Ceko dan Memori Indah dari 2 Kemenangan atas Belanda di Kualifikasi Euro 2016

Gia Yuda Pradana | 26 Juni 2021 18:19
Ceko dan Memori Indah dari 2 Kemenangan atas Belanda di Kualifikasi Euro 2016
Timnas Republik Ceko di Euro 2020 (c) AP Photo

Bola.net - Timnas Republik Ceko akan berhadapan dengan Timnas Belanda di babak 16 besar Euro 2020, Minggu (27/6/2021). Pertandingan ini akan digelar di Puskas Arena, Budapest.

Pemenang dari pertandingan ini akan menghadapi Wales atau Denmark di babak perempat final. Bagaimanakah kans Ceko untuk mengalahkan Belanda?

Advertisement

Ceko dan Belanda terakhir kali bertemu di Kualifikasi Euro 2016. Ceko punya memori indah karena memenangi dua bentrokan dengan Belanda di kualifikasi tersebut.

1 dari 2 halaman

2-1 dan 3-2

Pada September 2014, Ceko mengalahkan Belanda 2-1 di kandang. Ceko menang lewat gol-gol Borek Dockal dan Vaclac Pilar. Satu gol Belanda dicetak oleh Stefan de Vrij.

Setelah itu, pada Oktober 2015, Ceko mengalahkan Belanda di Amsterdam. Ceko kembali menang tipis, dan skornya kali ini adalah 3-2.

Ceko unggul 3-0 terlebih dahulu melalui gol-gol Pavel Kaderabek dan Josef Surai, serta bunuh diri Robin van Persie. Belanda cuma bisa menipiskan selisih skor lewat gol-gol Klaas Jan Huntelaar dan Robin van Persie.

2 dari 2 halaman

Laga Tak Terlupakan Pavel Kaderabek

Laga Tak Terlupakan Pavel Kaderabek

Timnas Belanda di Euro 2020 (c) Pool via AP

Pavel Kaderabek, bek Ceko yang mencetak gol pembuka ke gawang Belanda di Amsterdam pada 2015, juga termasuk dalam skuad Ceko di Euro 2020 ini.

Jelang duel kedua tim di babak 16 besar, pemain klub Hoffenheim itu pun mengenang pertemuan terakhir Ceko dan Belanda, terutama dari tahun 2015, di mana dia ikut membobol gawang Oranje.

"Saya telah mencetak tiga gol untuk tim nasional, dan salah satunya di laga itu," kata Kaderabek, seperti dikutip UEFA.com.

"Seorang pemain pasti ingat gol-gol internasionalnya, jadi saya masih ingat pertandingan itu dengan jelas. Kala itu, mereka mempertaruhkan segalanya, sedangkan kami sudah tanpa beban."

"Saya ingat pertandingan itu berakhir 3-2, jadi hanya memori terbaik yang saya punya," imbuhnya.

Sumber: UEFA.com

LATEST UPDATE