
Bola.net - Spanyol kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia setelah menjuarai Piala Dunia 2026. La Roja menaklukkan Argentina di final melalui kemenangan 1-0 pada babak perpanjangan waktu untuk merebut gelar dunia kedua dalam sejarah.
Keberhasilan itu tidak hanya lahir dari kualitas individu para pemain. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil konsisten dengan penguasaan permainan, organisasi pertahanan, dan disiplin taktik sejak fase awal hingga partai puncak.
Final di New York New Jersey menjadi bukti nyata keunggulan Spanyol. Argentina yang sebelumnya produktif sepanjang turnamen gagal memberikan ancaman berarti kepada lini belakang La Roja.
Kontrol Permainan Jadi Senjata Utama
Spanyol mengendalikan tempo pertandingan sejak menit awal hingga peluit akhir berbunyi. Argentina bahkan tidak mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran selama 120 menit pertandingan.
Keberhasilan tersebut melanjutkan performa impresif Spanyol pada babak gugur. Mereka juga tampil sabar saat mengalahkan Portugal 1-0 di babak 16 besar dan Belgia 2-1 pada perempat final.
Bek kanan Pedro Porro mengungkapkan keberhasilan timnya tidak lepas dari konsistensi menjalankan rencana permainan. Ia berkata, "Kami memiliki tim yang luar biasa. Kami berjuang sejak menit pertama dan sudah melakukannya sejak pertandingan melawan Cape Verde, ketika kami menguasai bola dan menciptakan peluang, hanya saja saat itu belum menghasilkan gol."
Porro juga menegaskan identitas permainan Spanyol tidak berubah sepanjang turnamen. Ia mengatakan, "Kami tetap setia pada gaya bermain kami, dan itu sangat jelas."
Rodri Jadi Pengatur Irama Permainan
Peran Rodri kembali menjadi faktor penting dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara. Gelandang Manchester City itu mengatur ritme permainan sekaligus menjadi penghubung antarlini dengan sangat efektif.
Penampilan konsistennya menghasilkan penghargaan adidas Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen. Rodri menilai keberhasilan Spanyol berasal dari kemampuan tim menguasai berbagai situasi pertandingan.
Ia mengatakan, "Saya rasa kami adalah tim yang paling mampu menghadapi berbagai situasi dalam pertandingan. Tekanan tinggi, penguasaan bola, serangan balik, hingga bola mati, dalam setiap aspek sepak bola, Spanyol adalah tim yang paling mampu mengendalikan permainan."
Ketika Rodri meningkatkan tempo permainan, seluruh rekan setim mengikuti ritmenya dengan disiplin. Organisasi tersebut membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan sepanjang turnamen.
Pertahanan Kokoh Antar Spanyol ke Puncak
Selain dominan dalam penguasaan bola, Spanyol juga tampil luar biasa saat bertahan. Mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang delapan pertandingan, sebuah rekor baru dalam sejarah Piala Dunia.
Kecepatan Lamine Yamal dan Nico Williams membuat serangan balik Spanyol tetap berbahaya meski lebih mengutamakan kontrol permainan. Perpaduan pertahanan solid dan transisi cepat menjadikan La Roja tampil sangat seimbang.
Pedro Porro mengakui seluruh pemain sudah yakin dengan kekuatan tim sejak awal kompetisi. Ia berkata, "Kami tahu kami tidak akan banyak kebobolan. Namun, kami juga yakin memiliki kemampuan untuk bersaing melawan siapa pun, dan akhirnya kami mendapatkan hadiah yang luar biasa."
Gelar Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola modern tidak selalu dimenangkan oleh tim paling agresif dalam menyerang. Spanyol justru mencapai puncak dunia melalui ketenangan, disiplin, dan kemampuan mengendalikan pertandingan dari awal hingga akhir.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 07:06Kylian Mbappe Runner-up Ballon d'Or 2026, Yamal Peringkat 3, Rodri 4, Messi 5
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 22:25Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 21:16Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 21:49Pelaku Curanmor Ditangkap usai Bawa Kabur Motor Warga Makan di Warteg
-
Liputan6 27 Oktober 2026 20:20Prabowo Sebut Ekonomi RI Terbesar ke-7 Dunia, Ini Data Lengkap IMF
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:44Sestama BNPB Dicecar KPK Soal Pengadaan Dana Bencana
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:12BRIN Punya 4 Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Riset Dipercepat
-
Liputan6 27 Oktober 2026 18:48Ada Demo Sumpah Pemuda Besok, TNI-Polri Kawal Jakarta
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383933/original/065244200_1793112698-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_13.09.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380240/original/081730400_1792661571-Screenshot_20261022_160052_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383849/original/084953800_1793105056-IMG_20261027_173154_121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383841/original/017191300_1793103340-IMG_0345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615998/original/074288400_1635414615-20211028-Aksi-Mahasiswa-Dan-Buruh-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-FANANI-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
