Rapor Pemain Azzurri: Kean Tajam, Donnarumma Kokoh, Bastoni Rusak Mimpi Piala Dunia Timnas Italia
Afdholud Dzikry | 1 April 2026 09:29
Bola.net - Mimpi Timnas Italia untuk berlaga di Piala Dunia ketiga kalinya secara beruntun resmi terkubur. Skuad asuhan Gennaro Gattuso itu takluk 1-4 di tangan Bosnia-Herzegovina lewat babak adu penalti di final playoff Piala Dunia 2026.
Laga yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, ini sebenarnya sempat memihak tim tamu. Namun, dinamika berubah drastis setelah mereka dipaksa bermain dengan 10 orang hingga babak perpanjangan waktu usai.
Azzurri turun dengan kekuatan terbaiknya, mempertahankan sebelas pemain utama yang sukses menekuk Irlandia Utara di semifinal. Sayangnya, rencana awal berantakan akibat insiden kartu merah pada babak pertama.
Performa para pemain di lapangan mencerminkan betapa beratnya tekanan yang harus mereka hadapi. Ada yang tampil bak pahlawan, namun ada pula yang justru menjadi biang keladi kekalahan menyakitkan ini.
Berikut rapor pemain Timnas Italia saat kalah adu penalti melawan Bosnia dan gagal tampil di Piala Dunia 2026.
Kiper dan Bek Italia

Gianluigi Donnarumma - 9.0: Ia tampil sangat heroik dengan mencatatkan total sepuluh penyelamatan krusial sepanjang jalannya laga. Tanpa ketangguhan Donnarumma di bawah mistar, Italia mungkin sudah kalah telak sejak waktu normal.
Riccardo Calafiori - 7.0: Calafiori menunjukkan kematangan luar biasa dengan tetap tampil tenang meski digempur habis-habisan selama 120 menit. Ia sangat solid dalam memenangkan duel udara dan melakukan intersep penting di area penalti.
Alessandro Bastoni - 3.0: Bek Inter Milan ini melakukan kesalahan amatir dengan melanggar lawan secara ceroboh hingga berujung kartu merah langsung. Keputusannya merugikan seluruh tim dan menjadi penyebab utama runtuhnya skenario kemenangan Italia di Zenica.
Gianluca Mancini - 6.0: Mancini harus bekerja ekstra keras melakukan sapuan bola setelah tim bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama. Sayangnya, ia sering kalah dalam duel individu yang membuat pertahanan Italia beberapa kali terbuka lebar.
Lini Tengah Italia

Federico Dimarco - 6.0: Dimarco bermain sangat disiplin dalam menjaga sisi kiri pertahanan dari tusukan-tusukan cepat pemain sayap Bosnia. Meski jarang membantu serangan, kontribusinya dalam menjaga stabilitas lini belakang tetap patut diberikan apresiasi tinggi.
Manuel Locatelli - 7.5: Kehadirannya menjadi tameng pelindung yang sangat efektif sebelum akhirnya ditarik keluar oleh sang pelatih. Locatelli sangat piawai dalam memutus aliran bola lawan dan membuat Italia sempat merasa aman.
Matteo Politano - 5.5: Winger lincah ini tidak bisa berbuat banyak karena hanya mencatatkan waktu bermain selama 45 menit pertama saja. Ia harus menjadi korban taktik akibat kebutuhan Gattuso untuk memasukkan bek baru setelah kartu merah.
Sandro Tonali - 6.5: Tonali menunjukkan etos kerja yang luar biasa dengan berlari ke seluruh penjuru lapangan selama dua jam penuh. Namun, beberapa kali ia terlihat ceroboh saat menguasai bola yang hampir membahayakan gawang sendiri.
Nicolo Barella - 7.5: Gelandang enerjik ini menunjukkan kelasnya lewat umpan terukur yang mengawali proses terjadinya gol pembuka dari Moise Kean. Italia tampak kehilangan kendali permainan di lini tengah setelah ia ditarik keluar pada babak kedua.
Lini Depan Italia

Mateo Retegui - 5.5: Nasib sial menghampiri Retegui karena ia harus ditarik keluar lebih awal demi menyeimbangkan formasi pertahanan Italia setelah kartu merah Bastoni. Selama berada di lapangan, ia tampak terisolasi dan gagal mendapatkan suplai bola yang memadai.
Moise Kean - 7.0: Kean mencetak gol indah melalui sepakan first-time yang sempat memberikan harapan besar bagi seluruh pendukung Italia. Sayangnya, pengaruhnya perlahan memudar seiring instruksi tim yang dipaksa bertahan total oleh serangan lawan.
Pemain Pengganti dan Pelatih Italia

Federico Gatti - 6.5: Masuk sebagai pengganti darurat, Gatti mampu menjalankan tugasnya dengan cukup tenang di bawah tekanan atmosfer Zenica. Ia beberapa kali melakukan blok krusial yang mencegah Bosnia mencetak gol kemenangan di waktu normal.
Francesco Pio Esposito - 7.0: Pemain muda Inter Milan ini tampil sangat menjanjikan dan hampir saja mencetak gol kemenangan jika peluangnya tidak digagalkan kiper. Sayangnya, performanya sedikit ternoda karena ia gagal mengeksekusi penalti pertama yang melambung jauh.
Marco Palestra - 6.0: Palestra memberikan energi baru di sisi sayap dan sempat menciptakan peluang matang melalui umpan silang akuratnya. Ia bekerja sangat keras membantu pertahanan meski akhirnya harus menyerah di babak adu penalti.
Bryan Cristante - 6.0: Tujuan masuknya Cristante adalah untuk menambah kekuatan fisik di lini tengah pada fase-fase akhir pertandingan. Namun, kegagalannya dalam mengeksekusi penalti kedua menjadi momen kunci kemenangan bagi pihak Bosnia-Herzegovina.
Davide Frattesi dan Leonardo Spinazzola: Tidak memiliki waktu yang cukup untuk memberikan dampak signifikan bagi permainan.
Gennaro Gattuso (Pelatih) - 6.5: Rencana permainannya sebenarnya berjalan sempurna sebelum insiden kartu merah merusak segalanya. Gattuso cukup berani dalam menyusun strategi bertahan, meski akhirnya keberuntungan tidak berpihak padanya saat adu penalti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Leonardo Spinazzola Menangis Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 12:14
-
Marc Cucurella Buka Peluang Kembali ke Barcelona
Liga Inggris 1 April 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Ekuador: Gonzalo Plata
Piala Dunia 1 April 2026, 10:56
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45














