Samuel Etoo Minta Maaf Usai Terlibat Keributan dengan suporter di Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 7 Desember 2022 03:41
Bola.net - Mantan Penyerang timnas Kamerun, Samuel Eto’o meminta maaf terkait keributan dengan salah satu suporter di Qatar. Eto’o terekam kamera menyerang seorang pria di luar Stadion 974 setelah laga Brasil versus Korea Selatan pada Selasa (6/12/2022).
Eto’o yang saat ini menjabat sebagai presiden Federasi Sepak Bola Kamerun itu awalnya melakukan foto dengan beberapa fansnya. Namun Eto’o terlihat menghampiri seorang pria yang memegang video kamera.
Sempat ditahan, Eto’o yang terlanjur kesal melepaskan diri dan langsung menyerang pria tersebut. Eto’o tampak menyerang pria yang diduga merupakan fans Aljazair tersebut dengan lututnya.
Atas insiden tersebut, mantan pemain Barcelona ini meminta maaf kepada public melalui akun media sosialnya. “Saya meminta maaf kepada publik atas insiden yang tidak menguntungkan ini." ujar Eto’o dikutip dari BBC.
Kehilangan Kesabaran

Setelah beredar video penyerangan di media sosial, Samuel Eto’o meminta maaf atas kejadian tersebut. Eto’o mengaku kehilangan kesabaran sehingga melakukan penyerangan tersebut.
Eto’o menjelaskan bahwa dirinya diprovokasi oleh pria yang diserangnya. Menurut Eto’o, pria tersebut diduga fans Aljazair yang tidak terima dengan kekalahan di babak play-off Piala Dunia 2022 saat melawan Kamerun.
“Saya ingin meminta maaf karena kehilangan kesabaran dan bereaksi dengan cara yang tidak sesuai dengan kepribadian saya," terang Eto’o di Twitter pribadinya.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Menjadi Sasaran Hinaan

Samuel Eto’o mengaku dirinya menjadi salah satu orang yang diincar setelah Aljazair dikalahkan Kamerun dalam perebutan tiket Piala Dunia 2022. Menurutnya, Aljazair tidak terima dengan kekalahan tersebut hingga meminta tayangan ulang gol Kamerun di laga tersebut.
“Memang sejak pertandingan Kamerun-Aljazair, saya menjadi sasaran hinaan dan tuduhan kecurangan tanpa bukti. Saya berjanji untuk terus melawan provokasi tanpa henti dan pelecehan setiap hari dari beberapa pendukung Aljazair," ujar Eto’o.
Tak hanya dirinya, Eto’o juga menerangkan bahwa fans Kamerun juga ikut diganggu saat mendukung timnya di Piala Dunia 2022. "Selama Piala Dunia ini, suporter Kamerun dilecehkan dan direcoki oleh warga Aljazair dengan topik yang sama," tambah Eto’o.
Sumber: BBC
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
LATEST UPDATE
-
Arsenal Kembali Menang, Arteta Kirim Pesan Tegas ke Para Pesaing
Liga Inggris 1 Februari 2026, 14:02
-
Kapan Bursa Transfer Januari 2026 Ditutup? Simak Jadwal Lengkapnya
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:51
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Rayo Vallecano: La Liga Live Streaming di Vidio
Liga Spanyol 1 Februari 2026, 11:32
-
Tempat Menonton Tottenham vs Man City: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:21
-
Tempat Menonton Man United vs Fulham: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:16
-
5 Superstar 'Tak Tersentuh' Versi Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Februari 2026, 10:26
-
Tempat Menonton Borneo vs PSIM Hari Ini: BRI Super League Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 1 Februari 2026, 10:03
-
Bukayo Saka Absen Mendadak, Arteta Ungkap Kondisi Winger Arsenal
Liga Inggris 1 Februari 2026, 09:54
-
Persija di Tengah Atensi Gubernur Jakarta: Bentuk Dukungan atau Intervensi?
Bola Indonesia 1 Februari 2026, 09:38
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30










