Review: Seabad Superclasico, Samba Habisi Tango
Editor Bolanet | 11 Oktober 2014 21:36
Laga ini bisa dikatakan sebagai ajang unjuk kebolehan striker 29 tahun Brasil asal klub Atletico Mineiro, Diego Tardelli. Dia memborong kedua gol Brasil ke gawang Argentina di babak pertama dan kedua. Dua gol itu adalah dua gol perdananya di pentas internasional.
Dalam duel pertama dalam sejarah dua raksasa Amerika Latin ini, Argentina menang 3-0 di Buenos Aires pada September 1914 silam. Sebelum laga ini, rekor head-to-head mereka adalah 36 kemenangan untuk Argentina, 35 untuk Brasil dan 24 kali hasil imbang dalam total 95 pertemuan di semua ajang. Di Beijing, Brasil mendapatkan kemenangannya yang ke-36 dan kini kedudukannya pun seimbang.
Brasil mengawali laga dengan Jefferson, Danilo, Miranda, David Luiz, Filipe, Luiz Gustavo, Elias, Willian, Oscar, kapten dan Diego Tardelli sebagai starter. Pelatih Carlos Dunga baru menurunkan , yang sempat absen lama, di delapan menit penutupan.
Sementara itu, Gerardo Martino memasang Romero, Zabaleta, Fernandez, Demichelis, Rojo, Pereyra, Mascherano, Di Maria, Aguero, Messi, serta Lamela dari menit awal.
Brasil membuka keunggulan di menit 28. Diawali salah pengertian Zabaleta dan Fernandez ketika berusaha menghalau crossing yang datang dari kanan, Fernandez justru menyundul bola dengan tidak sempurna. Bola jatuh menuju Tardelli yang berada di dalam area dan diselesaikannya dengan tendangan voli menyilang.
Tak lama berselang, dengan solo run-nya, Neymar nyaris saja menggandakan keunggulan, tapi finishing penyerang Barcelona rekan seklub Messi itu terlalu lemah.
Pada menit 40, justru Argentina yang mendapatkan kesempatan emas dari titik 12 pas menyusul pelanggaran Danilo terhadap Di Maria. Namun sayang, eksekusi penalti Messi terbaca oleh Jefferson. Follow up Rojo pun gagal membuahkan angka bagi Argentina. Skor 1-0 untuk Brasil bertahan hingga jeda.
Tak lama setelah restart, Brasil langsung mengancam. Diawali operan manis Neymar yang mengelabui Zabaleta dan Fernandez, bola dikuasai Filipe, tapi tembakan bek kiri Brasil itu masih tinggi di atas gawang.
Di Maria, yang gerakan-gerakan dan kecepatannya cukup merepotkan barisan pertahanan Brasil, coba menembak dari luar area. Hanya saja, hasilnya belum maksimal. Martino lalu mengganti Sergio Aguero dan Erik Lamela dengan Gonzalo Higuain serta Javier Pastore pada menit 61.
Berharap permainan timnya membaik, Martino justru melihat gawang Argentina bobol untuk kali kedua di menit 64. Dari assist David Luiz, lagi-lagi Tardelli menjadi mimpi buruk Argentina.
Sepuluh menit terakhir laga diwarnai setidaknya dua kesempatan untuk Neymar dan satu tendangan bebas dari Messi serta masuknya Kaka serta Robinho. Namun, skor tak berubah. Brasil memenangi Superclasico de las Americas dua gol tanpa balas.
Brasil XI (4-2-3-1): Jefferson; Danilo (kuning 40), Miranda, David Luiz (kuning 19) (Gilberto 90), Filipe; Luiz Gustavo, Elias; Willian, Oscar, Neymar (Robinho 90+5); Diego Tardelli (Kaka 82).
Argentina XI (4-3-3): Romero; Zabaleta, Fernandez (kuning 50), Demichelis, Rojo; Pereyra (Perez 76), Mascherano (kuning 47), Di Maria; Aguero (Higuain 61), Messi, Lamela (Pastore 61). (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











