Termasuk Kekalahan Argentina dari Arab Saudi, Ini 5 Kejutan Terbesar di Piala Dunia
Serafin Unus Pasi | 23 November 2022 19:37
Bola.net - Bola itu bundar. Kalimat ini kerap dilontarkan untuk menanggapi adanya kejutan di lapangan hijau. Kalimat ini jugalah yang banyak diucapkan orang menanggapi kekalahan Argentina dari Arab Saudi.
Hasil laga tersebut memang mengejutkan. Tak ada satupun parameter statistik yang mengunggulkan Arab Saudi dari Argentina pada laga tersebut. Namun, ternyata bola memang bundar. Arab Saudi sukses mengalahkan Argentina dengan skor 2-1.
Suka Arab Saudi dan duka Argentina sendiri disebut sebagai salah satu kejutan terbesar di sepak bola. Hal ini berdasar perhitungan laman Gracenote, anak lembaga survei Nielsen.
Gracenote menyebut, secara statistik, peluang kemenangan Arab Saudi pada laga kontra Argentina hanya sekitar delapan persen. Ini yang membuat kemenangan ini -secara statistik- sebagai sebuah kejutan.
Selain hasil tersebut, ada hasil sejumlah laga lain -yang dalam perhitungan statistik Gracenote- merupakan kejutan-kejutan terbesar di Piala Dunia.
Laga-laga mana saja yang menjadi kejutan terbesar sepanjang gelaran Piala Dunia? Ini lima di antara mereka.
Ghana vs Republik Ceko - Piala Dunia 2006 - 13,9%
Di peringkat kelima dalam daftar lima kejutan terbesar Piala Dunia ada hasil laga antara Ghana dan Republik Ceko. Menurut Gracenote, peluang hasil ini terjadi ada di angka 13,9 persen.
Ghana dan Ceko tergabung di Grup E Piala Dunia 2006. Pertemuan antara kedua tim ini terjadi pada matchday kedua, 17 Juni 2006.
Dalam laga tersebut, Ghana -yang menelan kekalahan pada laga pertama kontra Italia- sama sekali tak diunggulkan. Terlebih, Ceko berstatus sebagai tim kuda hitam pada turnamen ini.
Namun, pada laga tersebut, Ghana justru mampu unggul cepat, pada menit kedua, melalui Asamoah Gyan. Kemudian, 80 menit berselang, giliran Sulley Muntari mengunci kemenangan mereka.
Ghana sendiri kemudian lolos ke Babak 16 Besar, menemani Italia yang berstatus juara grup. Sementara, Ceko harus rela langkah mereka terhenti di fase grup.
Aljazair vs Jerman Barat - Piala Dunia 1982 - 13,2%
Aljazair harus memulai langkah mereka di Piala Dunia 1982 dengan menghadapi lawan berat. Jerman Barat yang akan menjadi lawan mereka di laga perdana Grup 2 Piala Dunia 1982 merupakan salah satu kekuatan raksasa di lapangan hijau saat itu.
Namun, hasil yang tersaji di El Molinon, Gijon ini memang tak sesuai prediksi banyak pihak. Aljazair justru sukses mengalahkan Jerman Barat dua gol tanpa balas. Dua gol Aljazair para laga tersebut dicetak Rabah Mustapha Madjer dan Lakhdar Belloumi. Sementara, gol Jerman Barat diceploskan Karl-Heinz Rummenigge.
Kendati sukses meraih kemenangan pada laga tersebut, Aljazair tetap tidak lolos dari fase grup. Mereka hanya berada di peringkat ketiga klasemen akhir Grup 2. Selisih gol memasukkan dan kemasukan mereka kalah dari Jerman Barat dan Austria.
Sementara, Jerman Barat sukses melaju ke partai final. Namun, pada babak tersebut mereka harus menelan kekalahan 1-3 dari Italia.
Swiss vs Spanyol - Piala Dunia 2010 - 10,3%
Swiss mungkin tak menyangka harus bertemu Spanyol pada partai perdana mereka di Piala Dunia 2010. Pasalnya, kendati sama-sama tergabung di Grup H, kekuatan kedua tim ini di atas kertas bisa dibilang jomplang.
Jomplangnya kekuatan kedua tim ini juga tampak jelas di lapangan. Spanyol sukses mendominasi permainan dan mendikte Swiss. Namun, Swiss lah yang justru mampu meraih kemenangan pada pertandingan ini. Gol Gelson Fernandes pada menit 52 cukup untuk mengunci kemenangan 1-0 mereka dari Tim Matador,
Namun, hanya itulah kejutan Swiss di Piala Dunia 2010. Dalam dua laga selanjutnya, berturut-turut mereka kalah 0-1 dari Chile dan bermain imbang tanpa gol dengan Honduras.
Swiss sendiri harus puas langkah mereka terhenti di fase grup. Sementara, Spanyol terus melaju hingga akhirnya memenangi edisi Piala Dunia ini.
Amerika Serikat vs Inggris - Piala Dunia 1950 - 9,5%
Kejutan besar lain terjadi pada laga antara Inggris dan Amerika Serikat di Piala Dunia 1950. Waktu itu, Amerika sukses mengalahkan Inggris, yang dipandang sebagai salah satu kekuatan mapan di sepak bola dunia.
Hebatnya lagi, pada ajang ini, skuad Amerika Serikat berstatus semiprofesional. Ini yang membuat mereka kian tak diunggulkan pada laga kontra Inggris.
Dalam laga tersebut, Inggris tampil mendominasi. Namun, justru Amerika yang mampu mencetak gol. Sundulan Joey Gaetjens pada menit 38 sudah cukup untuk menyegel kemenangan Amerika.
Namun, kendati meraih kemenangan pada laga ini, Amerika hanya mampu menjadi juru kunci Grup 2. Sementara, Inggris sendiri menempati peringkat kedua di grup tersebut, di bawah Spanyol.
Arab Saudi vs Argentina - Piala Dunia 2022 - 8,7%
Kejutan terbesar sejauh ini terjadi pada Piala Dunia 2022. Kejutan ini tersaji pada laga antara Arab Saudi dan Argentina.
Arab Saudi sama sekali tak diunggulkan pada laga ini. Terlebih lagi, Argentina merupakan salah satu tim yang diunggulkan untuk memenangi turnamen ini.
Seperti sudah diduga, Argentina mendominasi pada laga ini. Bahkan, baru sepuluh menit laga berjalan, Tim Tango sudah unggul melalui sepakan penalti bintang mereka, Lionel Messi.
Namun, Arab Saudi justru mampu membalikkan keadaan. Mereka berbalik unggul melalui gol-gol Saleh Al-Shehri dan Salem Al-Dawsari. Keunggulan Arab Saudi ini pun bertahan sampai akhir laga.
Saat ini, Arab Saudi memimpin klasemen sementara Grup C. Sementara, Argentina berada di dasar klasemen sementara.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Alex Martins Belum Pasti Bela Persebaya di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 20:24
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

