'Tiki-taka Cuma Versi Eropa Jogo Bonito'
Editor Bolanet | 10 Juni 2014 11:58
- Jairzinho, salah seorang legenda sepakbola Brasil di Piala Dunia, mengomentari filosofi sepakbola tiki-taka yang diusung oleh , hingga akhirnya sukses menjadi juara dunia tahun 2010 silam.
Menurutnya, tiki-taka tak lebih dari versi Eropa permainan indah khas Brasil yang disebut jogo bonito. Filosofi milik Spanyol lebih berkembang, berkat bantuan pemain negeri Samba yang berkarir di ERopa, demikian menurut Jairzinho.
Saya suka tiki-taka! Itu luar biasa! Para pemain Brasil harus disalahkan karena itu karena kami banyak mengirim pemain terbaik kami seperti Bebeto, Romario, Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, ke Eropa. Orang Spanyol menyempurnakannya dari sisi teknis dan kini mereka punya striker Brasil yang akan mencetak gol melawan Brasil, tutur Jairzinho pada AS.
Itu (Tiki-taka-red) adalah versi Eropa dari jogo bonito. Para pelatih di Spanyol mampu mengembangkannya berkat para pemain Brasil yang ada di Eropa. Anda harus memberi pujian atas revolusi ini, pungkasnya.
Brasil terakhir kali bermain melawan Spanyol di Final Piala Konfederasi tahun lalu dan mereka menang di laga yang digelar di kandang mereka sendiri. [initial]
(as/rer)
Menurutnya, tiki-taka tak lebih dari versi Eropa permainan indah khas Brasil yang disebut jogo bonito. Filosofi milik Spanyol lebih berkembang, berkat bantuan pemain negeri Samba yang berkarir di ERopa, demikian menurut Jairzinho.
Saya suka tiki-taka! Itu luar biasa! Para pemain Brasil harus disalahkan karena itu karena kami banyak mengirim pemain terbaik kami seperti Bebeto, Romario, Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, ke Eropa. Orang Spanyol menyempurnakannya dari sisi teknis dan kini mereka punya striker Brasil yang akan mencetak gol melawan Brasil, tutur Jairzinho pada AS.
Itu (Tiki-taka-red) adalah versi Eropa dari jogo bonito. Para pelatih di Spanyol mampu mengembangkannya berkat para pemain Brasil yang ada di Eropa. Anda harus memberi pujian atas revolusi ini, pungkasnya.
Brasil terakhir kali bermain melawan Spanyol di Final Piala Konfederasi tahun lalu dan mereka menang di laga yang digelar di kandang mereka sendiri. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






