6 Aturan Baru di Sepak Bola: Selain 5 Pergantian Pemain, Apa Lagi Ya?
Ari Prayoga | 14 Juni 2022 14:05
Bola.net - Badan pembuat aturan sepak bola dunia, IFAB baru-baru ini meresmikan enam aturan baru di permainan si kulit bundar. Apa saja enam aturan baru tersebut?
Enam aturan baru ini sejatinya sudah dibuat sejak Desember 2021 lalu. Namun, IFAB baru meresmikannya dalam pertemuan tahunan yang digelar di Doha, Qatar baru-baru ini.
Awalnya, rapat tahunan IFAB rencananya digelar secara virtual dari Zurich, Swiss pada Maret lalu. Namun, invasi Rusia ke Ukraina membuat acara ini diundur dan akhirnya digelar di Doha.
Lantas, apa saja aturan baru dalam permainan sepak bola yang diresmikan IFAB? Berikut daftar selengkapnya.
5 Pergantian Pemain

Aturan pertama adalah pergantian pemain. Awalnya, jumlah pergantian pemain yang bisa dilakukan sebuah tim dalam satu pertandingan adalah tiga kali.
Namun, pandemi Covid membuat aturan ini dimodifikasi menjadi lima kali pergantian pemain dalam tiga kesempatan. Awalnya, aturan ini hanya bersifat sementara. Kini, aturan tersebut resmi menjadi permanen.
Karena itu, mulai musim 2022/23 nanti Premier League Inggris juga akan menambah jumlah pergantian pemain mereka, setelah sebelumnya tetap tiga di saat liga lain sudah lima kali.
Koin Toss

Dalam aturan baru ini, kata-kata yang dipakai adalah 'Wasit melakukan koin toss' untuk menentukan siapa yang melakukan kick-off laga dan sisi sebelah mana yang bakal ditempati kedua tim.
Dalam aturan sebelumnya, kata-katanya hanya berbunyi 'koin toss diperlukan', dan tanpa disebutkan siapa yang melakukannya.
Artinya, kini bisa dipastikan bahwa wasit alias pengadil pertandingan lah yang memiliki wewenang untuk melakukan koin toss di sebuah laga.
Kartu Merah

Aturan baru menambahkan kata-kata 'atau ofisial tim' dalam pihak yang bisa diganjar kartu kuning atau kartu merah di babak adu penalti sebuah pertandingan.
Artinya, jika ada ofisial tim yang dianggap mengganggu kelancaran proses adu penalti, wasit bisa memberikan hukuman terhadap mereka.
Keleluasaan Kiper

Pasal 12 ini kini disempurnakan dengan kata-kata 'kecuali seorang penjaga gawang di area kotak penalti mereka'.
Perubahan ini untuk memastikan bahwa seorang kiper bisa memegang bola di area kotak penalti timnya sendiri ketika menggagalkan peluang emas lawan tanpa harus diganjar pelanggaran.
Pemain Keluar Lapangan

Ketika terjadi situasi di mana seorang pemain meninggalkan lapangan untuk mengganggu sosok di luar arena permainan, seperti pemain dan ofisial di bangku cadangan atau penonton.
Jika terjadi situasi tersebut, maka kini wasit akan melanjutkan pertandingan dari tendangan bebas tidak langsung dari titik bola terakhir. Namun, jika bola saat itu tak dimainkan, maka wasit akan memulai laga lagi dari kick-off, lemparan ke dalam, tendangan bebas, tendangan gawang, atau tendangan pojok.
Tendangan Penalti

Dalam aturan baru ini, seorang penjaga gawang bisa berdiri dengan satu kaki di belakang garis ketika menghadapi eksekusi penalti.
Aturan ini membuat kiper kini bisa bergerak mendorong lebih dalam dan konsekuensinya, mereka memiliki momentum lebih untuk mengantisipasi tendangan penalti lawan.
Aturan sebelumnya menyebut bahwa seorang kiper harus menginjakkan setidaknya satu kaki di garis gawang dan satu lainnya antara di garis atau di depannya.
Sumber: IFAB
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terungkap, Chelsea Sempat Coba Angkut Gelandang ini di Deadline Day!
Liga Inggris 3 September 2026, 21:34
-
Jose Mourinho Waspadai Real Betis: Mereka Lawan yang Menyulitkan!
Liga Spanyol 3 September 2026, 21:05
-
Ipswich Town vs Liverpool, Bradley Barcola Sudah Bisa Debut?
Liga Inggris 3 September 2026, 20:16
-
Manchester United Tiru Strategi Transfer Carlos Baleba untuk Datangkan Lewis Hall
Liga Inggris 3 September 2026, 20:04
-
Andoni Iraola Menunggu Magis Bradley Barcola di Liverpool
Liga Inggris 3 September 2026, 19:50
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


