Buffon Bertekad Wujudkan Mimpi di Euro 2012
Editor Bolanet | 28 Juni 2012 06:40
- Gianluigi Buffon mengakui takkan mudah mengalahkan , tapi Kiper itu yakin dengan mimpinya di Euro 2012.
Jerman memang lebih diunggulkan saat melawan Italia di semifinal, tapi Buffon mengatakan bahwa Azzurri akan mengerahkan semua kemampuannya.
Kami ingin mewujudkan mimpi, tulis Buffon di Facebook. Jerman mungkin ibarat dinding kukuh yang menghalangi jalan kami. Tapi, kami sudah sampai di sini. Kami akan berusaha meruntuhkannya.
Ada saatnya dalam hidup di mana seseorang tidak punya apa-apa lagi untuk dilakukan selain menempuh jalan yang terbentang demi meraih mimpi. Itu adalah tugas setiap individu.
Buffon juga menuliskan mimpi-mimpinya, dari dahulu hingga sekarang. Di masa kanak-kanak, saya bermimpi menjadi seorang pesepakbola. Setelah itu, saya bermimpi menjadi kiper tim nasional dan .
Di usia 20-an, saya ingin meraih Scudetto. Ketika usia 25, saya ingin memenangi Liga Champions dan Piala Dunia. Pada usia 30, saya ingin kembali merebut Scudetto bersama Juventus serta menjuarai Piala Eropa.
Mimpi terakhir itulah yang masih belum terwujud, dan Buffon berniat meraihnya di Polandia-Ukraina ini. Tapi, sebelumnya, dia harus membawa Italia melewati hadangan Tim Panser di Warsawa, Jumat (29/6) dini hari nanti. (foti/gia)
Jerman memang lebih diunggulkan saat melawan Italia di semifinal, tapi Buffon mengatakan bahwa Azzurri akan mengerahkan semua kemampuannya.
Kami ingin mewujudkan mimpi, tulis Buffon di Facebook. Jerman mungkin ibarat dinding kukuh yang menghalangi jalan kami. Tapi, kami sudah sampai di sini. Kami akan berusaha meruntuhkannya.
Ada saatnya dalam hidup di mana seseorang tidak punya apa-apa lagi untuk dilakukan selain menempuh jalan yang terbentang demi meraih mimpi. Itu adalah tugas setiap individu.
Buffon juga menuliskan mimpi-mimpinya, dari dahulu hingga sekarang. Di masa kanak-kanak, saya bermimpi menjadi seorang pesepakbola. Setelah itu, saya bermimpi menjadi kiper tim nasional dan .
Di usia 20-an, saya ingin meraih Scudetto. Ketika usia 25, saya ingin memenangi Liga Champions dan Piala Dunia. Pada usia 30, saya ingin kembali merebut Scudetto bersama Juventus serta menjuarai Piala Eropa.
Mimpi terakhir itulah yang masih belum terwujud, dan Buffon berniat meraihnya di Polandia-Ukraina ini. Tapi, sebelumnya, dia harus membawa Italia melewati hadangan Tim Panser di Warsawa, Jumat (29/6) dini hari nanti. (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














