kedua formasi tersebut, Gustavo sukses mencatatkan total 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan delapan kekalahan selama menjadi pelatih Ekuador. Dari 31 laga, Gustavo juga berhasil melesakkan 40 gol dan kebobolan 32 gol.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Profil Paulo Bento: Pelatih asal Portugal yang Bawa Korea Selatan Lolos Piala Dunia 2022
- Profil Rigobert Song: Pelatih yang Membawa Kamerun Lolos ke Piala Dunia 2022
- Membedah Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2022: Wakil Asia Rasa Eropa!
- Membedah Potensi Kekuatan Senegal di Piala Dunia 2022: Koulibaly dan Mane Jadi Tumpuan
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
-
piala dunia 23 Juli 2026 07:27Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
MOST VIEWED
Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026
Jangan Ditiru! Leandro Paredes Cekik dan Jungkalkan Pemain Spanyol usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Pesan Menyentuh Lionel Messi usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Pengakuan Jujur Ferran Torres: Messi Buat Spanyol Kena Mental!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)

