Cruyff Puji Penampilan Dua Finalis Euro 2012
Editor Bolanet | 3 Juli 2012 18:30
- Legenda Belanda, Johan Cruyff meluncurkan pujian untuk Spanyol dan juga Italia yang sama-sama layak bertarung di final Euro 2012.
La Roja menegaskan dominasi mereka sebagai juara Euro 2012 usai melumat Gli Azzurri 4-0 di partai puncak. Namun Cruyff memuji pasukan Cesare Prandelli yang sudah tampil berani dengan membuang filosofi defensif mereka.
Selama turnamen, saya sungguh menikmati Italia, terlebih lagi karena Anda tak memperkirakan ini dari tim mereka, tulis mantan pelatih itu di kolom De Telegraaf.
Sungguh pekerjaan hebat dari pelatih Italia, yang berani memainkan gaya baru. Sungguh menyenangkan melihat Italia jadi lebih baik di setiap laga. Karenanya Andrea Pirlo jadi sedemikian bagus, ia bisa mengumpankan bola pada tiga pemain ketimbang hanya satu.
Dan Cruyff juga mengaku menyukai penampilan Spanyol, meski ia tak selalu sependapat dengan pilihan taktis pelatih Vicente del Bosque. Keputusannya untuk menurunkan dua gelandang bertahan sangat berat untuk dan Xabi Alonso, yang mengalami kesulitan karena tak banyak pemain di depan mereka.
Mereka harus memainkan bola seringkali ke samping ketimbang ke depan. Itulah juga alasan mengapa Spanyol lebih banyak menguasai bola di tengah. Mereka mengenedalikan permainan dengan bola sederhana, yang masih jadi senjata hebat karena kecepatan bolanya, imbuh legenda itu.
Cruyff juga mengaku terkesan dengan keberanian Del Bosque mengubah taktik saat tak berjalan lancar. Itulah sebabnya ia mengubah taktik kadang hingga tiga empat kali selama laga. Ia ahli strategi dan saya suka melihatnya. Sebagaimana ditunjukkan Spanyol, memainkan sepak bola sederhana adalah cara paling sukar. (tel/row)
La Roja menegaskan dominasi mereka sebagai juara Euro 2012 usai melumat Gli Azzurri 4-0 di partai puncak. Namun Cruyff memuji pasukan Cesare Prandelli yang sudah tampil berani dengan membuang filosofi defensif mereka.
Selama turnamen, saya sungguh menikmati Italia, terlebih lagi karena Anda tak memperkirakan ini dari tim mereka, tulis mantan pelatih itu di kolom De Telegraaf.
Sungguh pekerjaan hebat dari pelatih Italia, yang berani memainkan gaya baru. Sungguh menyenangkan melihat Italia jadi lebih baik di setiap laga. Karenanya Andrea Pirlo jadi sedemikian bagus, ia bisa mengumpankan bola pada tiga pemain ketimbang hanya satu.
Dan Cruyff juga mengaku menyukai penampilan Spanyol, meski ia tak selalu sependapat dengan pilihan taktis pelatih Vicente del Bosque. Keputusannya untuk menurunkan dua gelandang bertahan sangat berat untuk dan Xabi Alonso, yang mengalami kesulitan karena tak banyak pemain di depan mereka.
Mereka harus memainkan bola seringkali ke samping ketimbang ke depan. Itulah juga alasan mengapa Spanyol lebih banyak menguasai bola di tengah. Mereka mengenedalikan permainan dengan bola sederhana, yang masih jadi senjata hebat karena kecepatan bolanya, imbuh legenda itu.
Cruyff juga mengaku terkesan dengan keberanian Del Bosque mengubah taktik saat tak berjalan lancar. Itulah sebabnya ia mengubah taktik kadang hingga tiga empat kali selama laga. Ia ahli strategi dan saya suka melihatnya. Sebagaimana ditunjukkan Spanyol, memainkan sepak bola sederhana adalah cara paling sukar. (tel/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 10:15
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
LATEST UPDATE
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
-
Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:37
-
Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, 29 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








