Review: Pesta Oranje di Arena
Editor Bolanet | 12 Oktober 2013 03:30
- Menjamu di Amsterdam Arena, tak menemui kesulitan berarti. Tim besutan Louis van Gaal berpesta gol ke gawang tamunya dengan skor 8-1 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2014 dini hari tadi (12/10).
Gol kemenangan Belanda diciptakan oleh Robin van Persie (16', 44', 53'), Kevin Strootman (25'), Jeremain Lens (38'), satu gol berkat bunuh diri pemain Hungaria Szilard Devecseri (65'), Rafael van der Vaart (86'), dan Arjen Robben (90'). Hungaria hanya mampu mencetak gol hiburan melalui Balazs Dzsudzsak dari titik penalti (47').
Belanda yang telah memastikan tiket ke Brasil 2014 nanti mengusung misi lain dalam laga ini. Mereka mengincar tiga angka untuk memperbaiki ranking agar masuk seeded group sekaligus menghindari negara-negara kuat seperti , Spanyol dan dalam undian Piala Dunia nanti.
Hasilnya, babak pertama dalam laga dini hari tadi sepenuhnya menjadi milik Belanda. Laga baru berjalan 16 menit mereka mampu unggul melalui Van Persie. Mendapat umpan dari Daryl Janmaat, striker Manchester United tersebut mampu menceploskan bola melalui tandukannya.
Tidak berhenti di situ, sembilan menit setelah gol Van Persie giliran Strootman mencatatkan namanya di papan skor. Hungaria yang tertinggal dua gol mencoba bangkit dari tekanan. Apalagi mereka ingin finish di posisi runner-up. Namun tampaknya keinginan tim tamu terlalu sulit diwujudkan. Di menit ke 38, gawang mereka harus rela dibobol Lens.
Bencana lagi-lagi datang bagi Hungaria. Satu menit menjelang babak pertama usai, Van Persie kembali mencetak gol keduanya. Gol tersebut sekaligus membuat koleksi gol Van Persie untuk tim Oranje menyamai rekor Patrick Kluivert. Hingga turun minum kedudukan 4-0 untuk tuan rumah tak berubah.
Memasuki babak kedua, Hungaria melakukan perubahan dengan menarik dua pemain sekaligus. Tamas Hajnal dan Tamas Kadar ditarik keluar dan digantikan oleh Akos Elek dan Szilard Devecseri. Hasilnya, tim tamu mampu memperkecil kedudukan. Wasit menunjuk titik putih setelah Dzsudzsak dilanggar Bruma. Dzsudzsak yang mengeksekusi sendiri penalti tersebut sukses memperdayai Michel Vorm.
Namun Van Persie benar-benar menjadi momok bagi lini pertahanan tim tamu. Di menit ke 53 ia kembali menjebol gawang Hungaria dan mencatatkan hattrick dalam laga tersebut. Setelah gol ketiga van Persie, tim tamu semakin terpuruk. Pemain mereka, Devecseri justru melakukan gol bunuh diri dan membuat Belanda semakin menjauh.
Unggul 6-1 tak membuat tuan rumah mengendurkan serangan. Dan lagi-lagi mereka mencetak gol tambahan melalui van der Vaart empat menit sebelum bubaran. Seolah tak puas, Robben turut mencetak gol di menit ke 90. Gol tersebut sekaligus menutup pesta gol Belanda di laga ini. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tidak berubah dan kemenangan menjadi milik Belanda.
Starting line-up kedua tim:
: Vorm; Janmaat, Blind, Vlaar, Bruma; De Jong, Strootman (Fer 81'); van der Vaart, Robben, Lens; van Persie (Dirk Kuyt 61').
: Bogdan, Guzmics, Vanczak, Kadar (Devecseri 46'), Korcsmar; Dzsudzsak, Varga, Koman, Hajnal (Elek 46'); Bode, Nemeth (Nikolic 79'). (bola/gag)
Gol kemenangan Belanda diciptakan oleh Robin van Persie (16', 44', 53'), Kevin Strootman (25'), Jeremain Lens (38'), satu gol berkat bunuh diri pemain Hungaria Szilard Devecseri (65'), Rafael van der Vaart (86'), dan Arjen Robben (90'). Hungaria hanya mampu mencetak gol hiburan melalui Balazs Dzsudzsak dari titik penalti (47').
Belanda yang telah memastikan tiket ke Brasil 2014 nanti mengusung misi lain dalam laga ini. Mereka mengincar tiga angka untuk memperbaiki ranking agar masuk seeded group sekaligus menghindari negara-negara kuat seperti , Spanyol dan dalam undian Piala Dunia nanti.
Hasilnya, babak pertama dalam laga dini hari tadi sepenuhnya menjadi milik Belanda. Laga baru berjalan 16 menit mereka mampu unggul melalui Van Persie. Mendapat umpan dari Daryl Janmaat, striker Manchester United tersebut mampu menceploskan bola melalui tandukannya.
Tidak berhenti di situ, sembilan menit setelah gol Van Persie giliran Strootman mencatatkan namanya di papan skor. Hungaria yang tertinggal dua gol mencoba bangkit dari tekanan. Apalagi mereka ingin finish di posisi runner-up. Namun tampaknya keinginan tim tamu terlalu sulit diwujudkan. Di menit ke 38, gawang mereka harus rela dibobol Lens.
Bencana lagi-lagi datang bagi Hungaria. Satu menit menjelang babak pertama usai, Van Persie kembali mencetak gol keduanya. Gol tersebut sekaligus membuat koleksi gol Van Persie untuk tim Oranje menyamai rekor Patrick Kluivert. Hingga turun minum kedudukan 4-0 untuk tuan rumah tak berubah.
Memasuki babak kedua, Hungaria melakukan perubahan dengan menarik dua pemain sekaligus. Tamas Hajnal dan Tamas Kadar ditarik keluar dan digantikan oleh Akos Elek dan Szilard Devecseri. Hasilnya, tim tamu mampu memperkecil kedudukan. Wasit menunjuk titik putih setelah Dzsudzsak dilanggar Bruma. Dzsudzsak yang mengeksekusi sendiri penalti tersebut sukses memperdayai Michel Vorm.
Namun Van Persie benar-benar menjadi momok bagi lini pertahanan tim tamu. Di menit ke 53 ia kembali menjebol gawang Hungaria dan mencatatkan hattrick dalam laga tersebut. Setelah gol ketiga van Persie, tim tamu semakin terpuruk. Pemain mereka, Devecseri justru melakukan gol bunuh diri dan membuat Belanda semakin menjauh.
Unggul 6-1 tak membuat tuan rumah mengendurkan serangan. Dan lagi-lagi mereka mencetak gol tambahan melalui van der Vaart empat menit sebelum bubaran. Seolah tak puas, Robben turut mencetak gol di menit ke 90. Gol tersebut sekaligus menutup pesta gol Belanda di laga ini. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tidak berubah dan kemenangan menjadi milik Belanda.
Starting line-up kedua tim:
: Vorm; Janmaat, Blind, Vlaar, Bruma; De Jong, Strootman (Fer 81'); van der Vaart, Robben, Lens; van Persie (Dirk Kuyt 61').
: Bogdan, Guzmics, Vanczak, Kadar (Devecseri 46'), Korcsmar; Dzsudzsak, Varga, Koman, Hajnal (Elek 46'); Bode, Nemeth (Nikolic 79'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



