Wasit Final Piala Dunia 1974 Meninggal Dunia
Editor Bolanet | 28 Juli 2012 16:30
Wasit yang telah memimpin lebih dari 1000 pertandingan liga dan lebih dari 100 pertandingan internasional itu, meninggal dunia karena mengidap kanker berkepanjangan selama lebih 30 tahun.
Selama menjadi pengadil di lapangan, kenangan yang tak akan terlupakan ketika memimpin final Piala Dunia FIFA 1974 antara Jerman Barat melawan Belanda di Munich. Taylor memberikan hadiah penalti kepada Belanda setelah hanya satu menit dari jalannya pertandingan.,
Bahkan, para pemain Jerman Barat belum menyentuh bola. Hadiah penalti tersebut dihadiahkan oleh Taylor setelah Uli Hoeness menjatuhkan Johan Cruyff di kotak penalti. Johan Neeskens yang menjadi algojo berhasil menunaikan tugasnya dengan baik.
Pada 25 menit kemudian dia menghadiahi penalti kedua, dan saat itu untuk Jerman sehingga tim itu menyamakan kedudukan dan akhirnya menang 2-1.
Beberapa pertandingan penting yang pernah dia pimpin adalah final Piala FA 1966 antara melawan Sheffield Wednesday dan final Piala Eropa 1971 antara Ajax Amsterdam melawan , keduanya di Wembley.
CEO EPL Richard Scudamore mengatakan cukup sedih mendengar kematian wasit yang masuk dalam FIFA Hall of Fame pada 1999 tersebut. Jack merupakan salah satu duta terbaik sepakbola Inggris yang mampu meraih posisi sebagai wasit terbaik, hingga hari-hari terakhirnya, terus membantu mengembangkan wasit-wasit muda, katanya. (afp/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skandal Naturalisasi: FIFA Vonis Timnas Malaysia Kalah 0-3 di Tiga Pertandingan
Tim Nasional 17 Desember 2025, 19:49
-
Skandal Naturalisasi Berlanjut, FIFA Anulir Tiga Laga Timnas Malaysia Jadi Kalah WO 0-3
Asia 17 Desember 2025, 14:33
-
Malam Penentuan Tiba: Rizky Ridho Menanti Nasibnya di FIFA Puskas Award 2025
Tim Nasional 16 Desember 2025, 15:55
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




