Cristiano Ronaldo dan Portugal: Kisah Negeri Kecil dengan Mimpi Besar
Editor Bolanet | 9 Juni 2025 09:33
Bola.net - Portugal kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi juara UEFA Nations League 2025 setelah mengalahkan Spanyol 5-3 lewat adu penalti, Senin (9/6/2025) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo yang mencetak gol penyama kedudukan menjadi salah satu pahlawan kemenangan sekaligus mengantarkan negaranya meraih trofi ketiga di kancah internasional.
Di usia 40 tahun, Ronaldo membuktikan masih menjadi pemain krusial bagi timnas Portugal. Golnya di laga final menjadi yang ke-938 dalam karier profesionalnya, sekaligus menegaskan bahwa rekor terus mengejarnya.
Dalam wawancara usai laga, Ronaldo tak bisa menyembunyikan emosinya. Ia berbicara tentang kebanggaan mewakili Portugal, negeri kecil yang kini menjadi raksasa sepak bola Eropa.
Bagaimana perjalanan Portugal dari underdog menjadi juara? Simak kisah lengkapnya berikut ini.
Kebanggaan Terbesar Ronaldo

Meski telah memenangkan banyak gelar bersama klub, Ronaldo mengaku tak ada yang bisa menandingi kebahagiaan saat menang bersama Portugal. Ia menyebut generasi saat ini layak merasakan manisnya juara.
"Kebahagiaan yang luar biasa. Pertama, untuk generasi ini yang pantas meraih gelar. Untuk keluarga, keluargaku ada di sini... Menang untuk Portugal sangat spesial," kata Ronaldo.
"Aku punya banyak gelar, tapi tak ada yang bisa dibandingkan dengan menang untuk Portugal," tambahnya.
Portugal: Negeri Kecil dengan Ambisi Besar
Ronaldo tak lupa menyebut kebanggaannya menjadi kapten timnas Portugal. Ia menekankan bahwa negaranya mungkin kecil, tetapi memiliki ambisi yang sangat besar.
"Air mata dan rasa tanggung jawab... ini indah. Kami negeri kecil dengan ambisi besar. Menjadi kapten generasi ini adalah sebuah kehormatan," ujar Ronaldo.
"Aku sangat bahagia. Ini hari yang spesial. Aku harus berterima kasih kepada semua. Mereka membuat hariku berarti," lanjut sang legenda.
Portugal kini telah menjelma menjadi kekuatan sepak bola Eropa. Dari yang sebelumnya jarang lolos ke final, kini mereka telah memenangkan tiga gelar besar dalam satu dekade terakhir.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Jurus Portugal Juara UNL: Dari Cristiano Ronaldo hingga Strategi Roberto Martinez
- Mbappe Cetak Sejarah Lagi! Kini Dekati Perolehan Gol Giroud dan Henry di Timnas Prancis
- Cedera Ronaldo dan 'Berkah' Portugal: Kisah Ajaib di Final Euro 2016 dan UEFA Nations League 2025
- Portugal Sebelum dan Era Cristiano Ronaldo: Dari Tim Gagal Juara Jadi Raja Eropa
- Spanyol vs Portugal: Ini Kata-kata Nuno Mendes Setelah Berhasil Bungkam Lamine Yamal
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54














