Chiellini: Maaf Kami Kalah di Milan
Richard Andreas | 7 Oktober 2021 07:00
Bola.net - Georgio Chiellini menyampaikan permintaan terkait kekalahan Italia dari Spanyol (1-2)dalam duel semifinal UEFA Nations League, San Siro, Milan, Kamis (7/10/2021).
Kali ini Italia harus mengaku kalah dengan skor tipis 1-2. Spanyol unggul dua gol terlebih dahulu lewat aksi Ferran Torres (17', 45+2'), lalu Italia menyamakan kedudukan melalui Lorenzo Pellegrini (83').
Hasil ini jadi pukulan telak untuk pasukan Roberto Mancini, sekaligus mengakhiri laju tak terkalahkan mereka selama tiga tahun. Italia terakhir kalah pada tahun 2018 dan kini menelan kekalahan kembali di hadapan publik Italia.
Situasi inilah yang membuat Chiellini dan tim merasa bersalah. Apa katanya?
Minta maaf
Chiellini menegaskan bahwa Italia sudah bermain maksimal, hanya kali ini Spanyol bermain lebih baik dan layak menang. Dia pun mengakui bahwa kali ini Italia kalah kelas dari Spanyol.
"Kami minta maaf untuk kekalahan dini, di Milan, tapi kami masih bangga untuk laju panjang tak terkalahkan ini," ungkap Chiellini di laman resmi UEFA.
"Dalam beberapa bagian pertandingan, Anda harus mengakui bahwa lawan bisa bermain lebih baik dan Anda harus bersiap menderita bersama, berjuang bersama."
"Kami berhasil melakukan itu di Euro, tapi gagal malam ini," imbuhnya.
Spanyol layak
Bagi Chiellini, hasil pertandingan kali ini layak bagi kedua tim. Spanyol bermain lebih baik dan layak menang. Italia sudah berjuang, tapi ada beberapa kendala termasuk kartu merah Leonardo Bonucci.
"Spanyol layak menang malam ini, mereka adalah tim hebat yang memainkan sepak bola luar biasa," sambung bek senior 37 tahun itu.
"Meski begitu, saya kira kekalahan ini dapat membantu kami dalam perjalanan menuju Piala Dunia. Kami tim muda dan hasil ini bisa jadi pelajaran penting," tutupnya.
Sumber: UEFA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiellini Ungkap Upaya Juventus Pertahankan Kenan Yildiz dari Kepungan Madrid dan Chelsea
Liga Italia 20 November 2025, 16:09
-
Rahasia Transformasi Politano: Ada Peran Vital Antonio Conte, Seperti Apa?
Liga Italia 20 November 2025, 14:39
-
Dino Zoff Soroti Sepak Bola Italia: Serie A Terlalu Lambat dan Banyak Drama!
Piala Dunia 19 November 2025, 16:31
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








