Review: Rekor 100 Persen Milik Belanda
Editor Bolanet | 17 Oktober 2012 03:30
- akhirnya sukses menjaga rekor kemenangan 100 persen mereka kala sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor 4-1.
Belanda dan Rumania sama-sama mengincar kemenangan keempat dan membuktikan diri sebagai raja di grup D kualifikasi Piala Dunia 2014. Akan tetapi, pertandingan keduanya memutuskan bahwa Belanda lah yang berhak memimpin grup dengan poin sempurna 12 setelah laga keempat.
Bertindak sebagai tuan rumah, Rumania mencoba tampil lebih agresif. Hasilnya cukup terlihat. Pada menit kelima, mereka berhasil menciptakan peluang emas melalui tendangan bebas. Namun sayangnya tendangan Gabriel Torje masih membentur gawang Maarten Stekelenburg.
Tampil lebih tertekan tidak menghalang Belanda untuk mencetak gol. Malahan di menit delapan tim asuhan Louis Van Gaal ini lebih dulu unggul melalui sundulan spekulatif Jeremain Lens dari luar kotak penalti memanfaatkan kesalahan kiper Ciprian Tatarusanu yang kurang bersih dalam menghalau sepak pojok Robin van Persie. 1-0 untuk Tim Oranje.
Ketinggalan satu gol membuat Rumania kian bersemangat. Melalui Gheorghe Grozav tuan rumah mencoba membalas. Akan tetapi keperkasaan Stekelenburg masih membuat gawang Belanda terhindar dari kebobolan.
Keasikan menyerang, membuat pertahanan Rumania sedikit lengah. Hasilnya pun fatal. Mereka harus kembali dihukum melalui gol yang diawali dari bola set piece. Kali ini giliran Martens Indi yang sukses memanfaatkan tendangan bebas Ravael van der Vaart.
Tricolorii sempat membuat pertandingan kembali hidup. Pada menit 39 Ciprian Marica sukses menaklukkan tiga pemain belakang Belanda dan kemudian melepaskan tembakan terarah yang berhasil mengecoh kiper Belanda asal AS Roma tersebut.
Akan tetapi, keunggulan dua gol tim tamu kembali terjaga setelah di masa injury time, Van der Vaart sukses mengeksekusi hadiah tendangan penalti yang didapatkan. Sebelumnya wasit melihat terjadi pelanggaran yang dilakukan Gabriel Tamas terhadap Luciano Narsingh di area terlarang.
Pada babak kedua, baik Rumania maupun Belanda masih sama-sama tidak mau mengalah. Jual beli serangan sering terjadi dan sejumlah peluang pun kerap mereka ciptakan. Akan tetapi, lemahnya penyelesaian akhir membuat skor bertahan di angka 3-1 untuk keunggulan Belanda.
Menjelang berakhirnya pertandingan terjadi insiden yang mengakibatkan tensi semakin memanas. Rumania melihat terjadi pelanggaran terhadap Adrian Popa di dalam kotak penalti. Akan tetapi wasit menganggap hal tersebut bukan sebuah pelanggaran. Sejumlah kartu kuning pun keluar dari saku sang pengadil.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Tatarusanu malah kembali terkoyak. Kali ini giliran Van Persie yang mencetak gol keempat timnya dan sukses menutup pertandingan dengan margin tiga gol.
Susunan Pemain Rumania: Tatarusanu, Goian, Tamas, Rat, Chiriches, Bourceanu (Lazar), Pintilii, Stancu, Marica, Grozav (Mutu), Torje (Poparadu).
Susunan Pemain Belanda: Stekelenburg, Indi, Heitinga, Whijn, Vlaar, Strootman, De Jong, Van der Vaart (Afellay), Lens (Elia), Narsingh, Van Persie. (espn/gl/bgn)
Belanda dan Rumania sama-sama mengincar kemenangan keempat dan membuktikan diri sebagai raja di grup D kualifikasi Piala Dunia 2014. Akan tetapi, pertandingan keduanya memutuskan bahwa Belanda lah yang berhak memimpin grup dengan poin sempurna 12 setelah laga keempat.
Bertindak sebagai tuan rumah, Rumania mencoba tampil lebih agresif. Hasilnya cukup terlihat. Pada menit kelima, mereka berhasil menciptakan peluang emas melalui tendangan bebas. Namun sayangnya tendangan Gabriel Torje masih membentur gawang Maarten Stekelenburg.
Tampil lebih tertekan tidak menghalang Belanda untuk mencetak gol. Malahan di menit delapan tim asuhan Louis Van Gaal ini lebih dulu unggul melalui sundulan spekulatif Jeremain Lens dari luar kotak penalti memanfaatkan kesalahan kiper Ciprian Tatarusanu yang kurang bersih dalam menghalau sepak pojok Robin van Persie. 1-0 untuk Tim Oranje.
Ketinggalan satu gol membuat Rumania kian bersemangat. Melalui Gheorghe Grozav tuan rumah mencoba membalas. Akan tetapi keperkasaan Stekelenburg masih membuat gawang Belanda terhindar dari kebobolan.
Keasikan menyerang, membuat pertahanan Rumania sedikit lengah. Hasilnya pun fatal. Mereka harus kembali dihukum melalui gol yang diawali dari bola set piece. Kali ini giliran Martens Indi yang sukses memanfaatkan tendangan bebas Ravael van der Vaart.
Tricolorii sempat membuat pertandingan kembali hidup. Pada menit 39 Ciprian Marica sukses menaklukkan tiga pemain belakang Belanda dan kemudian melepaskan tembakan terarah yang berhasil mengecoh kiper Belanda asal AS Roma tersebut.
Akan tetapi, keunggulan dua gol tim tamu kembali terjaga setelah di masa injury time, Van der Vaart sukses mengeksekusi hadiah tendangan penalti yang didapatkan. Sebelumnya wasit melihat terjadi pelanggaran yang dilakukan Gabriel Tamas terhadap Luciano Narsingh di area terlarang.
Pada babak kedua, baik Rumania maupun Belanda masih sama-sama tidak mau mengalah. Jual beli serangan sering terjadi dan sejumlah peluang pun kerap mereka ciptakan. Akan tetapi, lemahnya penyelesaian akhir membuat skor bertahan di angka 3-1 untuk keunggulan Belanda.
Menjelang berakhirnya pertandingan terjadi insiden yang mengakibatkan tensi semakin memanas. Rumania melihat terjadi pelanggaran terhadap Adrian Popa di dalam kotak penalti. Akan tetapi wasit menganggap hal tersebut bukan sebuah pelanggaran. Sejumlah kartu kuning pun keluar dari saku sang pengadil.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Tatarusanu malah kembali terkoyak. Kali ini giliran Van Persie yang mencetak gol keempat timnya dan sukses menutup pertandingan dengan margin tiga gol.
Susunan Pemain Rumania: Tatarusanu, Goian, Tamas, Rat, Chiriches, Bourceanu (Lazar), Pintilii, Stancu, Marica, Grozav (Mutu), Torje (Poparadu).
Susunan Pemain Belanda: Stekelenburg, Indi, Heitinga, Whijn, Vlaar, Strootman, De Jong, Van der Vaart (Afellay), Lens (Elia), Narsingh, Van Persie. (espn/gl/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



