Scholes: Kelemahan Inggris Ada di Lini Belakang
Editor Bolanet | 21 Juni 2014 00:02
- Paul Scholes menyatakan bahwa kegagalan di Piala Dunia 2014 sejauh ini disebabkan oleh rapuhnya lini belakang. Inggris memang kalah dalam dua pertandingan awal Piala Dunia kali ini, Melawan dan .
Scholes mengatakan bahwa semua orang di Inggris sudah tahu mengenai kelemahan itu sejak sebelum Piala Dunia. Scholes juga enggan menyalahkan Steven Gerrard atas terciptanya gol kedua Uruguay.
Ketika berangkat ke Piala Dunia, kita semua sudah khawatir lini belakang kita akan selalu kebobolan dalam setiap pertandingan. Sekarang semua sudah terbukti. Kita juga tak bisa menyalahkan Gerrard dalam gol kedua Luis Suarez. Para defender yang tidak bisa mencium datangnya bahaya, terang Scholes kepada Paddy Power.
Scholes juga melihat adanya perkembangan dalam permainan Inggris. Ia merasa Roy Hodgson harus memilih bek sayap yang bisa membantu pertahanan dengan baik.
Roy sudah hampir menemukan formula yang terbaik. Tapi dia butuh dua bek tengah muda yang punya keberanian untuk memainkan bola, kadang juga maju ke tengah. Inggris juga butuh bek sayap yang bisa bertahan dengan baik, imbuhnya. (bts/hsw)
Scholes mengatakan bahwa semua orang di Inggris sudah tahu mengenai kelemahan itu sejak sebelum Piala Dunia. Scholes juga enggan menyalahkan Steven Gerrard atas terciptanya gol kedua Uruguay.
Ketika berangkat ke Piala Dunia, kita semua sudah khawatir lini belakang kita akan selalu kebobolan dalam setiap pertandingan. Sekarang semua sudah terbukti. Kita juga tak bisa menyalahkan Gerrard dalam gol kedua Luis Suarez. Para defender yang tidak bisa mencium datangnya bahaya, terang Scholes kepada Paddy Power.
Scholes juga melihat adanya perkembangan dalam permainan Inggris. Ia merasa Roy Hodgson harus memilih bek sayap yang bisa membantu pertahanan dengan baik.
Roy sudah hampir menemukan formula yang terbaik. Tapi dia butuh dua bek tengah muda yang punya keberanian untuk memainkan bola, kadang juga maju ke tengah. Inggris juga butuh bek sayap yang bisa bertahan dengan baik, imbuhnya. (bts/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
-
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 09:33
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











