Tragedi Piala Dunia: Bikin Gol Bunuh Diri Andres Escobar Tewas Ditembak Pejudi
Richard Andreas | 5 Juli 2022 13:15
Bola.net - Piala Dunia seharusnya jadi ajang pesta sepak bola terbesar sejagat raya, tapi bukan berarti segalanya berjalan sempurna. Ada pula tragedi menyayat hati seperti kasus Andres Escobar.
Andres Escobar adalah pemain Timnas Kolombia yang tewas ditembak setelah ajang Piala Dunia 1994. Kala itu, dia membuat gol bunuh diri yang menyebabkan Kolombia tersingkir lebih cepat.
Harapan masyarakat Kolombia saat itu sangat tinggi. Pasalnya Kolombia tampil superior selama di babak kualifikasi, bahkan membantai 5-0 Argentina dan jadi juara grup.
Namun, penampilan mereka jauh berbeda saat di putaran final Piala Dunia ketika menjalani babak penyisihan grup. Mereka menjadi juru kunci Grup A dan tragedi puncaknya saat Andres Escobar mencetak gol bunuh diri.
Berkecamuk Perang Saudara dan Faktor Bandar Judi
Di dalam negeri, Kolombia saat itu masih berkecamuk perang saudara dan banyak terjadi kejahatan. Negara ini juga menjadi produsen kokain terbesar di dunia serta marak perjudian.
Kematian Escobar ini juga karena sejumlah orang yang kehilangan uang dalam perjudian. Dengan keperkasaan di babak kualifikasi tentunya Kolombia lebih diunggulkan bandar judi untuk lolos ke babak selanjutnya.
Setelah pulang dari Amerika Serikat karena kegagalan lolos ke babak berikutnya di Piala Dunia, Andres Escobar sebenarnya mendapat saran dari para kerabatnya. Escobar disarankan tidak keluar rumah terlebih dahulu hingga orang-orang melupakan Piala Dunia.
Namun, saran itu tidak digubris Escobar. "Saya harus menunjukkan wajah saya kepada orang-orang," kata Escobar kala itu.
Lima hari setelah kembali dari Amerika Serikat, Escobar dibunuh saat duduk di mobilnya. Kejadiannya terjadi di luar sebuah klub malam di kota Medell, Kolombia.
120 Ribu Hadiri Pemakaman Escobar
Petugas kepolisian menyebutkan pelaku menembak enam kali ke arah Escobar. Menurut para saksi, pelaku berteriak gol setiap melakukan tembakan.
Keesokan harinya, polisi menangkap pelaku yang bernama Humberto Castro Mu Multinoz. Pelaku merupakan seorang pengawal para baron narkoba yang kehilangan uang karena bertaruh untuk Kolombia.
Sekitar 120.000 orang menghadiri pemakaman Escobar. Peringatan kematian Escobar masih berlangsung pada pertandingan di Kolombia setiap tahun.
Ancaman Serupa
Ancaman pembunuhan juga menimpa pemain Kolombia yakni Carlos Sanchez. Ancaman tersebut dia terima setelah mendapatkan kartu merah di menit ketiga saat Kolombia menghadapi Jepang di Piala Dunia 2018.
Ancaman itu membuat saudara laki-laki Escobar, Santiago, mantan pesepakbola dan sekarang manajer tim Ekuador Universidad Catolica, berkomentar. "Sebagai saudara yang telah melalui ini, saya tahu apa yang Carlos rasakan," katanya.
"Saya tidak ingin dia mengalaminya. Carlos pasti merasa sedih atas kesalahan yang dia buat, dan sangat takut, begitu juga keluarganya," sambungnya.
"Saudaraku tidak pernah menerima ancaman apa pun. Mereka hanya menembaknya mati dengan cara yang paling pengecut," lanjut Santiago.
Sumber: The Sun
Disadur dari: Bola.com (Yus Mei Sawitri), 5 Juli 2022
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Tak Perlu Khawatir, Gareth Southgate Aman Sebagai Pelatih Inggris
- Profil Stadion Piala Dunia 2022: 974 Stadium
- Gara-Gara Main di Klub Rusia, Pemain Ini Dilarang Gabung Timnas Polandia untuk Piala Dunia 2022
- Profil Stadion Piala Dunia 2022: Educational City Stadium
- Pernah Dikecam dan Diturunkan, Patung Legendaris Zidane Kini Dipajang Lagi di Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persita vs PSBS: Comeback, Pendekar Cisadane Bangkit di BRI Super League
Bola Indonesia 16 Februari 2026, 17:33
LATEST UPDATE
-
Imlek Pertama Ketemu Calon Mertua, Detail Kecil Ini Bisa Menentukan Hasil Akhir
Lain Lain 17 Februari 2026, 09:45
-
Prediksi Persib vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 09:21
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
-
Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:40
-
Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:34
-
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:22
-
Girona Kalahkan Barcelona 2-1, Panaskan Puncak Klasemen Liga Spanyol 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:12
-
Hasil Girona vs Barcelona: Tumbang di Montilivi, Blaugrana Kehilangan Puncak Klasemen
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 05:20
-
Weston McKennie Minta Gaji Dua Kali Lipat, Juventus Masih Bungkam
Liga Italia 17 Februari 2026, 00:21
-
AC Milan Tertarik Rekrut Bek Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 17 Februari 2026, 00:01
-
Jurgen Klopp Tolak Tawaran Manchester United dan Chelsea Setelah Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 23:51
-
Jose Mourinho Yakin Benfica Bisa Kalahkan Real Madrid Tanpa Keajaiban
Liga Champions 16 Februari 2026, 23:44
-
Manchester United Siap Kejutkan Dunia dengan Bajak Alexis Mac Allister dari Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 22:18
-
3 Sorotan Menjelang Laga Girona vs Barcelona
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48




