Alvaro Morata Bukan Diego Costa, Dia Rapuh, dan Butuh Pelukan
Asad Arifin | 24 Juni 2021 13:43
Bola.net - Performa Alvaro Morata di Euro 2020 kembali mendapat sorotan. Pasalnya, ketika Spanyol berjumpa Slovakia pada laga terakhir Grup E, Morata gagal mencetak gol dari eksekusi penalti.
Spanyol berjumpa Slovakia pada Rabu (23/6/2021) malam WIB. Laga di Stadion Olimpico de Sevilla itu berakhir dengan skor 5-0 untuk Spanyol. La Roja pun meraih satu tempat di babak 16 Besar Euro 2020.
Spanyol menang besar. Namun, pada awal laga, Spanyol sempat dalam situasi sulit. Pada menit ke-12, Spanyol mendapat penalti. Akan tetapi, eksekusi Morata mampu digagalkan penjaga gawang Martin Dubravka.
Morata Rapuh
Pandit sepak bola, Gary Neville, khawatir dengan kondisi Morata di Euro 2020. Ada banyak keraguan yang dialamatkan padanya sejak awal. Neville pun tidak melihat Morata punya karakter yang tepat untuk menjawab keraguan itu.
"Morata punya padangan yang rapuh tentang dirinya. Dia hampir selalu nampak butuh pelukan," buka Neville dikutip dari Metro.
"Ketika Morata usai melewatkan satu peluang, dia seperti takut dengan apa yang akan dikatakan media dan pers. Mungkin juga apa yang akan dikatakan rekan satu timnya," imbuh eks bek kanan timnas Inggris itu.
Morata selalu jadi pilihan utama Luis Enrique di fase grup. Dari tiga laga yang dimainkan, Morata mampu mencetak satu gol. "Nampaknya dia mendapat kritik karena performanya bersama tim nasional," kata Neville.
Bukan Diego Costa
Alvaro Morata bukan pemain kaleng-kaleng. Pemain 28 tahun itu punya pengalaman yang cukup bersama Real Madrid, Chelsea, Atletico Madrid, dan Juventus. Morata juga punya banyak gelar juara di level klub.
Namun, menurut Neville, Morata bukan tipe pemain dengan karakter yang kuat layaknya Digo Costa atau bomber top level lainnya.
"Morata bukan Diego Costa dan dia bukan [Robert] Lewandowski atau Harry Kane, dengan karakter yang Anda pertahankan di lapangan dan bermata tajam. Dia tidak seperti itu, dia sangat berbeda," papar eks pemain Manchester United itu.
Jadwal Babak 16 Besar Euro 2020
Sumber: Metro
Baca Ini Juga:
- Portugal Jumpa Belgia, Netizen: Baru Juga Lolos dari Grup Neraka...
- 3 Kata untuk Timnas Portugal dari Fernando Santos: Kuat, Konsisten, Semangat
- Semua Terwakili, Ini Tim Terbaik Grup E Euro 2020 Versi Whoscored
- Sempat Tertekan Karena Belum Cetak Gol, Karim Benzema Kini Bisa Lega
- 5 Pelajaran dari Kelolosan Dramatis Jerman: Nyaris Diterkam Singa-singa Hungaria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











