Tunisia Resmi Pecat Sabri Lamouchi Usai Dihajar Swedia di Laga Pertama Piala Dunia 2026
Ari Prayoga | 16 Juni 2026 00:27
Bola.net - Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil keputusan cepat menyusul hasil buruk yang diraih tim nasional mereka pada ajang Piala Dunia 2026. Sabri Lamouchi resmi tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala tak lama setelah Tunisia melakoni pertandingan perdana di turnamen tersebut.
Pengumuman itu disampaikan pada Senin (15/6/2026), setelah Tunisia menelan kekalahan mencolok dengan skor 1-5 dari Swedia dalam laga pertama fase grup. Hasil tersebut langsung memunculkan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim dan jajaran kepelatihan.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial federasi, pihak otoritas sepak bola Tunisia memastikan bahwa hubungan kerja dengan Lamouchi telah berakhir.
“Telah tercapai kesepakatan resmi untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Sabri Lamouchi,” demikian bunyi pernyataan federasi. Mereka juga menjelaskan bahwa proses penunjukan Mondher Kebaier sebagai pelatih interim sedang dilakukan untuk memimpin tim hingga keputusan permanen ditetapkan.
Keputusan tersebut menjadi salah satu pergantian pelatih tercepat yang terjadi sepanjang Piala Dunia 2026. Lamouchi bahkan belum sempat memimpin Tunisia pada pertandingan kedua sebelum akhirnya kehilangan jabatannya.
Posisi Lamouchi Sudah Tertekan Sebelum Turnamen Dimulai

Sorotan terhadap Lamouchi sebenarnya sudah muncul jauh sebelum kick-off Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 54 tahun itu kesulitan mendapatkan kepercayaan publik setelah Tunisia kalah telak 0-5 dari Belgia dalam laga persahabatan yang berlangsung di Brussels.
Kekalahan besar tersebut memunculkan tanda tanya mengenai kesiapan Tunisia menghadapi persaingan di level tertinggi sepak bola internasional. Saat kemudian dihancurkan Swedia pada laga pembuka, tekanan terhadap Lamouchi pun semakin sulit dibendung.
Lamouchi sendiri baru dipercaya menangani Tunisia pada Januari 2026. Namun masa kepemimpinannya berakhir jauh lebih cepat dari perkiraan karena federasi memilih melakukan perubahan demi menjaga peluang tim bertahan di persaingan fase grup.
Dua Pertandingan Krusial Masih Menanti Tunisia

Walaupun mengawali kompetisi dengan hasil yang mengecewakan, kesempatan Tunisia untuk melangkah ke babak berikutnya masih belum sepenuhnya hilang.
Mereka masih memiliki dua pertandingan penting yang akan menentukan nasib di fase grup. Tunisia dijadwalkan berhadapan dengan Jepang pada Sabtu mendatang di stadion yang sama ketika mereka kalah dari Swedia. Setelah itu, mereka akan menjalani laga terakhir grup melawan Belanda di Kansas City.
Pihak federasi berharap pergantian pelatih dapat membawa dampak positif dan membangkitkan kembali kepercayaan diri tim menjelang dua pertandingan yang sangat menentukan tersebut.
Klasemen Grup F Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



