Beda dengan Dulu, Timnas Italia yang Sekarang Menarik untuk Ditonton
Yaumil Azis | 9 Juni 2021 00:07
Bola.net - Karena pendekatan bermain yang terlalu bertahan. banyak orang jadi sulit menikmati permainan Timnas Italia dalam pentas internasional. Namun Marcello Lippi percaya kalau Gli Azzurri telah berubah.
Budaya sepak bola Italia memang mendewakan dua aspek penting dalam dunia sepak bola: taktik dan pertahanan. Jauh berbeda dengan Inggris yang mengusung permainan cepat dengan sebutan Kick 'n Rush.
Perpaduan taktik dan fokus pada pertahanan ini menghasilkan karakter permainan khusus untuk Italia yang dikenal dengan sebutan 'Catenaccio'. Karena itu juga, mereka bisa berjaya di pentas bergengsi seperti Piala Dunia.
Sisi positif Catenaccio lainnya adalah Italia bisa menjadi produsen bek-bek handal. Sebut saja Franco Baresi, Paolo Maldini, hingga Alessandro Nesta. Itu semua bisa didapatkan dengan mengorbankan permainan yang atraktif.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Italia Menarik untuk Disaksikan
Sekarang Italia jauh berbeda. Pelatihnya saat ini, Roberto Mancini, punya pengalaman bermain di luar negeri seperti Inggris. Berbekal itu, ia mengubah wajah permainan Italia menjadi lebih atraktif dan menarik.
Perubahan itu tampak jelas di mata pelatih yang pernah menyumbang gelar Piala Dunia untuk Italia pada tahun 2006 lalu, Marcello Lippi. Ia mengaku bisa menikmati permainan Azzurri di bawah asuhan Mancini.
"Saya sangat menyukai tim ini, terutama semangat yang diciptakan oleh Mancini. Pekerjaan yang bagus dari Roberto," ungkap Lippi kepada Il Messaggero.
"Permainan Italia indah untuk disaksikan, saya mengikuti dan menikmati mereka. Pendekatan para pemain dalam laga uji coba juga tepat, mereka selalu menginginkan kemenangan," lanjutnya.
Berbeda dengan Tim 2006
Lippi percaya kalau Italia mampu keluar sebagai pemenang dalam pentas Euro 2020. Walaupun ia tidak melihat adanya kesamaan dengan timnya yang dulu memenangkan Piala Dunia 2006.
"Tidak, mereka berbeda jauh. Tapi itu tidak ada artinya, seperti yang telah didemonstrasikan oleh Mancini dalam tiga tahun masa kepelatihannya. Pemain punya karakteristik yang tepat untuk menjadi protagonis," pungkas Lippi.
Italia menutup masa persiapannya dengan kemenangan telak 4-0 atas Republik Ceko akhir pekan kemarin. Mereka bakalan menjadi sajian pembuka Euro 2020 pada hari Sabtu (12/6/2021) mendatang dengan Timnas Turki sebagai lawannya.
(Il Messaggero - via Football Italia)
Baca Juga:
- Bedah Kekuatan Lini Belakang Italia di Euro 2020: Tak Lagi Andalkan Catenaccio
- Euro 2020: Prediksi, Jadwal, dan Skuad Lengkap Grup A
- Jadwal dan Skuad Lengkap Timnas Italia di Euro 2020
- Jadwal Lengkap Euro 2020: Turki vs Italia Jadi Laga Perdana
- Arti Julukan dari Kontestan Grup A dan Grup B Euro 2020, Sudah Tahu Belum?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
Bola Indonesia 4 Maret 2026, 13:18
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23











