Bento: Penendang Terakhir Kami Adalah Ronaldo
Editor Bolanet | 28 Juni 2012 07:28
- Pelatih Portugal Paulo Bento mengaku bangga dengan penampilan timnya saat melawan . Meski akhirnya kalah, Bento menegaskan bahwa timnya bisa mengimbangi dan bahkan bermain lebih baik dari Spanyol.
Menurut saya, Kami menjalani turnamen yang hebat. Malam ini, kami lebih baik dari Spanyol di 90 menit pertandingan. Tapi di babak tambahan waktu, kami jadi tidak efisien. Saat itulah Spanyol menjadi lebih kuat dan kami mulai kehilangan efisiensi.
Spanyol memang bermain lebih baik dari kami di paruh pertama babak tambahan waktu. Kami seharusnya sudah bisa mengakhiri perlawanan Spanyol di waktu normal, tapi kami gagal mencetak gol.
Jika kami bisa memilih cara untuk kalah, inilah cara yang kami pilih. Spanyol adalah tim yang kuat dan kami sekarang bisa pulang dengan kepala tegak.
Bento juga mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo telah dipersiapkan sebagai penendang kelima . Sayang, karena sudah tak mungkin mengejar skor, Ronaldo akhirnya tak jadi menendang.
Penendang kelima kami adalah Ronaldo. Setelah Joao Moutinho, , , dan Bruno Alves, seharusnya Ronaldo yang menendang. Jika keadaan masih berimbang hingga penendang terakhir, situasinya pasti berbeda.
Tapi saya tak menyesali keputusan saya sedikitpun, pungkas Bento. (uefa/hsw)
Menurut saya, Kami menjalani turnamen yang hebat. Malam ini, kami lebih baik dari Spanyol di 90 menit pertandingan. Tapi di babak tambahan waktu, kami jadi tidak efisien. Saat itulah Spanyol menjadi lebih kuat dan kami mulai kehilangan efisiensi.
Spanyol memang bermain lebih baik dari kami di paruh pertama babak tambahan waktu. Kami seharusnya sudah bisa mengakhiri perlawanan Spanyol di waktu normal, tapi kami gagal mencetak gol.
Jika kami bisa memilih cara untuk kalah, inilah cara yang kami pilih. Spanyol adalah tim yang kuat dan kami sekarang bisa pulang dengan kepala tegak.
Bento juga mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo telah dipersiapkan sebagai penendang kelima . Sayang, karena sudah tak mungkin mengejar skor, Ronaldo akhirnya tak jadi menendang.
Penendang kelima kami adalah Ronaldo. Setelah Joao Moutinho, , , dan Bruno Alves, seharusnya Ronaldo yang menendang. Jika keadaan masih berimbang hingga penendang terakhir, situasinya pasti berbeda.
Tapi saya tak menyesali keputusan saya sedikitpun, pungkas Bento. (uefa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















