Awan Kelam Mulai Menyelimuti Antoine Griezmann di Timnas Prancis
Yaumil Azis | 14 Oktober 2020 09:23
Bola.net - Cahaya yang pernah ditampakkan Antoine Griezmann mulai meredup semenjak bergabung dengan Barcelona. Sekarang, ia terancam tak bisa lagi memperkuat Timnas Prancis pada kesempatan berikutnya.
Griezmann memang kerap menjadi sorotan sejak bergabung dengan Barcelona pada tahun 2019 lalu. Beberapa kalangan menganggap kalau pria berusia 29 tahun itu gagal memenuhi ekspektasi terhadap harga transfernya dari Atletico Madrid.
Bahkan sejumlah pemberitaan mengatakan kalau Griezmann akan didepak Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Namun sampai ditutup pekan lalu, ia masih berada di skuad Barcelona dan bermain dalam tiga pertandingan perdana.
Kendati demikian, Griezmann tidak tampil impresif dalam ketiga pertandingan tersebut. Dan performanya pun mulai mempengaruhi banyak aspek, termasuk Timnas Prancis yang mengharapkan jasa terbaiknya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Ada Jaminan Buat Griezmann
Kini, awan kelabu mulai menyelimuti karir Griezmann di Timnas Prancs. Sang pelatih, Didier Deschamps, mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menjamin tempat buat Griezmann jika performanya terus seperti ini.
Bahkan rekor impresif yang ditorehkan Griezmann bersama Les Blues tidak akan menjadi pertimbangan. Deschamps tidak terlihat puas dengan performanya saat Prancis berhadapan dengan Portugal di UEFA Nations League, Senin (12/10/2020).
"Saya tahu anda melihat laga terakhir, tapi tengok statistiknya: 81 penampilan, 32 gol, 21 assist. Sudah tergambarkan dengan sendirinya," ujar Deschamps seperti yang dikutip dari Goal International.
Namun, ia menambahkan: "Itu tidak menjamin apapun, seperti beberapa pemain lain yang seharusnya bisa bermain lebih baik melawan Portugal. Saya tahu talentanya dan apa yang ia bisa berikan kepada tim."
Tentang Peran Griezmann
Deschamps sendiri mendapatkan sorotan karena dianggap memainkan Griezmann dalam peran yang tidak biasanya. Tapi ia mengatakan kalau sang pemain telah ditempatkan pada posisi yang paling efektif.
"Saya tahu dengan sangat baik di mana dia paling efektif, paling berpengaruh. Posisi tengah, tentu saja. Dia kekurangan ritme, anda tahu alasannya. Jadi, dia butuh sedikit waktu," tambahnya.
"Dia lebih baik di babak kedua dibandingkan dengan yang pertama [saat melawan Portugal]. Dia merupakan pemain yang menyerang namun, karena dia berlari lebih sering, terkadang dia menjadi gelandang menyerang," pungkasnya.
Deschamps mengatakan bahwa dirinya akan berdiskusi dengan sang pemain mengenai performa. Dan itu harus dilakukan sebelum Les Blues bertemu Kroasia di ajang yang sama pada Kamis (15/10/2020) dinihari nanti,
(Goal International)
Baca Juga:
- Kerja Keras Tanpa Bola, Alasan untuk Tidak Ragukan Antoine Griezmann
- Camavinga Tak Mau Cuci Jersey Ronaldo, Eh Sekarang Ronaldo Positif COVID-19
- Prediksi Kroasia vs Prancis 15 Oktober 2020
- Menebak Isi Obrolan Ronaldo dengan Mbappe di Laga Prancis vs Portugal
- Griezmann Bikin Deschamps Kena Kritikan Legenda Prancis, Apa yang Terjadi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
-
Lawan Barcelona di Liga Champions Sudah Tidak Bermain Selama Lebih dari Sebulan
Liga Champions 19 Januari 2026, 15:00
-
Aksi Magis Lamine Yamal di Anoeta Tak Selamatkan Barcelona dari Kekalahan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 10:52
-
Kekalahan Perdana Barcelona dalam 12 Laga, Begini Komentar Hansi Flick
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


