Vuvuzela, Terompet yang Bikin Piala Dunia 2010 Berisik
Serafin Unus Pasi | 29 September 2022 20:14
Bola.net - Afrika Selatan berhasil membuat pesta sepak bola Piala Dunia 2010 berlangsung meriah. Kemeriahan itu tidak lepas dari terompet khas Afrika Selatan bernama Vuvuzela.
Vuvuzela adalah terompet yang selalu ditiupkan suporter Afrika Selatan sebagai bentuk dukungan mereka. Terompet berbahan dasar plastik itu berbentuk layaknya tanduk panjang.
Namun di balik keunikan Vuvuzela, nyatanya banyak kritikan yang masuk pada pengguna terompet Afrika Selatan ini. Pasalnya Vuvuzela mengeluarkan suara bising yang dapat mengganggu jalannya laga Piala Dunia 2010.
Bisingnya Vuvuzela bahkan membuat beberapa pihak meminta FIFA untuk melarang penggunaanya. Narasi ini tentu saja ditolak keras oleh suporter Afrika Selatan yang menganggap Vuvuzela sebagai simbol sepak bola mereka.
Ditentang Beberapa Pihak
Penggunaan Vuvuzela yang berisik di Piala Dunia 2010 menuai berbagai protes. Salah satu pihak yang mengajukan protes adalah Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA).
Melalui presidennya Motoaki Inukai, JFA meminta agar FA Afrika Selatan melarang penggunaan Vuvuzela. Inukai juga melayangkan protesnya ke presiden FIFA saat itu, Sepp Blatter.
Tak hanya JFA, beberapa ahli di bidang kesehatan pun ikut mengomentari penggunaan Vuvuzela di Piala Dunia 2010. Menurut Dr. Ruth Mc Nerney suporter yang meniupkan Vuvuzela perlu punya etika untuk tidak terlalu dekat mengingat penularan penyakit sangat bisa terjadi.
Perlawanan Suporter Afrika Selatan
Narasi penolakan terhadap Vuvuzela tentu saja ditentang oleh suporter Afrika Selatan. Mereka dengan tegas menolak adanya pelarangan terhadap Vuvuzela yang menjadi ciri khas Afrika Selatan.
Salah satu suporter Afrika Selatan, Freddie Maake bahkan berbicara lantang terhadap narasi pelarangan tersebut. “Saya akan menjadi orang pertama yang ditangkap jika Vuvuzela dilarang. Jika tidak diizinkan masuk stadion, itu berarti kami semua tidak akan masuk kedalam” ujar Freddie dikutip dari Goal.
Freddie juga menyindir beberapa pihak yang menolak adanya Vuvuzela di Piala Dunia 2010, salah satunya JFA. Freddie mengatakan Vuvuzela adalah simbol bagi masyarakat Afrika Selatan, layaknya karate di Jepang.
Vuvuzela Dilarang FIFA
Banjir kritik mengenai pelarangan Vuvuzela akhirnya direalisasikan oleh FIFA. Namun bukan saat Piala Dunia 2010, FIFA melakukannya menjelang perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil.
Vuvuzela jelas sangat mengganggu dengan suara berisiknya. Tindakan pelarangan diambil sebagai upaya untuk memberikan rasa nyaman bagi suporter lain maupun pemain yang sedang fokus dalam laga.
Vuvuzela yang masuk dalam benda terlarang FIFA juga berpotensi menjadi senjata yang bisa melukai. Hingga saat ini Vuvuzela dilarang di sepak bola Eropa dan beberapa cabang olahraga lainnya.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
Rekap Hasil Pertandingan FIFA Matchday Penghuni Grup E Piala Dunia 2022: Dua Tim Unggulan Tersendat,
Candaan Jerome Boateng untuk Pengkritik Jerman: Cie, Timnas Punya 80 Juta Pelatih
Harry Maguire Banjir Kritikan, Kapten Timnas Inggris Pasang Badan
Ngeri! Desain Jersey Timnas Denmark Ternyata Bentuk Kritik Terhadap Qatar sebagai Tuan Rumah Piala D
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
-
Tanpa Sesko, Manchester United Bawa 25 Pemain untuk Hadapi Wrexham
Liga Inggris 18 Juli 2026, 05:46
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








