Detak Jantung Rendah, Cristiano Ronaldo Masuk 'Zone' di Momen Adu Penalti Portugal vs Slovenia
Richard Andreas | 3 Juli 2024 09:30
Bola.net - Cristiano Ronaldo masuk 'zone' di babak adu penalti Portugal vs Slovenia beberapa hari lalu. Ronaldo tidak kenal rasa grogi. Di momen terpenting pertandingan, dia membuktikan kualitasnya dan jadi penentu.
Selasa, 2 Juli 2024, Timnas Portugal berhasil melewati rintangan Slovenia dalam duel 16 besar Euro 2024. Pertandingan terkunci tanpa gol (0-0) selama 120 menit. Beruntung, Portugal menang 3-0 di babak adu penalti.
Seharusnya Portugal bisa meraih kemenangan dengan lebih mudah. Pada menit akhir babak pertama extra time, Portugal mendapatkan hadiah penalti. Sayangnya, tendangan Cristiano Ronaldo masih bisa ditepis oleh Jan Oblak.
Gagal penalti di menit ke-105 tentu jadi beban mental yang sangat besar untuk Ronaldo. Untungnya, Ronaldo membayar kesalahan tersebut dengan melepas eksekusi sempurna di babak adu penalti.
Eksekusi Penalti Ronaldo
Di babak adu penalti, Ronaldo maju sebagai eksekutor pertama. Bebannya sangat besar, dia baru saja gagal penalti beberapa menit sebelumnya, dan kini harus mencetak gol sebagai penendang pertama.
Untungnya, Ronaldo tidak hancur menghadapi tekanan. Dia menjawab tantangan tersebut dengan sempurna. Eksekusi penaltinya sangat baik, Jan Oblak yang sebelumnya berhasil menepis penalti Ronaldo lantas dibuat diam.
Jika dilihat dari tayangan ulang, eksekusi penalti Ronaldo di extra time sebenarnya tidak buruk. Memang bukan tendangan penalti terbaiknya, tapi dia melepas sepakan yang cukup sulit bagi kiper.
"Oblak membuat penyelamatan bagus. Saya harus melihat ulang eksekusi penalti itu, saya tidak tahu apakah tembakan saya bagus atau buruk," lanjut Ronaldo.
"Namun, sepanjang tahun ini saya tidak pernah gagal dan ketika saya benar-benar membutuhkannya, Oblak bisa menepis bola."
Detak Jantung Rendah, Ronaldo Masuk Zone
Lebih lanjut, aksi Ronaldo di babak adu penalti kemarin juga menyuguhkan fakta menarik. Ronaldo menggunakan alat monitor kesehatan bersama WHOOP yang bisa mendeteksi banyak hal, termasuk detak jantung.
Nah baru-baru ini, WHOOP membagikan data detak jantung Ronaldo di laga Portuga vs Slovenia kemarin. Grafik menunjukkan bahwa detak jantung Ronaldo justru berada di titik terendah ketika dia mengambil tendangan pertama Portugal di babak adu penalti.
Data tersebut membuktikan bahwa Ronaldo sama sekali tidak merasa grogi. Dia fokus mencetak gol dan menunjukkan keyakinan tinggi terhadap dirinya sendiri. Detak jantung rendah sebagai penendang penalti pertama menunjukkan bahwa Ronaldo adalah seorang 'monster'.
Artinya, di momen tersebut, Ronaldo sebenarnya sudah masuk ke dalam 'zone'. Zone adalah istilah yang biasa digunakan untuk menjelaskan kondisi atlet dan olahragawan lain ketika memasuki kondisi psikologis puncak saat si atlet tenggelam dalam pikiran dan fokus positif dalam satu aktivitas.
Begitu memasuki zone, sang atlet sedang berada di puncak performa dan puncak pengalamannya di momen tersebut. Ketika berada di zone, Ronaldo benar-benar fokus pada masa kini, bukan masa lalu, bukan juga masa depan. Saat itu, Ronaldo masuk zone untuk mencetak gol penalti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Cristiano Ronaldo Didenda Ringan dan Diskors 30 Hari Usai Tinggalkan Timnas Portugal
Piala Eropa 20 Oktober 2026, 04:44
-
Masa Depan Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal Kembali Diragukan
Piala Eropa 16 Oktober 2026, 13:52
-
Cristiano Ronaldo Cetak Gol ke-981, Al Nassr Menang di Liga Champions Asia Elite
Asia 13 Oktober 2026, 04:47
LATEST UPDATE
-
Bek Fulham Ini Jadi Pengganti Lisandro Martinez di MU?
Liga Inggris 6 November 2026, 11:30
-
Rencana Real Madrid untuk JJ Gabriel: Langsung Masuk Tim Utama?
Liga Spanyol 6 November 2026, 11:00
-
Lionel Messi Pensiun, Timnas Argentina Bekukan Sementara Nomor Punggung 10
Piala Dunia 6 November 2026, 10:45
-
AZ Alkmaar Sudah, Juventus Bidik Kemenangan di Kandang Fiorentina
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 10:30
-
AC Milan dan Mental Rapuhnya!
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 10:16
-
Pria Aktif Wajib Tahu, Ini Alasan Memilih Aroma Parfum Sesuai Personal Style
Lain Lain 6 November 2026, 09:55
-
Bobol Gawang AZ dan Bawa Juventus Menang, Perasaan Teun Koopmeiners Campur Aduk
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 09:00
-
3 Kali Kalah, Ruben Amorim Yakin AC Milan Lolos ke Fase Gugur Liga Europa
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 08:30
-
Dua Kritik Luciano Spalletti untuk Juventus yang Menang 1-2 di Kandang AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 08:00
-
Bekuk AC Milan 0-2, Pelatih Ferencvaros: Ini Beneran Kan?
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 07:40
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalahkan AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 07:20
-
Rapor Pemain AC Milan usai Tumbang dari Ferencvaros: Mengecewakan Semua!
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 06:30
-
Menang Tipis Atas AZ Alkmaar, Spalletti Acungi Jempol Performa Juventus
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 06:00
-
Tumbang Lawan Ferencvaros, Ruben Amorim Semprot Pemain AC Milan
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 05:42
-
Man of the Match AZ Alkmaar vs Juventus: Randal Kolo Muani
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 05:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

