Review: Spanyol Peras Keringat di Georgia
Editor Bolanet | 12 September 2012 02:25
- menjalani laga perdananya dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan bertandang ke . Laga ini digelar di Boris Paichadzis Erovnuli Stadioni, Tbilisi pada Rabu (12/9).
Kedua tim memiliki bekal positif menjelang laga ini. Spanyol membantai Arab Saudi dengan skor 5-0. Sementara itu, Georgia mengalahkan Belarusia dengan skor tipis 1-0. Namun sang juara dunia harus bekerja keras untuk bisa menang tipis 1-0 atas Georgia.
Seperti yang bisa diduga, Pertandingan berjalan timpang. Spanyol dengan gaya tiki-taka mereka sangat rakus dengan ball possession. Dengan bola yang hampir selalu berada di kaki mereka, Spanyol berhasil membuat banyak peluang gol.
Kombinasi lini bertahan yang disiplin serta penampilan gemilang Loria di bawah mistar gawang Georgia berhasil mementahkan semua peluang Spanyol. Georgia yang mendapat dukungan penuh dari para suporternya berhasil menerapkan strategi ultra defensif dengan baik.
Babak pertama diakhiri tanpa gol.
Ketika pertandingan dimulai kembali di babak kedua, keadaan tak banyak berubah. Spanyol masih mendominasi dan Georgia tetap berusaha mencari hasil imbang.
Keadaan mulai berubah ketika Georgia kehilangan kiper utama mereka karena cedera. Pertahanan mereka tak lagi disiplin seperti sebelumnya. Kelengahan bek Georgia akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Roberto Soldado.
Meneruskan umpan rendah dari Cesc Fabregas, Soldado berhasil mengelabui kiper pengganti Kvaskhvadze empat menit sebelum waktu normal habis.
Skor akhir pertandingan Georgia 0, Spanyol 1. hasil ini membuat Spanyol, Georgia dan Prancis untuk sementara mengumpulkan tiga poin.
Susunan Pemain Georgia: Loria (Kvaskhvadze); Lobjanidze, Kvirkvelia, Kashia, Amisulashvili; Khizanishvili, Kankava, Daushvili, Targamadze (Dzalamidze), Okriashvili; Mchedlidze (Shekiladze).
Susuna Pemain Spanyol: Casillas; Arbeloa (Fabregas), Pique, Ramos, Alba; Alonso, Xavi, Busquets (Pedro); Iniesta, Soldado, Silva (Cazorla). (bola/hsw)
Kedua tim memiliki bekal positif menjelang laga ini. Spanyol membantai Arab Saudi dengan skor 5-0. Sementara itu, Georgia mengalahkan Belarusia dengan skor tipis 1-0. Namun sang juara dunia harus bekerja keras untuk bisa menang tipis 1-0 atas Georgia.
Seperti yang bisa diduga, Pertandingan berjalan timpang. Spanyol dengan gaya tiki-taka mereka sangat rakus dengan ball possession. Dengan bola yang hampir selalu berada di kaki mereka, Spanyol berhasil membuat banyak peluang gol.
Kombinasi lini bertahan yang disiplin serta penampilan gemilang Loria di bawah mistar gawang Georgia berhasil mementahkan semua peluang Spanyol. Georgia yang mendapat dukungan penuh dari para suporternya berhasil menerapkan strategi ultra defensif dengan baik.
Babak pertama diakhiri tanpa gol.
Ketika pertandingan dimulai kembali di babak kedua, keadaan tak banyak berubah. Spanyol masih mendominasi dan Georgia tetap berusaha mencari hasil imbang.
Keadaan mulai berubah ketika Georgia kehilangan kiper utama mereka karena cedera. Pertahanan mereka tak lagi disiplin seperti sebelumnya. Kelengahan bek Georgia akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Roberto Soldado.
Meneruskan umpan rendah dari Cesc Fabregas, Soldado berhasil mengelabui kiper pengganti Kvaskhvadze empat menit sebelum waktu normal habis.
Skor akhir pertandingan Georgia 0, Spanyol 1. hasil ini membuat Spanyol, Georgia dan Prancis untuk sementara mengumpulkan tiga poin.
Susunan Pemain Georgia: Loria (Kvaskhvadze); Lobjanidze, Kvirkvelia, Kashia, Amisulashvili; Khizanishvili, Kankava, Daushvili, Targamadze (Dzalamidze), Okriashvili; Mchedlidze (Shekiladze).
Susuna Pemain Spanyol: Casillas; Arbeloa (Fabregas), Pique, Ramos, Alba; Alonso, Xavi, Busquets (Pedro); Iniesta, Soldado, Silva (Cazorla). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemanggilan Carlos Espi ke Timnas Spanyol Jadi Pukulan untuk Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 3 Oktober 2026, 15:50
-
Prediksi Spanyol vs Ceko 4 Oktober 2026
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 20:06
-
56 Menitnya Nico Paz, Gambaran Masa Depan Argentina Setelah Messi Pensiun
Amerika Latin 2 Oktober 2026, 12:04
-
Tugas Mourinho: Memunculkan Cucurella Versi Timnas Spanyol di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 15:39
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


