Roberto Mancini Bidik Trofi Baru Bersama Italia, Ingin Azzurri Kembali Disukai Publik
Aga Deta | 30 Juli 2026 12:22
Bola.net - Roberto Mancini kembali memimpin tim nasional Italia dengan target mengembalikan Azzurri ke jalur kemenangan. Pelatih berusia 61 tahun itu mengaku masih bermimpi mempersembahkan trofi setelah menerima kembali kepercayaan menangani negaranya.
Mancini diperkenalkan sebagai pengganti Gennaro Gattuso yang mundur usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia pernah menangani Italia pada periode 2018 hingga 2023 dan mempersembahkan gelar Euro 2020.
Federasi Sepak Bola Italia memilih Mancini dibandingkan Antonio Conte untuk memimpin proyek baru tim nasional. Ia pun menandatangani kontrak berdurasi empat tahun guna membangun kembali kekuatan Italia.
Italia kini berusaha bangkit setelah absen pada tiga edisi Piala Dunia terakhir. Mancini diharapkan mampu membawa Gli Azzurri kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola internasional.
Mancini Ingin Italia Kembali Menjadi Tim Juara

Mancini menegaskan dirinya masih memiliki ambisi besar bersama Italia. Ia berharap dapat kembali mempersembahkan gelar dan mengembalikan mental juara ke dalam skuad Azzurri.
Menurutnya, kemenangan harus menjadi budaya yang kembali melekat di tim nasional. Karena itu, ia ingin membangun fondasi yang kuat sejak awal masa kepemimpinannya.
"Saya berharap bisa memenangkan satu trofi lagi, atau mungkin dua trofi," ujar Mancini.
"Target saya adalah memastikan tim ini segera kembali ke jalur kemenangan," lanjut Mancini.
Mancini Yakin Italia Memiliki Banyak Pemain Muda Bertalenta

Mancini percaya Italia masih memiliki banyak pemain muda yang menjanjikan. Ia ingin memberikan kesempatan kepada mereka agar mampu berkembang dan membawa perubahan bagi tim nasional.
Selain membangun kekuatan di atas lapangan, Mancini juga ingin mengembalikan hubungan emosional antara tim nasional dan para pendukung. Menurutnya, Italia harus kembali menjadi tim yang dicintai publik.
"Saya akan memastikan tim ini tampil begitu baik sehingga para suporter kembali jatuh cinta kepada mereka," kata Mancini.
"Saya yakin Italia memiliki banyak pemain muda berbakat. Yang kami perlukan hanyalah memberi mereka kepercayaan dan kesempatan bermain," tambah Mancini.
Mancini Siap Hadapi Ujian Berat Bersama Italia

Laga pertama Mancini pada periode keduanya akan berlangsung di UEFA Nations League melawan Belgia di Roma pada 25 September. Tiga hari kemudian, Italia akan menghadapi Turki sebelum bertandang ke markas Prancis yang kini dilatih Zinedine Zidane.
Rangkaian pertandingan tersebut diyakini menjadi ujian awal bagi proyek baru Italia. Mancini ingin melihat sejauh mana kemampuan tim sekaligus mengetahui aspek yang masih perlu diperbaiki.
"Pertandingan-pertandingan itu akan sangat penting," ujar Mancini.
"Kami akan langsung mengetahui kekuatan kami dan bagian mana yang masih harus kami tingkatkan," tutup Mancini.
Sumber: Flashscore
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leon Goretzka Tawarkan Diri ke Barcelona, Respons Klub Tak Terduga
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 11:52
-
Ruben Amorim Minta AC Milan Rekrut Pierre-Emile Hojbjerg, Ada Syaratnya
Liga Italia 30 Juli 2026, 09:22
LATEST UPDATE
-
Apakah Bradley Barcola Layak Dihargai Sangat Mahal?
Liga Inggris 30 Juli 2026, 12:52
-
Liverpool Taklukkan Wrexham 1-0, Rio Ngumoha Jadi Pahlawan The Reds
Liga Inggris 30 Juli 2026, 12:35
-
Leon Goretzka Tawarkan Diri ke Barcelona, Respons Klub Tak Terduga
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 11:52
-
Persib Vs Tampines Rovers: Mariano Peralta Dipastikan Masih Absen
Bola Indonesia 30 Juli 2026, 09:52
-
Ruben Amorim Minta AC Milan Rekrut Pierre-Emile Hojbjerg, Ada Syaratnya
Liga Italia 30 Juli 2026, 09:22
-
Dari Lapangan Langsung Nongkrong? Grooming Pria Kini Makin Praktis
Lain Lain 30 Juli 2026, 09:15
-
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Piala Dunia 30 Juli 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16










