
Bola.net - Laga terakhir Timnas Italia di fase grup Piala Dunia 2014 menghadirkan drama yang sulit dilupakan. Gli Azzurri harus menghadapi Timnas Uruguay dalam pertandingan hidup-mati yang menentukan nasib mereka di turnamen tersebut.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan kedua tim bermain hati-hati dan disiplin. Namun, tekanan mulai meningkat ketika babak kedua berjalan dan tensi laga semakin panas.
Italia harus kehilangan Claudio Marchisio yang diusir wasit usai melakukan tekel keras terhadap Egidio Arevalo. Keputusan itu membuat keseimbangan permainan berubah drastis dan Uruguay mulai mendominasi.
Kontroversi pun terjadi saat Luis Suárez menggigit bahu Giorgio Chiellini, insiden yang tak terlihat oleh wasit. Tak lama kemudian, Diego Godin mencetak gol melalui sundulan yang memastikan Uruguay lolos dan Italia tersingkir untuk kedua kalinya secara beruntun di fase grup.
Lalu apa kabar para pemain Italia di starting XI tersebut? Berikut informasinya Bolaneters.
Bek Baja dan Kiper Ikonik: Dari Puncak Karier ke Babak Baru

Gianluigi Buffon menjadi kapten sekaligus benteng terakhir Italia dalam laga tersebut. Setelah pensiun pada 2023 bersama Parma, Buffon sempat menjadi kepala delegasi tim nasional Italia tapi ia baru saja mengundurkan diri dari posisinya usai Azzuri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Andrea Barzagli, yang tampil sebagai bek tengah, mengakhiri kariernya pada 2019 setelah sukses besar bersama Juventus. Ia sempat menjadi staf pelatih di Juventus, kemudian beralih menjadi staf pelatih Timnas Italia di berbagai kelompok umur, dan terakhir tercatat sebagai asisten di tim U-21 Azzurri.
Leonardo Bonucci menjadi pemain yang paling lama bertahan di level atas dibanding rekan-rekannya di lini belakang. Ia sempat memperkuat Juventus hingga klub lain di Eropa sebelum memasuki fase akhir kariernya pada 2024 bersama Fenerbahce dan kemudian jadi asisten pelatih di timnas U-20 dan senior Azzuri di bawah Gennaro Gattuso.
Giorgio Chiellini menutup karier profesionalnya pada 2023 bersama Los Angeles FC dan sempat gabung tim pengembangan bakat pemain di klub MLS tersebut. Kini ia menjabat peran di manajemen Juventus, membawa pengalaman dan kepemimpinannya ke dalam struktur klub.
Generasi Emas Lini Tengah: Dari Maestro hingga Pensiun Dini
Matteo Darmian yang bermain sebagai wingback kanan terus menunjukkan konsistensi hingga kini. Ia menjadi bagian penting Inter Milan, berkontribusi dalam berbagai gelar domestik dan tampil fleksibel di berbagai posisi lini belakang.
Marco Verratti menjalani karier panjang bersama PSG sebelum memutuskan pindah ke klub di Timur Tengah. Ia sempat gabung Al-Arabi sebelum akhirnya kini menjadi bagian dari Al Duhali sejak 2005.
Claudio Marchisio, yang mendapat kartu merah di laga itu, pensiun pada 2019 akibat masalah cedera yang berkepanjangan saat berada di klub Zenit St Petersburg. Setelah pensiun, ia aktif sebagai pundit dan juga terlibat dalam berbagai proyek sosial serta bisnis.
Andrea Pirlo, sang regista legendaris, pensiun pada 2017 setelah bermain di MLS bersama New York City FC. Ia kemudian meniti karier sebagai pelatih, termasuk menangani Juventus, Sampdoria, dan terakhir tercatat menangani klub Dubai United.
Lini Depan yang Tak Konsisten: Kisah Immobile dan Balotelli

Ciro Immobile menjadi salah satu pemain yang justru mencapai puncak performa setelah Piala Dunia 2014. Bersama Lazio, ia beberapa kali menjadi top skor Serie A dan bahkan meraih Sepatu Emas Eropa, membuktikan ketajamannya di level klub.
Meski begitu, performanya di tim nasional tidak selalu sejalan dengan pencapaiannya di klub. Setelah membela Lazio ia sempat berkelana ke Besikta, Bologna, dan kini di Paris FC.
Mario Balotelli memiliki cerita berbeda yang penuh lika-liku sejak turnamen tersebut. Ia sempat bermain di berbagai klub seperti Nice, Marseille, hingga klub di Turki dan Swiss, namun tak pernah benar-benar kembali ke level elite secara konsisten hingga kini akhirnya berlabuh di klub UEA, Al Ittifaq.
Balotelli tetap menjadi figur yang menarik perhatian berkat bakat besar dan kepribadiannya yang unik. Namun, perjalanan kariernya menjadi gambaran bagaimana potensi besar tidak selalu berujung pada dominasi jangka panjang.
Baca Juga:
- 4 Kandidat Pelatih Baru Timnas Italia: Allegri di Depan, Conte dan Inzaghi Mengintai!
- Resmi! Gennaro Gattuso Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Italia Setelah Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
- Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
- Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
- Alessandro Bastoni Disarankan Pergi dari Italia Demi Keselamatannya Sendiri
- Gianluigi Buffon Resmi Mundur dari Timnas Italia, Ikuti Jejak Gravina
- Gabriele Gravina Mundur dari Presiden FIGC Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
- Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi: Capello Minta Gattuso Jangan Buru-buru Mundur
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 28 Agustus 2026 23:00Alamak! Kenan Yildiz Harus Menepi dari Juventus Cukup Lama!
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 13:09Ciro Immobile Resmi Pensiun, Akhiri Karier 17 Tahun di Sepak Bola
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 10 September 2026 05:20Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
-
Liga Champions 10 September 2026 05:19Man of the Match PSG vs Slovan Bratislava: Ferran Torres
-
Liga Champions 10 September 2026 05:14Man of the Match Napoli vs Arsenal: Martin Odegaard
-
Liga Champions 10 September 2026 05:04Hasil PSG vs Slovan Bratislava: Ferran Torres Hat-trick, Dembele 2 Gol
-
Liga Champions 10 September 2026 04:59Hasil Napoli vs Arsenal: Martin Odegaard Menjadi Penentu Kemenangan
-
Liga Inggris 10 September 2026 04:26Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
SOROT
-
Liputan6 10 September 2026 05:17Prabowo Puji SBY: Taruna Akmil Terbaik
-
Liputan6 10 September 2026 00:01Prabowo soal Demokrat: Tak Pernah Bakar-Bakar saat Tidak Berkuasa
-
Liputan6 9 September 2026 23:33Prabowo: Pakar-Institusi Dunia Bilang RI Akan Jadi Negara Ekonomi Terbesar ke-4
-
Liputan6 9 September 2026 23:02Di Hadapan Prabowo, AHY Tegaskan Posisi Demokrat di Pemerintahan
-
Liputan6 9 September 2026 22:24Prabowo Tanggapi Pidato AHY soal Kekuasaan: Sistematis dan Tegas
-
Liputan6 9 September 2026 21:01Prabowo Puji Pengorbanan Besar Atlet: Saya Belum Bisa Seperti Kalian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344688/original/065304100_1788969222-Prabowo_Pakar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344682/original/065435100_1788968520-IMG_2127.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344677/original/014625700_1788967348-IMG_20260909_194902_445.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344680/original/062751500_1788967869-Prabsss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344563/original/074868500_1788950543-IMG_8354.jpeg)
