3 Pemain Istimewa, Kiper Sekaligus Kapten yang Bawa Timnya ke 16 Besar Euro 2024
Richard Andreas | 29 Juni 2024 06:15
Bola.net - Di era modern ini, hanya segelintir tim yang memercayai kiper alias penjaga gawang untuk mengenakan ban kapten. Di Euro 2024 pun demikian, hanya sedikit kiper yang juga ditunjuk sebagai kapten, tepatnya ada tiga pemain.
Sekarang tidak banyak kiper yang dipercaya sebagai kapten karena aturan FIFA dan UEFA. Yaitu bahwa hanya kapten yang diizinkan protes secara langsung kepada wasit di lapangan, tanpa perlu khawatir dengan hukuman kartu.
Oleh sebab itu, tidak efektif memercayai kiper sebagai kapten. Posisi kiper umumnya terlalu jauh dari wasit di lapangan. Mereka tidak akan bisa melayangkan protes sewaktu-waktu, apalagi jika insiden terjadi di lini serang.
Nah menariknya, di tengah kesulitan tersebut, masih ada beberapa tim yang memercayai kipernya sebagai kapten. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa di tengah risiko dan kesulitan yang dihadapi, si penjaga gawang masih jadi pilihan terbaik.
Euro 2024 pun menunjukkan situasi tersebut. Ada tiga negara yang memercayai kiper sebagai kapten dan ketiganya berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2024. Siapa saja?
Gianluigi Donnarumma - Kapten Italia

Italia punya beberapa pemain senior, tapi Luciano Spalletti memilih Gianluigi Donnarumma sebagai kapten tim. Diduga Spalletti mengutamakan kualitas si pemain, bukan hanya senioritas.
Pasalnya, harus diakui bahwa Donnarumma adalah salah satu penjaga gawang terbaik di era modern ini. Dia juga bermain sangat baik di tiga laga Italia di fase grup Euro 2024 sejauh ini.
Benar bahwa posisi Donnarumma seringkali terlalu jauh untuk protes kepada wasit. Namun, di sisi lain, mental skuad bakal terangkat ketika menyaksikan kiper sekaligus kapten mereka membuat penyelamatan krusial.
Jan Oblak - Kapten Slovenia

Slovenia juga menunjukan kiper mereka, Jan Oblak sebagia kapten. Alasannya jelas, Oblak adalah salah satu pemain terbaik dalam tim dengan catatan penampilan yang cukup banyak.
Lalu, untuk mengatasi persoalan protes terhadap wasit, pelatih Slovenia Matzjas Kek lantas menunjuk bek tengah Jaka Bijol untuk menggantikan posisi Oblak.
Jadi, ternyata tim juga bisa menggantikan posisi kapten dengan pemain lain untuk menjadi perwakilan ketika harus bicara dengan wasit.
Kasper Schmeichel - Kiper Denmark

Secara teknis, kapten Denmark sebenarnya adalah Simon Kjaer. Namun, karena bek AC Milan itu tidak pernah bermain, sejauh ini ban kapten dikenakan oleh Kasper Schmeichel di tiga laga fase grup.
Keputusan ini tepat dan menguntungkan Denmark. Meski mereka tidak main begitu bagus di fase grup, penampilan Schmeichel terbilang sangat baik. Mental tim pun jadi ikut terangkat.
Nah itu dia catatan menarik soal tiga kiper yang sekaligus berperan sebagai kapten untuk mengantar timnya lolos ke babak 16 besar Euro 2024. Menarik ya, Bolaneters!
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Freiburg vs Dortmund 14 Desember 2025
Bundesliga 14 Desember 2025, 20:30
-
Yuk Berburu Promo 12.12 di LagiDiskon Liputan6!
News 10 Desember 2025, 17:41
-
Otomotif 7 Desember 2025, 14:24

-
Prediksi Everton vs Nottm Forest 6 Desember 2025
Liga Inggris 5 Desember 2025, 19:30
-
Prediksi Bournemouth vs Everton: Duel Dua Tim Terluka, Siapa Bakal Menangis Lagi?
Liga Inggris 2 Desember 2025, 14:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48


