Review: Uruguay Lengkapi Kuota Piala Dunia 2014
Editor Bolanet | 21 November 2013 08:27
- Sesuai perkiraan awal, langkah wakil Amerika Selatan ke Piala Dunia 2014 tak terhadang. Pasukan Oscar Tabarez bermain 0-0 kala menjamu duta Asia di inter-confederation play-off leg kedua dan lolos dengan agregat 5-0. La Celeste pun menjadi tim terakhir, tim ke-32, yang memastikan diri tampil di Brasil tahun depan.
Bermodal kemenangan telak lima gol tanpa balas dari leg pertama di Amman, Uruguay meladeni Yordania di Estadio Centenario, Kamis (21/11). Mengincar kemenangan demi kesempurnaan, Uruguay ternyata hanya sanggup bermain imbang tanpa gol. Namun, itu sudah cukup bagi sang juara dunia 1930 dan 1950 untuk melenggang ke putaran utama.
Dengan agregat sementara yang demikian telak, sebenarnya Uruguay sudah berada di atas angin, tetapi Tabarez meminta pasukannya tetap bermain optimal. Starting line-up racikan tabarez pun bahkan tak mengalami banyak perubahan dari laga sebelumnya.
Pemain-pemain inti semacam mesin gol Liverpool Luis Suarez dan bomber PSG Edinson Cavani tetap dimainkan sejak menit awal. Hanya saja, Yordania tak mau menyerah begitu saja.
Yordania paham bahwa peluang lolos ke Brasil ibarat mimpi usai dibantai di kandang sendiri. Mereka pun bermain lepas, tanpa beban, jauh lebih baik, dan membuat Uruguay frustrasi sepanjang laga.
Lini tengah dan barisan pertahanan Yordania tampil heroik dalam laga ini. Kalah telak penguasaan bola hingga 62,8%, Yordania dikurung dan diserang habis-habisan. Namun, tak ada satu gol pun yang bersarang di gawang mereka.
Enam sampai tujuh pemain turun bertahan setiap kali diserang. Brasil sudah bukan target mereka lagi, melainkan hasil positif atau bahkan kemenangan bersejarah di Montevidieo, di mana Uruguay belum pernah kalah sejak Oktober 2009, meski cuma dengan skor tipis 1-0. Sayang, counter attack Yordania pun tak membuahkan hasil. Skor 0-0 bertahan hingga wasit Jonas Eriksson asal Swedia meniup peluit panjang.
Yordania sukses menghindari kekalahan kedua. Sementara itu, Uruguay lolos ke Piala Dunia 2014 menyusul tuan rumah Brasil serta Jepang, Australia, Iran, Korea Selatan, Belanda, Italia, Kosta Rika, Amerika Serikat, Argentina, Belgia, Swiss, Jerman, Kolombia, Rusia, Bosnia, Inggris, Spanyol, Chile, Ekuador, Honduras, Nigeria, Pantai Gading, Kamerun, Ghana, Algeria, Yunani, Kroasia, Portugal, Prancis dan Meksiko.
Silva; M Pereira, Lugano, Godin (kuning 90'), Caceres; Stuani (Forlan 60'), Arevalo, Lodeiro (Ramirez 60'), Rodriguez; Suarez, Cavani (Hernandez 81').
Mohamad; Oday (kuning 56'), Mohammad (kuning 19'), Shadi, Ahmad (Bawab 89'); Sharif, Tareq, Aljamal (Bani Ateyah 59'), Adnan (kuning 22'); Saleh, Abdallah (Rawashdeh 86').
Statistik Uruguay - Yordania
Bermodal kemenangan telak lima gol tanpa balas dari leg pertama di Amman, Uruguay meladeni Yordania di Estadio Centenario, Kamis (21/11). Mengincar kemenangan demi kesempurnaan, Uruguay ternyata hanya sanggup bermain imbang tanpa gol. Namun, itu sudah cukup bagi sang juara dunia 1930 dan 1950 untuk melenggang ke putaran utama.
Dengan agregat sementara yang demikian telak, sebenarnya Uruguay sudah berada di atas angin, tetapi Tabarez meminta pasukannya tetap bermain optimal. Starting line-up racikan tabarez pun bahkan tak mengalami banyak perubahan dari laga sebelumnya.
Pemain-pemain inti semacam mesin gol Liverpool Luis Suarez dan bomber PSG Edinson Cavani tetap dimainkan sejak menit awal. Hanya saja, Yordania tak mau menyerah begitu saja.
Yordania paham bahwa peluang lolos ke Brasil ibarat mimpi usai dibantai di kandang sendiri. Mereka pun bermain lepas, tanpa beban, jauh lebih baik, dan membuat Uruguay frustrasi sepanjang laga.
Lini tengah dan barisan pertahanan Yordania tampil heroik dalam laga ini. Kalah telak penguasaan bola hingga 62,8%, Yordania dikurung dan diserang habis-habisan. Namun, tak ada satu gol pun yang bersarang di gawang mereka.
Enam sampai tujuh pemain turun bertahan setiap kali diserang. Brasil sudah bukan target mereka lagi, melainkan hasil positif atau bahkan kemenangan bersejarah di Montevidieo, di mana Uruguay belum pernah kalah sejak Oktober 2009, meski cuma dengan skor tipis 1-0. Sayang, counter attack Yordania pun tak membuahkan hasil. Skor 0-0 bertahan hingga wasit Jonas Eriksson asal Swedia meniup peluit panjang.
Yordania sukses menghindari kekalahan kedua. Sementara itu, Uruguay lolos ke Piala Dunia 2014 menyusul tuan rumah Brasil serta Jepang, Australia, Iran, Korea Selatan, Belanda, Italia, Kosta Rika, Amerika Serikat, Argentina, Belgia, Swiss, Jerman, Kolombia, Rusia, Bosnia, Inggris, Spanyol, Chile, Ekuador, Honduras, Nigeria, Pantai Gading, Kamerun, Ghana, Algeria, Yunani, Kroasia, Portugal, Prancis dan Meksiko.
Silva; M Pereira, Lugano, Godin (kuning 90'), Caceres; Stuani (Forlan 60'), Arevalo, Lodeiro (Ramirez 60'), Rodriguez; Suarez, Cavani (Hernandez 81').
Mohamad; Oday (kuning 56'), Mohammad (kuning 19'), Shadi, Ahmad (Bawab 89'); Sharif, Tareq, Aljamal (Bani Ateyah 59'), Adnan (kuning 22'); Saleh, Abdallah (Rawashdeh 86').
Statistik Uruguay - Yordania
Ball possession: 62,8% - 37,2%
Shots: 12 - 3
Shots on target: 3 - 1. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rating Pemain Liverpool usai Tekuk Brighton: Alexander Isak 9
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 06:01
-
Man of the Match Liverpool vs Brighton: Ronald Araujo
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:43
-
Hasil Liverpool vs Brighton: The Reds Menang 2-0, Pangkas Jarak di Papan Atas
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:00
-
Hasil Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Dibantai 0-3 di Old Trafford
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




