Thomas Tuchel Blak-blakan Soal Trent Alexander-Arnold: Harus Legowo Dicoret dari Timnas Inggris

Richard Andreas | 27 Maret 2026 10:31
Thomas Tuchel Blak-blakan Soal Trent Alexander-Arnold: Harus Legowo Dicoret dari Timnas Inggris
Pemain Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, saat pertandingan La Liga melawan Girona, Minggu (30/11/2025). (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Thomas Tuchel memberikan penjelasan terbuka mengenai nasib Trent Alexander-Arnold di tim nasional Inggris. Bek Real Madrid itu kembali tidak masuk dalam skuad terbaru, sebuah keputusan yang langsung memicu perbincangan luas.

Pelatih asal Jerman tersebut mengakui bahwa keputusan meninggalkan pemain dengan profil seperti Alexander-Arnold tentu menimbulkan perhatian publik. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni didasarkan pada pertimbangan olahraga.

Advertisement

Situasi ini menjadi pukulan bagi Alexander-Arnold, terutama menjelang persiapan Inggris menuju Piala Dunia. Posisi bek kanan di skuad The Three Lions saat ini menjadi salah satu sektor paling kompetitif.

1 dari 3 halaman

Tuchel Jelaskan Percakapan Langsung dengan Alexander-Arnold

Tuchel Jelaskan Percakapan Langsung dengan Alexander-Arnold

Pemain Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, menendang bola dalam leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Thomas Tuchel mengungkap bahwa ia telah berbicara langsung dengan Trent Alexander-Arnold untuk menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Percakapan itu disebut sebagai diskusi yang tidak mudah, mengingat ekspektasi besar terhadap pemain berusia 27 tahun tersebut.

Bek Real Madrid itu kini menghadapi situasi sulit di tim nasional. Dalam hierarki bek kanan Inggris, ia bahkan disebut berada di urutan ketujuh dalam persaingan posisi tersebut.

Berbicara kepada media menjelang laga uji coba Inggris melawan Uruguay, Tuchel menjelaskan bagaimana ia menyampaikan keputusan itu kepada sang pemain.

"Saya tahu keputusan mencoret pemain seperti Trent akan menimbulkan banyak pembicaraan," kata Tuchel.

"Kami melakukan panggilan telepon. Saya mencoba menjelaskan situasinya, tetapi dia harus menerimanya."

"Ini hanya sebuah pilihan. Pilihan olahraga dan pilihan yang sulit. Mungkin juga pilihan yang terasa keras. Bahkan sampai tingkat tertentu bisa terasa tidak adil, tetapi keputusan seperti ini memang harus diambil."

2 dari 3 halaman

Persaingan Ketat di Posisi Bek Kanan Inggris

Dalam skuad terbaru yang berisi 35 pemain, Tuchel memilih mempercayakan sisi kanan pertahanan kepada Tino Livramento, Djed Spence, dan Ben White.

Keputusan ini semakin mempersempit peluang Alexander-Arnold untuk kembali masuk tim nasional.

Situasi tersebut terjadi bahkan ketika Reece James sedang mengalami cedera. Sementara itu, dua nama berpengalaman seperti Kyle Walker dan Kieran Trippier juga sudah tidak lagi menjadi bagian dari rencana tim nasional.

Tuchel juga menjelaskan alasan memanggil Ben White ketika Jarell Quansah harus mundur dari skuad. Menurutnya, performa White dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi faktor utama.

"Pilihan saya jatuh kepada Ben White karena saya melihatnya bermain di final piala liga melawan Man City," ujar Tuchel.

"Dia juga bermain di pertandingan Liga Champions sebelumnya dan langsung kembali ke performa terbaiknya. Itu memberi saya kesempatan untuk bertemu dengannya secara langsung dan melihat bagaimana interaksinya dengan tim."

3 dari 3 halaman

Tuchel Prioritaskan Pemain yang Sudah Tampil Baik

Pelatih Inggris itu juga menegaskan bahwa ia ingin mempertahankan pemain yang telah menunjukkan performa positif dalam beberapa jeda internasional sebelumnya. Hal ini membuat Alexander-Arnold semakin sulit menembus skuad utama.

Sejak Tuchel menangani tim nasional Inggris, Alexander-Arnold hanya mencatat satu penampilan singkat sebagai pemain pengganti. Penampilan tersebut terjadi dalam laga melawan Andorra pada Juni tahun lalu.

Kini, setelah empat kali berturut-turut tidak masuk skuad, masa depan internasional Alexander-Arnold memasuki titik yang mengkhawatirkan. Hal ini terjadi meski ia tetap menjadi pilihan utama di Real Madrid sejak pindah ke Santiago Bernabeu.

LATEST UPDATE