Tim Asia Berguguran di Piala Dunia, Ini Alasan Carlos Queiroz
Editor Bolanet | 23 Juni 2014 16:58
- Pelatih , Carlos Queiroz mengungkapkan bahwa tim-tim dari konfederasi Asia tak memiliki level yang sama seperti para wakil dari Eropa dan Amerika Selatan.
Dikatakan oleh pelatih asal Portugal tersebut, sistem kompetisi, pelatihan tim dan organisasi yang dimiliki oleh tim-tim Asia tak memiliki standar yang sama seperti kontestan asal Eropa dan Amerika Selatan. Inilah yang menyebabkan tim-tim seperti Iran, Korea Selatan, Jepang dan Australia gagal melaju ke 16 besar Piala Dunia.
Tim Asia dari tahun ke tahun terus membuat kesalahan yang sama sehingga mereka tak akan pernah bisa berada di level yang sama seperti Eropa atau Amerika Selatan, ujarnya kepada BBC Sport.
Ini karena sistem kompetisi, pelatihan dan juga organisasi. Anda tak bisa menyalin dari Eropa karena mereka berada selangkah lebih maju, tandasnya.[initial]
(bbc/dzi)
Dikatakan oleh pelatih asal Portugal tersebut, sistem kompetisi, pelatihan tim dan organisasi yang dimiliki oleh tim-tim Asia tak memiliki standar yang sama seperti kontestan asal Eropa dan Amerika Selatan. Inilah yang menyebabkan tim-tim seperti Iran, Korea Selatan, Jepang dan Australia gagal melaju ke 16 besar Piala Dunia.
Tim Asia dari tahun ke tahun terus membuat kesalahan yang sama sehingga mereka tak akan pernah bisa berada di level yang sama seperti Eropa atau Amerika Selatan, ujarnya kepada BBC Sport.
Ini karena sistem kompetisi, pelatihan dan juga organisasi. Anda tak bisa menyalin dari Eropa karena mereka berada selangkah lebih maju, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukti Nyata Ketangguhan Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:56
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


