Ultras PSG Ditahan Jelang Laga Belgia vs Serbia
Editor Bolanet | 13 Juni 2013 12:40
- Sekelompok pendukung garis keras klub Ligue 1, Paris Saint-Germain () diamankan kepolisian Belgia, menjelang berlangsungnya laga kontra di Brussels.
Lebih dari 20 mantan anggota Milice Paris, sebuah ultras PSG yang membubarkan diri pada tahun 2010, ditangkap oleh pihak berwajib, sesaat sebelum berlangsungnya laga lanjutan grup A kualifikasi Piala Dunia 2014 di Belgia.
Berusia di antara 20 hingga 35 tahun, beberapa anggota ini diketahui memiliki relasi dengan kelompok ekstrim sayap kanan. Saat kejadian, mereka tampak tengah melintasi perbatasan, untuk sebuah ide dukungan kunjungan.
Sebagaimana mereka ketahui bahwa mereka sangat dipantau di Prancis, di mana mereka kerap dilarang untuk hadir di pertandingan, para suporter ini kemudian mendukung pertandingan luar negeri, tutur pihak kepolisian Brussels.
Sementara itu, divisi nasional Prancis yang menangani kerusuhan suporter (DNLH) telah mengingatkan otoritas Belgia, bahwa kehadiran para suporter asal Prancis tersebut berpotensi mengancam kedamaian, dan membuat pihak kepolisian mengambil tindakan. [initial] (espn/atg)
Lebih dari 20 mantan anggota Milice Paris, sebuah ultras PSG yang membubarkan diri pada tahun 2010, ditangkap oleh pihak berwajib, sesaat sebelum berlangsungnya laga lanjutan grup A kualifikasi Piala Dunia 2014 di Belgia.
Berusia di antara 20 hingga 35 tahun, beberapa anggota ini diketahui memiliki relasi dengan kelompok ekstrim sayap kanan. Saat kejadian, mereka tampak tengah melintasi perbatasan, untuk sebuah ide dukungan kunjungan.
Sebagaimana mereka ketahui bahwa mereka sangat dipantau di Prancis, di mana mereka kerap dilarang untuk hadir di pertandingan, para suporter ini kemudian mendukung pertandingan luar negeri, tutur pihak kepolisian Brussels.
Sementara itu, divisi nasional Prancis yang menangani kerusuhan suporter (DNLH) telah mengingatkan otoritas Belgia, bahwa kehadiran para suporter asal Prancis tersebut berpotensi mengancam kedamaian, dan membuat pihak kepolisian mengambil tindakan. [initial] (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Italia Membuka Siklus Baru
Piala Eropa 25 September 2026, 12:18
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
