Review: Libas Chile, Belanda Puncaki Grup B
Editor Bolanet | 24 Juni 2014 00:57
- melakoni laga terakhir di Grup B dengan hasil sempurna setelah menaklukkan dengan skor 2-0 di Arena da Baixada, Senin (23/06) malam. Dua gol kemenangan Belanda dicetak oleh Leroy Fer dan Memphis Depay.
Pertandingan kedua tim dimulai dengan tempo dan intensitas yang tinggi. Baik Belanda maupun Chile tampil ngotot malam ini dan terlihat sangat percaya diri berduel dengan lawannya.
Perlahan Chile mulai mengambil alih permainan dengan mendominasi pertandingan. Belanda yang kalah dalam penguasaan bola hanya bisa memperkuat barisan pertahanan dan mencuri kesempatan lewat serangan balik yang cepat.
Saat pertandingan memasuki menit ke-23 Felipe Gutierrez hampir saja membawa timnnya unggul terlebih dahulu namun sayang tembakannya masih melebar dari gawang Jesper Cillessen.
Belanda pun tak tinggal diam. Melalui situasi tendangan bebas yang dieksekusi Arjen Robben di menit ke-36, namun sayang bola hasil tandukan Stefan de Vrij ternyata masih tak menemui sasaran. Robben pun hampir saja membuat gol spektakuler di menit ke-40 andai tembakannya tak melenceng setelah melakukan solo run dari tengah lapangan.
Chile pun membalas empat menit berselang. Lagi-lagi tandukan Gutierrez gagal menjebol Belanda setelah memanfaatkan umpan Marcelo Diaz. Saat wasit menghentikan laga kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Keluar dari kamar ganti, Chile masih dengan permainan yang cepat dan gesit. Sementara itu pasukan Louis Van Gaal tetap berusaha mengimbangi agretifitas lawannya.
Memasuki menit ke-65 pasukan Jorge Sampaoli kembali memperoleh peluang. Alexis Sanchez menyisir dari sebelah kiri kotak penalti dan dengan cerdik melewati Gary Medel sebelum melepaskan tendangan keras yang mampu ditepis Cillessen.
Satu menit berselang Belanda membalas. Robben menusuk dengan ke daerah pertahanan Chile dengan solo run dan akhirnya tendangan kerasnya dengan sigap dimentahkan Cladio Bravo.
Belanda akhirnya sukses membuat stadion bergemuruh saat memasuki menit ke-75 lewat Leroy Fer. Berawal dari umpan crossing Daryl Janmaat ke mulut gawang Chile dan Fer menanduk bola melewati Bravo. Tim Oranye langsung memimpin satu gol.
Tertinggal satu gol, Chile semakin agresif melancarkan serangan. Namun usaha mereka kerap menemui jalan buntu di lini belakang Belanda.
Menjelang akhir pertandingan justru Belanda mampu menambah koleksi golnya. Memphis Depay mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan silang dari Robben yang sebelumnya melakukan counter attack yang cepat.
Setelah melakukan berbagai macam usaha akhirnya Chile tak mampu mengatasi perlawanan Belanda di sisa waktu yang ada. Sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-0 masih tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini Belanda berhak keluar sebagai pimpinan klasemen Grup B dengan sembilan poin. Sedangkan Chile yang berada di poisisi runner up tetap lolos ke babak 16 besar mendampingi Belanda.
: Cillessen; Janmaat, De Vrij, Vlaar, Blind, Kuyt (Kongolo 89'); Wijnaldum, De Jong, Sneijder (Fer 75'); Robben, Lens (Depay 69').
: Bravo; Medel, Silva, Jara; Isla, Aranguiz, Gutierrez (Beausejour 46'), Diaz (Valdivia 70'), Mena; Sanchez, Vargas (Pinilla 81'). (bola/ada)
Pertandingan kedua tim dimulai dengan tempo dan intensitas yang tinggi. Baik Belanda maupun Chile tampil ngotot malam ini dan terlihat sangat percaya diri berduel dengan lawannya.
Perlahan Chile mulai mengambil alih permainan dengan mendominasi pertandingan. Belanda yang kalah dalam penguasaan bola hanya bisa memperkuat barisan pertahanan dan mencuri kesempatan lewat serangan balik yang cepat.
Saat pertandingan memasuki menit ke-23 Felipe Gutierrez hampir saja membawa timnnya unggul terlebih dahulu namun sayang tembakannya masih melebar dari gawang Jesper Cillessen.
Belanda pun tak tinggal diam. Melalui situasi tendangan bebas yang dieksekusi Arjen Robben di menit ke-36, namun sayang bola hasil tandukan Stefan de Vrij ternyata masih tak menemui sasaran. Robben pun hampir saja membuat gol spektakuler di menit ke-40 andai tembakannya tak melenceng setelah melakukan solo run dari tengah lapangan.
Chile pun membalas empat menit berselang. Lagi-lagi tandukan Gutierrez gagal menjebol Belanda setelah memanfaatkan umpan Marcelo Diaz. Saat wasit menghentikan laga kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Keluar dari kamar ganti, Chile masih dengan permainan yang cepat dan gesit. Sementara itu pasukan Louis Van Gaal tetap berusaha mengimbangi agretifitas lawannya.
Memasuki menit ke-65 pasukan Jorge Sampaoli kembali memperoleh peluang. Alexis Sanchez menyisir dari sebelah kiri kotak penalti dan dengan cerdik melewati Gary Medel sebelum melepaskan tendangan keras yang mampu ditepis Cillessen.
Satu menit berselang Belanda membalas. Robben menusuk dengan ke daerah pertahanan Chile dengan solo run dan akhirnya tendangan kerasnya dengan sigap dimentahkan Cladio Bravo.
Belanda akhirnya sukses membuat stadion bergemuruh saat memasuki menit ke-75 lewat Leroy Fer. Berawal dari umpan crossing Daryl Janmaat ke mulut gawang Chile dan Fer menanduk bola melewati Bravo. Tim Oranye langsung memimpin satu gol.
Tertinggal satu gol, Chile semakin agresif melancarkan serangan. Namun usaha mereka kerap menemui jalan buntu di lini belakang Belanda.
Menjelang akhir pertandingan justru Belanda mampu menambah koleksi golnya. Memphis Depay mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan silang dari Robben yang sebelumnya melakukan counter attack yang cepat.
Setelah melakukan berbagai macam usaha akhirnya Chile tak mampu mengatasi perlawanan Belanda di sisa waktu yang ada. Sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-0 masih tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini Belanda berhak keluar sebagai pimpinan klasemen Grup B dengan sembilan poin. Sedangkan Chile yang berada di poisisi runner up tetap lolos ke babak 16 besar mendampingi Belanda.
: Cillessen; Janmaat, De Vrij, Vlaar, Blind, Kuyt (Kongolo 89'); Wijnaldum, De Jong, Sneijder (Fer 75'); Robben, Lens (Depay 69').
: Bravo; Medel, Silva, Jara; Isla, Aranguiz, Gutierrez (Beausejour 46'), Diaz (Valdivia 70'), Mena; Sanchez, Vargas (Pinilla 81'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Inter vs Shakhtar Donetsk: 10 Pemain Nerazzurri Menang Dramatis 1-0
Liga Champions 22 Oktober 2026, 04:22
-
Hasil Bayern vs Arsenal: Declan Rice Jadi Penyelamat, The Gunners Paksa Imbang 2-2
Liga Champions 22 Oktober 2026, 04:09
-
Hasil Madrid vs Leipzig: Los Blancos Pesta 4 Gol, Mbappe Ikut Cetak Gol Indah
Liga Champions 22 Oktober 2026, 04:02
-
Hasil Como vs Man Utd: Nico Paz Menggila, Setan Merah Dibantai 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 03:34
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


