Ronald Koeman Tak Sesali Pergantian Pemainnya Usai Belanda Gagal Kalahkan Jepang
Aga Deta | 15 Juni 2026 14:36
Bola.net - Ronald Koeman tetap membela keputusan taktik dan pergantian pemainnya setelah Belanda gagal mempertahankan keunggulan saat ditahan Jepang 2-2 pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Hasil tersebut membuat De Oranje harus puas berbagi angka meski sempat dua kali memimpin pertandingan.
Belanda unggul lebih dulu melalui gol kapten Virgil van Dijk pada babak kedua. Jepang kemudian menyamakan kedudukan lewat Keito Nakamura sebelum Crysencio Summerville kembali membawa De Oranje memimpin.
Keunggulan itu kembali sirna menjelang akhir laga ketika Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang untuk Jepang. Gol tersebut lahir setelah Jepang meningkatkan tekanan dan memanfaatkan situasi di depan gawang Belanda.
Koeman sempat melakukan tiga pergantian pemain setelah gol Summerville pada menit ke-64. Meski perubahan itu dianggap membuat Belanda kehilangan kendali permainan, sang pelatih menolak menyalahkan keputusannya.
Tidak Menyesali Pergantian Pemain
Belanda melakukan sejumlah perubahan ketika unggul 2-1, termasuk menarik keluar Summerville dan memasukkan beberapa pemain baru. Koeman juga menambah satu bek tengah untuk memperkuat pertahanan pada fase akhir pertandingan.
Namun, Jepang justru mampu mengambil inisiatif permainan dan mencetak gol penyeimbang menjelang laga berakhir. Koeman menilai masalah utama bukan terletak pada taktik, melainkan buruknya pertahanan timnya dalam beberapa momen penting.
"Masalah juga terjadi pada tekanan di area sayap. Jadi jika melihat pertandingan ini, kedua gol yang kami kebobolan terjadi karena kami tidak bertahan dengan baik," ujar Koeman.
"Sepak bola memang lucu karena setelah Jepang mencetak gol kedua, mereka juga mulai bertahan. Jadi kami sebenarnya masih bisa mencetak gol ketiga. Karena itu saya tidak menyesali keputusan yang saya ambil," tegas Koeman.
Belanda Harus Terus Berkembang
Koeman mengakui timnya belum menampilkan performa terbaik saat menghadapi Jepang. Menurutnya, Belanda masih memiliki banyak ruang untuk berkembang seiring berjalannya turnamen.
Pelatih berusia 63 tahun itu juga menilai banyak pihak masih meremehkan kualitas Jepang. Ia menegaskan pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa lawan dari Asia itu tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Tentu saja kami bisa bermain lebih baik dan kami harus terus berkembang selama turnamen berlangsung," kata Koeman.
"Ini jelas bukan performa terbaik kami. Tentu saja kami lebih memilih memenangkan pertandingan pertama dan kami memang mengharapkannya," imbuh Koeman.
Sumber: Flashscore
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Sebulan Bersama, Michael Carrick Jatuh Hati dengan Permainan Andrey Santos
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 16:30
-
AC Milan Tolak Penawaran Fenerbahce untuk Rafael Leao
Liga Italia 3 Agustus 2026, 16:00
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
Waduh, Bayern Munchen Ingin Bajak Benjamin Sesko dari MU?
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
10 Transfer Besar yang Sudah Terjadi di La Liga Awal Musim 2026/2027
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 00:18
-
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Hancurkan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 22:29
-
Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Vietnam: Garuda Tertinggal 0-2
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 21:21
-
Ferran Torres Diburu Tottenham dan PSG, Barcelona Pasang Harga Rp1 Triliun
Liga Spanyol 3 Agustus 2026, 21:12
-
MU Tidak Perlu Beli Striker Baru, Karena Sudah Ada Bryan Mbeumo!
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 21:00
-
Franco Mastantuono Pilih Serie A, AC Milan dan Fiorentina Tunggu Keputusan
Liga Italia 3 Agustus 2026, 20:55
-
Manchester United Juara EPL 2026/2027? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 20:40
-
Manchester United Lepaskan Wonderkid Tajamnya di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16










