Timnas Italia di Play-off Piala Dunia: Alasan Gattuso Pilih Bergamo, Bukan San Siro
Gia Yuda Pradana | 24 Maret 2026 17:25
Bola.net - Timnas Italia akan menghadapi laga krusial dalam play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Timnas Irlandia Utara. Pertandingan ini menjadi penentu langkah mereka menuju turnamen terbesar sepak bola dunia.
Keputusan penting datang dari pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, yang memilih Bergamo sebagai lokasi pertandingan. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Maret waktu setempat, di stadion milik Atalanta.
Pilihan ini bukan tanpa alasan, karena Gattuso menginginkan atmosfer yang lebih mendukung bagi timnya. Ia berharap stadion dengan kapasitas lebih kecil dapat memberikan tekanan maksimal kepada lawan.
Alasan Gattuso Pilih Bergamo

Gattuso secara langsung menentukan stadion untuk laga ini dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan federasi. Ia berterima kasih kepada Presiden FIGC Gabriele Gravina dan kepala delegasi Gianluigi Buffon atas kebebasan tersebut.
“Saya memilih stadion ini. Saya ingin berterima kasih kepada Presiden dan Buffon karena membiarkan saya memutuskan,” kata Gattuso dalam konferensi pers. Ia menilai keputusan ini penting demi kepentingan tim.
Menurutnya, stadion besar seperti San Siro memiliki risiko tersendiri bagi mental pemain. Basis pendukung klub yang berbeda bisa memicu reaksi negatif ketika permainan tidak berjalan mulus.
“Saya percaya ketika bermain di stadion berkapasitas 60.000 seperti San Siro, ada penggemar Inter dan Milan yang mungkin mencemooh setelah beberapa umpan yang salah,” ujarnya. Hal tersebut dinilai dapat mengganggu fokus pemain di momen krusial.
Sebaliknya, stadion dengan kapasitas sekitar 25.000 penonton dinilai lebih kondusif. Dukungan yang lebih dekat dan intens diharapkan menciptakan tekanan bagi tim tamu.
Target Tunggal: Menang

Gattuso menegaskan bahwa fokus Timnas Italia sepenuhnya tertuju pada pertandingan melawan Irlandia Utara. Ia tidak ingin timnya terbebani oleh hasil masa lalu.
“Pertandingan Kamis adalah satu-satunya target. Semua yang lain adalah masa lalu, dan saya pikir kami memiliki peluang besar,” ucapnya. Ia optimistis timnya mampu tampil maksimal di laga tersebut.
Bergamo sebelumnya juga menjadi lokasi debut Gattuso sebagai pelatih Timnas Italia saat menghadapi Estonia. Momen itu memberikan kesan positif meski babak pertama berakhir tanpa gol.
Kini, ia berharap atmosfer serupa bisa kembali tercipta dengan intensitas lebih tinggi. “Kami berharap bisa menciptakan suasana seperti kawah yang mendidih,” katanya.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arne Slot Yakin Tetap Latih Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:29
-
Arteta Cari Solusi untuk Posisi Bek Kanan Arsenal
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:02
-
Inter Milan Kantongi Jutaan Euro Usai Juara Coppa Italia
Liga Italia 14 Mei 2026, 19:59
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Real Madrid vs Oviedo 15 Mei 2026
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 22:29
-
Giliran Man City yang Dicela Spesialis Runner-up
Liga Inggris 14 Mei 2026, 22:15
-
Di Balik Gapura Baru Dongko, Ada Harapan Menjaga Denyut Budaya Trenggalek
News 14 Mei 2026, 21:33
-
Mikel Arteta Fokus ke Arsenal, Tak Peduli Hasil Manchester City
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:29
-
Prediksi Aston Villa vs Liverpool 16 Mei 2026
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:05
-
Cherki dan Mainoo Masuk Nominasi Pemain Muda Terbaik Premier League
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:03
-
Arne Slot Yakin Tetap Latih Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:29
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24










