Review: Suarez Kumat, Italia Tamat
Editor Bolanet | 25 Juni 2014 01:05
- menghadapi dalam pertandingan matchday ketiga Grup D Piala Dunia 2014. Laga ini digelar di Arena das Dunas pada Selasa (24/06).
Italia hanya butuh hasil imbang untuk lolos, sementara Uruguay wajib menang. Laga ini diwarnai oleh ulah Suarez yang kembali menggigit lawan. Uruguay akhirnya bisa menang 1-0 lewat tandukan Diego Godin.
Laga hidup-mati ini berawal dengan tempo yang cenderung lambat. Italia lebih banyak menguasai bola namun memilih membangun serangan dengan sangat hati-hati.
Di sisi lain, Uruguay lebih banyak menunggu diserang dan segera melakukan serangan balik cepat. Hasilnya, laga berjalan dengan lambat dengan kedua tim lebih banyak mencoba menghentikan serangan lawan.
Pertarungan banyak terjadi di lini tengah meski terlihat bahwa para gelandang Italia lebih mendominasi. Namun para pemain Italia selalu kesulitan menembus rapatnya pertahanan Uruguay yang digalang dari lini tengah.
Italia sempat mengancam beberapa kali lewat pergerakan dan tembakan Mario Balotelli. Sementara itu, Uruguay mengancam lewat Luis Suarez, Edinson Cavani dan Martin Caceres. Namun hingga babak pertama berakhir, skor tanpa gol masih bertahan.
Tempo pertandingan pada babak kedua tidak banyak berubah. Kedua tim tak banyak menciptakan peluang meski bola selalu bergerak dari satu sisi ke sisi lain.
Petaka bagi Italia terjadi pada menit ke-59. Claudio Marchisio dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi saat mempertahankan bola dari gangguan Arevalo. Wasit Marco Rodriguez dari Meksiko memberikan kartu merah langsung kepada Marchisio.
Uruguay melihat kesempatan itu dan mulai lebih banyak melancarkan serangan. Meski demikian, lini pertahanan Italia masih terlalu tangguh untuk dijebol lewat serangan dari permainan terbuka.
Penyerang utama Uruguay Luis Suarez berulah lagi. Ia nampak mencoba menggigit pundak Giorgio Chiellini. Sebagai balasan, Chiellini menyikut gigi Suarez. Ulah Suarez ini nampaknya membuat konsentrasi Italia buyar.
Uruguay justru memperoleh gol mereka lewat tendangan pojok. Kapten tim Diego Godin menyambut tendangan Ramirez dan mengarahkannya ke gawang Gianluigi Buffon. 1-0 untuk Uruguay pada menit ke-81.
Meski terus menyerang, Italia gagal menyamakan kedudukan hingga laga berakhir. Dengan hasil ini Uruguay lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup D, di belakang Kosta Rika.
Susunan pemain Italia: Buffon, Darmian, Barzagli, Bonucci, Chiellini, De Sciglio, Marchisio, Verratti (Motta, 75'), Pirlo, Immobile (Cassano, 71'), Balotelli (Parolo, 46').
Susunan pemain Uruguay: Muslera, Caceres, Gimenez, Godin, A. Pereira (Stuani, 63'), Gonzalez, Rios, Lodeiro (M Pereira, 46'), Rodriguez (Ramirez, 78'), Cavani, Suarez. (bola/hsw)
Italia hanya butuh hasil imbang untuk lolos, sementara Uruguay wajib menang. Laga ini diwarnai oleh ulah Suarez yang kembali menggigit lawan. Uruguay akhirnya bisa menang 1-0 lewat tandukan Diego Godin.
Laga hidup-mati ini berawal dengan tempo yang cenderung lambat. Italia lebih banyak menguasai bola namun memilih membangun serangan dengan sangat hati-hati.
Di sisi lain, Uruguay lebih banyak menunggu diserang dan segera melakukan serangan balik cepat. Hasilnya, laga berjalan dengan lambat dengan kedua tim lebih banyak mencoba menghentikan serangan lawan.
Pertarungan banyak terjadi di lini tengah meski terlihat bahwa para gelandang Italia lebih mendominasi. Namun para pemain Italia selalu kesulitan menembus rapatnya pertahanan Uruguay yang digalang dari lini tengah.
Italia sempat mengancam beberapa kali lewat pergerakan dan tembakan Mario Balotelli. Sementara itu, Uruguay mengancam lewat Luis Suarez, Edinson Cavani dan Martin Caceres. Namun hingga babak pertama berakhir, skor tanpa gol masih bertahan.
Tempo pertandingan pada babak kedua tidak banyak berubah. Kedua tim tak banyak menciptakan peluang meski bola selalu bergerak dari satu sisi ke sisi lain.
Petaka bagi Italia terjadi pada menit ke-59. Claudio Marchisio dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi saat mempertahankan bola dari gangguan Arevalo. Wasit Marco Rodriguez dari Meksiko memberikan kartu merah langsung kepada Marchisio.
Uruguay melihat kesempatan itu dan mulai lebih banyak melancarkan serangan. Meski demikian, lini pertahanan Italia masih terlalu tangguh untuk dijebol lewat serangan dari permainan terbuka.
Penyerang utama Uruguay Luis Suarez berulah lagi. Ia nampak mencoba menggigit pundak Giorgio Chiellini. Sebagai balasan, Chiellini menyikut gigi Suarez. Ulah Suarez ini nampaknya membuat konsentrasi Italia buyar.
Uruguay justru memperoleh gol mereka lewat tendangan pojok. Kapten tim Diego Godin menyambut tendangan Ramirez dan mengarahkannya ke gawang Gianluigi Buffon. 1-0 untuk Uruguay pada menit ke-81.
Meski terus menyerang, Italia gagal menyamakan kedudukan hingga laga berakhir. Dengan hasil ini Uruguay lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup D, di belakang Kosta Rika.
Susunan pemain Italia: Buffon, Darmian, Barzagli, Bonucci, Chiellini, De Sciglio, Marchisio, Verratti (Motta, 75'), Pirlo, Immobile (Cassano, 71'), Balotelli (Parolo, 46').
Susunan pemain Uruguay: Muslera, Caceres, Gimenez, Godin, A. Pereira (Stuani, 63'), Gonzalez, Rios, Lodeiro (M Pereira, 46'), Rodriguez (Ramirez, 78'), Cavani, Suarez. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Italia Membuka Siklus Baru
Piala Eropa 25 September 2026, 12:18
-
Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 14:08
LATEST UPDATE
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




