Review: Spanyol Pulang Dengan Kemenangan
Editor Bolanet | 24 Juni 2014 00:56
- menghadapi dalam matchday terakhir Grup B Piala Dunia 2014. Laga ini digelar di Arena da Baixada Curitiba pada Senin (23/06).
Laga ini sebenarnya sudah tidak menentukan langkah kedua tim karena keduanya sudah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia. Namun Spanyol yang tak mau pulang tanpa kemenangan akhirnya bisa unggul tiga gol tanpa balas lewat David Villa, Fernando Torres dan Juan Mata.
Laga dimulai dengan tempo sedang dengan Spanyol berusaha mengendalikan pertandingan. Dengan umpan-umpan pendek terukur, Spanyol perlahan-lahan mencoba menusuk pertahanan Australia.
Sebaliknya, Australia lebih banyak menunggu dan melancarkan serangan balik kilat. Selain dengan umpan-umpan panjang, Australia mencoba memanfaatkan kecepatan para pemainnya dalam melakukan dribel.
Spanyol secara umum belum menemukan ritme dan keganasan mereka seperti pada turnamen-turnamen sebelumnya. Namun superioritas Spanyol akhirnya berbuah gol lewat David Villa pada menit ke-36.
Juanfran melakukan overlap dan mengirim umpan cutback kepada Villa yang berada di depan gawang lawan. Villa menyelesaikan umpan itu dengan backheel flick yang mengelabui kiper Socceroos Mathew Ryan. Keunggulan satu gol ini bertahan hingga babak pertama usai.
Spanyol masih menguasai pertandingan pada babak kedua. Australia yang tampil bersemangat tidak bisa menandingi superioritas teknik lawan mereka di lapangan.
Meski demikian, Spanyol baru bisa menambah gol pada menit ke-69 lewat Fernando Torres. menerima umpan terukur dari Andres Iniesta, Torres menempatkan bola melewati dua kaki Ryan dan membuat kedudukan menjadi 2-0 untuk Spanyol.
Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke-82. Kerjasama dua pemain pengganti Cesc Fabregas dan Juan Mata sukses menjebol gawang Australia untuk kali ketika.
Mata yang lolos dari jebakan offside dengan tenang kembali mengelabui Ryan. Tendangan pelan Mata sukses melewati penjagaan Ryan dan membawa La Roja unggul semakin jauh.
Skor 3-0 ini bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini Spanyol sukses menempati peringkat tiga Grup B sementara Australia harus rela menjadi juru kunci.
Susunan pemain Australia: Ryan; McGowan, Spiranovic, Wilkinson, Davidson; McKay, Jedinak, Bozanic (Bresciano, 72'); Leckie, Taggart (Halloran, 46'), Oar (Troisi, 61').
Susunan pemain Spanyol: Pepe Reina; Juanfran, Albiol, Sergio Ramos, Jordi Alba; Xabi Alonso (Silva, 84'), Koke, Iniesta; Cazorla (fabregas, 68'), Fernando Torres, David Villa (Juan Mata, 57'). (bola/hsw)
Laga ini sebenarnya sudah tidak menentukan langkah kedua tim karena keduanya sudah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia. Namun Spanyol yang tak mau pulang tanpa kemenangan akhirnya bisa unggul tiga gol tanpa balas lewat David Villa, Fernando Torres dan Juan Mata.
Laga dimulai dengan tempo sedang dengan Spanyol berusaha mengendalikan pertandingan. Dengan umpan-umpan pendek terukur, Spanyol perlahan-lahan mencoba menusuk pertahanan Australia.
Sebaliknya, Australia lebih banyak menunggu dan melancarkan serangan balik kilat. Selain dengan umpan-umpan panjang, Australia mencoba memanfaatkan kecepatan para pemainnya dalam melakukan dribel.
Spanyol secara umum belum menemukan ritme dan keganasan mereka seperti pada turnamen-turnamen sebelumnya. Namun superioritas Spanyol akhirnya berbuah gol lewat David Villa pada menit ke-36.
Juanfran melakukan overlap dan mengirim umpan cutback kepada Villa yang berada di depan gawang lawan. Villa menyelesaikan umpan itu dengan backheel flick yang mengelabui kiper Socceroos Mathew Ryan. Keunggulan satu gol ini bertahan hingga babak pertama usai.
Spanyol masih menguasai pertandingan pada babak kedua. Australia yang tampil bersemangat tidak bisa menandingi superioritas teknik lawan mereka di lapangan.
Meski demikian, Spanyol baru bisa menambah gol pada menit ke-69 lewat Fernando Torres. menerima umpan terukur dari Andres Iniesta, Torres menempatkan bola melewati dua kaki Ryan dan membuat kedudukan menjadi 2-0 untuk Spanyol.
Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke-82. Kerjasama dua pemain pengganti Cesc Fabregas dan Juan Mata sukses menjebol gawang Australia untuk kali ketika.
Mata yang lolos dari jebakan offside dengan tenang kembali mengelabui Ryan. Tendangan pelan Mata sukses melewati penjagaan Ryan dan membawa La Roja unggul semakin jauh.
Skor 3-0 ini bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini Spanyol sukses menempati peringkat tiga Grup B sementara Australia harus rela menjadi juru kunci.
Susunan pemain Australia: Ryan; McGowan, Spiranovic, Wilkinson, Davidson; McKay, Jedinak, Bozanic (Bresciano, 72'); Leckie, Taggart (Halloran, 46'), Oar (Troisi, 61').
Susunan pemain Spanyol: Pepe Reina; Juanfran, Albiol, Sergio Ramos, Jordi Alba; Xabi Alonso (Silva, 84'), Koke, Iniesta; Cazorla (fabregas, 68'), Fernando Torres, David Villa (Juan Mata, 57'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










